Ridho E

11 Maret 2022 18:09

Iklan

Ridho E

11 Maret 2022 18:09

Pertanyaan

Bagaimana cara membedakan bahasa karya ilmiah dengan bahasa karya nonilmiah?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

44

:

09

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Gustiraja

14 Maret 2022 02:32

Jawaban terverifikasi

Halo, Ridho E. Terima kasih telah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Bahasa karya ilmiah dengan bahasa karya nonilmiah dapat dibedakan pada penggunannya, karya ilmiah cenderung menggunakan bahasa formal dan baku, sedangkan karya nonilmiah cenderung menggunakan bahasa santai dan tidak baku. Untuk menjawab soal tersebut, simak penjelasan berikut. Karya ilmiah merupakan tulisan yang memuat tujuan tertentu dari suatu masalah yang dianalisis dan disusun berdasarkan cara berpikir logis dan sistematis. Gaya bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah formal, baku, dan lugas. Sementara itu, karya nonilmiah menggunakan bahasa sastrawi (kiasan), tidak baku, dan terdapat sisipan bahasa daerah. Dengan demikian, bahasa karya ilmiah dengan bahasa karya nonilmiah dapat dibedakan pada penggunannya, karya ilmiah cenderung menggunakan bahasa formal dan baku, sedangkan karya nonilmiah cenderung menggunakan bahasa santai dan tidak baku. Semoga membantu, ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi