Aisha P

26 September 2022 10:57

Iklan

Aisha P

26 September 2022 10:57

Pertanyaan

Bacalah teks cerita sejarah berikut! Karena tidak berbakat sebagai manajer dan tidak mampu mengatur hak milik seluas itu, Nicolas Loir menjualnya enam tahun kemudian. Lalu, dari tahun 1715 ke 1810, Piedefer d:A.iguemont berganti pemilik hingga enam kali. Dan dari 1825 sampai 1929 berurutan sebelas orang menjadi seigneur (sang majikan) di sana, kemudian kastil itu berakhir menjadi Societe Anonyme (Perusahaan Umum) du Pied de Fer. Waktu kami pindah ke Grigny di awal tahun 1970, Le Pied de Fer d'Aiguemont menjadi milik para suster dari Ordo Sacre Coeur. Kastil dijadikan tempat institusi pendidikan yang mereka kelola, menjadi sekolah swasta bernama l'Ecole SaintClement. Jalan tempat sekolah itu berdiri dinamakan Rue du Pied de Fer. Sumber: La Grande Borne karya Nh. Dini Alasan yang tepat mengenai bentuk kutipan teks sejarah tersebut berupa novel berdasarkan kaidah kebahasaannya adalah..... A. Teks tersebut memuat fakta sejarah yang kabur sehingga pembaca boleh jadi meragukan hal yang ditulisnya. B. Teks tersebut mendeskripsikan keadaan di sekitarnya dengan sangat terperinci sehingga menggugah imajinasi. C. Teks tersebut menceritakan hal-hal yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya pada waktu yang disebutkan. D. Teks tersebut memuat keasalahan pengejaan nama tempat yang diceritakan sehingga fakta sejarahnya mengaburkan pembaca. E. Teks tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang pertama (kami).

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

40

:

40

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Avivah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

04 Desember 2022 01:10

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah E. Teks tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang pertama (kami).</p><p>&nbsp;</p><p>Teks di atas adalah teks cerita sejarah yang berbentuk novel. Novel sendiri diartikan sebagai karya sastra yang sifatnya fiksi atau karangan. Dalam teks cerita sejarah di atas, terdapat unsur kebahasaan yang menjelaskan bahwa teks tersebut merupakan novel. Hal ini ditandai dengan adanya sudut pandang orang pertama yang menggunakan kata ganti orang pertama (kami). Kalimat yang menggunakan kata ganti "kami" yaitu "Waktu <i><strong>kami </strong></i>pindah ke Grigny di awal tahun 1970, Le Pied de Fer d'Aiguemont menjadi milik para suster dari Ordo Sacre Coeur". Teks sejarah seharusnya ditulis oleh orang lain, bukan pelaku sejarahnya. Hal tersebut menjadi keraguan pembaca sehingga dapat ditetapkan bahwa teks cerita sejarah di atas merupakan sebuah novel.</p><p>&nbsp;</p><p>Maka, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kaidah kebahasaannya, bentuk kutipan teks sejarah tersebut merupakan novel karena teks tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang pertama (kami).</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</p>

Jawaban yang benar adalah E. Teks tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang pertama (kami).

 

Teks di atas adalah teks cerita sejarah yang berbentuk novel. Novel sendiri diartikan sebagai karya sastra yang sifatnya fiksi atau karangan. Dalam teks cerita sejarah di atas, terdapat unsur kebahasaan yang menjelaskan bahwa teks tersebut merupakan novel. Hal ini ditandai dengan adanya sudut pandang orang pertama yang menggunakan kata ganti orang pertama (kami). Kalimat yang menggunakan kata ganti "kami" yaitu "Waktu kami pindah ke Grigny di awal tahun 1970, Le Pied de Fer d'Aiguemont menjadi milik para suster dari Ordo Sacre Coeur". Teks sejarah seharusnya ditulis oleh orang lain, bukan pelaku sejarahnya. Hal tersebut menjadi keraguan pembaca sehingga dapat ditetapkan bahwa teks cerita sejarah di atas merupakan sebuah novel.

 

Maka, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kaidah kebahasaannya, bentuk kutipan teks sejarah tersebut merupakan novel karena teks tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang pertama (kami).

 

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

88

0.0

Jawaban terverifikasi