Viona F

26 Agustus 2021 11:55

Iklan

Viona F

26 Agustus 2021 11:55

Pertanyaan

Bacalah teks editorial yang berjudul " Kado Tahun Baru ". Kemudian analisislah kaidah kebahasaannya. Kado Tahun Baru Pertamina mengirim kado Tahun Baru yang pahit kepada masyarakat. Menaikkan harga elpiji tabung 12 kg lebih dari 50 persen. Akibatnya sampai ditingkat konsumen harganya menjadi Rp125.000,00 hingga Rp130.000,00. Bahkan dilokasi yang relatif jauh dari pangkalan, mencapai Rp150.000,00—Rp200.000,00. Sungguh, kenaikan harga itu merupakan kado yang tidak simpatik, tidak bijak, dan tidak logis. Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget-kaget karena kenaikan tanpa didahului sosialisasi. Pertamina memutuskan secara sepihak seraya mengiringinya dengan alasan yang terkesan logis. Merugi Rp22 triliun selama 6 tahun sebagai dampak kenaikan harga di pasar internasional serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kenaikan harga itu mengharuskan Presiden Republik Indonesia yang sedang melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur meminta Wakil Presiden Republik Indonesia menggelar rapat mendadak dengan para menteri terkait. Mendengarkan penjelasan Direksi Pertamina dan pandangan Menko Ekuin, yang kesimpulannya dilaporkan kepada Presiden. Berdasar kesimpulan rapat itulah, Presiden kemudian membuat keputusan harga elpiji 12 kg yang diumumkan pada Minggu kemarin. Kita mengapresiasi langkah cekatan pemerintah dalam mengapresiasi kenaikan harga elpiji non-subsidi 12 kg itu seraya mengiringinya dengan pertanyaan. Benarkah pemerintah tidaktahu atau tidakdiberi tahu mengenai rencana Pertamina menaikkan secara sewenang-wenang. Pertamina merupakan perusahaan negara yang diamanati undang-undang sebagai pengelola minyak dan gas bumi untuk sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Rasanya mustahil kalau pemerintah, dalam hal ini Menko Ekuin dan Menteri BUMN tidak tahu, tidak diberi tahu serta tidak dimintai pandangan, pendapat, dan pertimbangannya. Kalau dugaan kita yang seperti itu benar adanya, bisa saja di antara kita menengarai langkah pemerintah itu sebagai reaksi semu. Reaksi yang muncul sebagai bentuk kekagetan atas reaksi keras yang ditunjukkan pimpinan DPR RI, DPD RI, dan masyarakat luas. Malah boleh jadi ada politisi yang mengategorikannya sebagai reaksi yang cenderung bersifat pencitraan sehingga terbangun kesan bahwa pemerintah memperhatikan kesulitan sekaligus melindungi kebutuhan rakyat. Kita tidak bisa menerima sepenuhnya alasan merugi Rp22 triliun selama 6 tahun menjadi regulator elpiji sehingga serta-merta Pertamina menaikkan harga elpiji? Dalam peran dan tugasnya yang mulia inilah Pertamina tidak bisa semata-mata menjadikan harga pasar dunia sebagai kiblat dalam membuat keputusan. Sebab di sisi lain perusahaan memperoleh keuntungan besar atas hasil tambang minyak dan gas yang dieksploitasi dari perut bumi Indonesia. Keuntungan besar itulah yang seharusnya digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Caranya dengan mengambil atau menyisihkan sepersekian persen keuntungan untuk menyubsidi kebutuhan bahanbakar kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

23

:

38

:

27

Klaim

1

4

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Wahyuni

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar

29 Agustus 2021 14:27

Jawaban terverifikasi

Kelas: 12 Topik: Teks Editorial Hai Viona F. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Teks editorial adalah sebuah teks yang menyajikan pendapat, pandangan, reaksi oleh redaktur media mengenai suatu isu aktual atau peristiwa yang masih hangat di tengah masyarakat. Ciri-ciri teks editorial adalah aktual, faktual, sistematis, logis, dan argumentatif. Kaidah kebahasaan di dalam teks editorial adalah (1) adverbial frekuentatif yang menyataan tingkat kekerapan terjadinya suatu hal, seperti selalu, biasanya, kadang-kadang, dan sebagainya; (2) banyak menggunakan konjungsi antarkalimat dan konjungsi pertentangan, seperti bahkan, malahan, sesungguhnya, dan sebagainya; (3) verba material yang menunjukkan tindakan fisik, seperti membaca, menulis; (4) verba relasional, yaitu kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan sebuah pengertian ataupun kepemilikan, seperti ialah, memiliki, mempunyai, dan sebagainya; (5) verba mental, yaitu kata kerja yang meruju pada sikap seseorang terhadap suatu tindakan, contoh: menikmat, menyedihkan, bangga, bahagia. Dengan demikian, berikut adalah kaidah kebahasaan di dalam teks editorial. 1. Adverbial frekuentatif: sepersekian 2. Konjungsi: bahkan, sungguh, sehingga. 3. Verba material: mengirim, menaikkan, membuat. 4. Verba relasional: merupakan, mengenai. 5. Verba mental: terkaget-kaget, menjadi, memutuskan, melindungi.


Iklan

Muhammad T

16 Oktober 2024 00:08

Adverbial


Muhammad T

16 Oktober 2024 00:09

Adverbial


Zaki R

23 Oktober 2024 03:34

Bacalah teks editorial yang berjudul " Kado Tahun Baru ". Kemudian analisislah kaidah kebahasaannya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi