R N

28 September 2022 09:30

Iklan

R N

28 September 2022 09:30

Pertanyaan

Baru Wiraatmaja masuk ke rumah, Maria bertanya kepada Yusuf, "Sembahyang jugakah Tuan?" "Saya? Ah, bukankah tadi kata Tuan Parta, bahwa agama itu pekerjaan orang yang telah pensiun. Saya pun menanti pensiun dahulu, baru akan sembahyang .. :' Ucapannya itu keluar dari mulutnya dengan senyum. Tetapi Tuti yang dari tadi rupanya menahan perasaannya, segera menyambung dengan mencebil (mendbir), menyatakan rendah pandangannya, "Ya, itulah hakikat yang sebenarnya pada kebanyakan kaum priyayi atau kaum terpelajar. Agama itu dikerjakan apabila tak ada suatu apa lagi yang diharapkan dari hidup ini. Jika sudah berputus asa akan hidup, barulah mencari agama. Pada agama diredakannya perasaan takutnya akan mati, yang datang mendekat tiada terelakkan lagi. Tidak perduli ia t idak tahu, apa yang disebut dan diucapkannya, tapi dalam perbuatan yang tiada diketahuinya, yang oleh karena itu baginya mengandung rahasia itu, diredakannya perasaan takutnya akan rahasia mati yang nyata kelihatan kepadanya mengancamnya. Agama yang serupa · itu, masakan ia akan dapat menarik pemuda-pemuda yang belum merasa kecemasan akan mati, yang masih penuh harapan menghadapi hidup?" (Layar Terkembang, Sutan Takdir Alisyahbana) Watak tokoh Yusuf yang dinilai negatif adalah .... A. tidak peduli terhadap orang-orang di sekitarnya B. enggan beribadah karena merasa masih berusia muda C. menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat D. tidak mau mengikuti saran dari siapa pun E. selalu merasa cemas akan datangnya kematian

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

30

:

30

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

04 Desember 2022 12:57

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah B. Enggan beribadah karena merasa masih berusia muda</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Watak tokoh adalah sifat yang diciptakan oleh pengarang kepada tokoh dalam cerita.</p><p>&nbsp;</p><p>Watak tokoh Yusuf yang dinilai negatif adalah enggan beribadah karena merasa masih berusia muda. Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan:</p><p><i>"Baru Wiraatmaja masuk ke rumah, Maria bertanya kepada Yusuf, "Sembahyang jugakah Tuan?"&nbsp;</i></p><p><i>"Saya? Ah, bukankah tadi kata Tuan Parta, bahwa agama itu pekerjaan orang yang telah pensiun. Saya pun menanti pensiun dahulu, baru akan sembahyang .. :'"</i></p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.</p>

Jawaban yang benar adalah B. Enggan beribadah karena merasa masih berusia muda

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Watak tokoh adalah sifat yang diciptakan oleh pengarang kepada tokoh dalam cerita.

 

Watak tokoh Yusuf yang dinilai negatif adalah enggan beribadah karena merasa masih berusia muda. Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan:

"Baru Wiraatmaja masuk ke rumah, Maria bertanya kepada Yusuf, "Sembahyang jugakah Tuan?" 

"Saya? Ah, bukankah tadi kata Tuan Parta, bahwa agama itu pekerjaan orang yang telah pensiun. Saya pun menanti pensiun dahulu, baru akan sembahyang .. :'"

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

73

0.0

Jawaban terverifikasi