Akmal T

07 Agustus 2025 04:42

Iklan

Akmal T

07 Agustus 2025 04:42

Pertanyaan

berikan jawaban nya

berikan jawaban nya 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

03

:

51

:

12

Klaim

2

1


Iklan

Ilaaa I

07 Agustus 2025 04:48

<p><strong>Subḥānaka faqinā ‘ażāban-nār (سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ)</strong><br>Artinya: “Maha Suci Engkau, maka lindungilah kami dari siksa neraka.”</p><p>Sekarang kita bahas <strong>tiga hukum tajwid</strong> dalam kalimat ini:</p><p>1. <strong>Ikhfa’ Haqiqi (إِخْفَاء حَقِيقِي)</strong></p><p>📍 Contoh: <strong>فَقِنَا عَذَابَ</strong></p><ul><li>Huruf <strong>ن</strong> sukun bertemu huruf <strong>ع</strong> (dalam kata "عَذَابَ").</li><li>Hukum bacanya: <strong>Ikhfa’</strong> → dibaca samar antara nun dan ‘ain.</li><li>Cara bacanya: suara “n” disamarkan dengan dengung.</li></ul><p>2. <strong>Idgham Syafawi (إِدْغَام شَفَوِي)</strong></p><p>📍 Contoh: <strong>مِنْ نَارِ</strong></p><ul><li>Huruf <strong>ن</strong> sukun bertemu huruf <strong>ن</strong> (dalam kata "نَارِ").</li><li>Hukum bacanya: <strong>Idgham Mimi/Mutamatsilain</strong>, tapi secara tajwid <strong>tergolong Idgham Bighunnah</strong> karena huruf yang sama dan berdengung.</li><li>Cara bacanya: nun masuk ke nun berikutnya dengan dengung.</li></ul><p>3. <strong>Gunnah (غُنَّة)</strong></p><p>📍 Contoh: <strong>النَّارِ</strong></p><ul><li>Huruf <strong>ن</strong> bertajwid tasydid (نَّ).</li><li>Hukum bacanya: <strong>Gunnah Musyaddadah</strong> → bacaan <strong>dengung kuat selama 2 harakat</strong>.</li><li>Cara bacanya: “nnn” dengan dengungan di hidung.</li></ul><p>Kalau mau ringkas:</p><ul><li><strong>Ikhfa’</strong>: samar → "فَقِنَا عَذَابَ"</li><li><strong>Idgham Bighunnah</strong>: lebur + dengung → "مِنْ نَارِ"</li><li><strong>Gunnah Musyaddadah</strong>: dengung kuat → "النَّارِ"</li></ul>

Subḥānaka faqinā ‘ażāban-nār (سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ)
Artinya: “Maha Suci Engkau, maka lindungilah kami dari siksa neraka.”

Sekarang kita bahas tiga hukum tajwid dalam kalimat ini:

1. Ikhfa’ Haqiqi (إِخْفَاء حَقِيقِي)

📍 Contoh: فَقِنَا عَذَابَ

  • Huruf ن sukun bertemu huruf ع (dalam kata "عَذَابَ").
  • Hukum bacanya: Ikhfa’ → dibaca samar antara nun dan ‘ain.
  • Cara bacanya: suara “n” disamarkan dengan dengung.

2. Idgham Syafawi (إِدْغَام شَفَوِي)

📍 Contoh: مِنْ نَارِ

  • Huruf ن sukun bertemu huruf ن (dalam kata "نَارِ").
  • Hukum bacanya: Idgham Mimi/Mutamatsilain, tapi secara tajwid tergolong Idgham Bighunnah karena huruf yang sama dan berdengung.
  • Cara bacanya: nun masuk ke nun berikutnya dengan dengung.

3. Gunnah (غُنَّة)

📍 Contoh: النَّارِ

  • Huruf ن bertajwid tasydid (نَّ).
  • Hukum bacanya: Gunnah Musyaddadah → bacaan dengung kuat selama 2 harakat.
  • Cara bacanya: “nnn” dengan dengungan di hidung.

Kalau mau ringkas:

  • Ikhfa’: samar → "فَقِنَا عَذَابَ"
  • Idgham Bighunnah: lebur + dengung → "مِنْ نَارِ"
  • Gunnah Musyaddadah: dengung kuat → "النَّارِ"

Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berikan saya penjelasan nya

13

0.0

Jawaban terverifikasi