Lily S

12 Desember 2022 10:26

Iklan

Lily S

12 Desember 2022 10:26

Pertanyaan

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10. Bagiku, sungguh enak tinggal dalam kamar. Kawan-kawan datang mengajakku bermain. Tetapi, aku menolak. Permainan hanya bagi kanak-kanak. Apakah yang lebih menyenangkan daripada bunga dalam vas? Sahabatku yang terdekat ialah kakek. Kami banyak bertukar pikiran. Sungguh ia orang tua yang pandai. Pasti aku mengunjunginya setiap hari. Bagiku, tidak ada kewajiban lain yang mengikat kecuali ke sekolah dan mengaji. Selebihnya, untuk kami berdua, aku dan sahabat tuaku. Ayah ibu akan memarahi aku apabila aku melupakan sekolah atau mengaji. Ayahku akan memanggil aku. Disuruhnya aku menyaksikan wajahnya. Sebuah neraka terlintas dalam kepalaku bila ayah marah. Pada kakek lain sekali. Orang tua itu hanya dapat tersenyum. Ia jauh lebih baik hati daripada ayah. Ia katanya selalu memandang dunia dengan senyum di bibir dan ketenangan jiwa. Cerpen "Dilarang Mencintai Bunga-Bunga" karya Kuntowijoyo Pengembangan konflik dalam petikan cerpen tersebut muncul melalui karakterisasi tokoh yang dikemas pengarang melalui .... A. pandangan tokoh B. dialog antartokoh C. situasi di sekeliling tokoh D. reaksi tokoh utama terhadap tokoh lain E. reaksi tokoh lain terhadap tokoh utama

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

12

:

09

:

09

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Ega

04 Januari 2023 03:07

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah D.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Cerpen</strong> merupakan prosa fiksi dengan cerita yang padat. Cerpen tidak memiliki banyak tokoh dan menyajikan alur cerita yang singkat. <strong>Penggambaran watak tokoh pada cerpen </strong>dapat dilakukan secara analitik (langsung) dan dramatik (tidak langsung).&nbsp;</p><p><strong>Metode Analitik</strong> adalah metode di mana pengarang menggambarkan watak-watak tokoh dengan mendeskripsikan wataknya secara langsung.</p><p>Penggambaran watak tokoh secara <strong>tidak langsung (dramatik)</strong> melalui pikiran-pikiran tokoh, dialog antartokoh, tingkah laku atau tindakan tokoh, tanggapan tokoh, deskripsi fisik, lingkungan sekitar tokoh.</p><p>Berdasarkan penjelasan di atas, karakterisasi tokoh digambarkan pengarang secara tidak langsung (dramatik), yaitu dengan cara <strong>reaksi tokoh utama terhadap tokoh lain</strong>. Hal ini dapat dibuktikan dengan kalimat <i>Ayah ibu akan memarahi aku apabila aku melupakan sekolah atau mengaji. Ayahku akan memanggil aku. Disuruhnya aku menyaksikan wajahnya. Sebuah neraka terlintas dalam kepalaku bila ayah marah. Pada kakek lain sekali. Orang tua itu hanya dapat tersenyum. Ia jauh lebih baik hati daripada ayah. Ia katanya selalu memandang dunia dengan senyum di bibir dan ketenangan jiwa</i>.<i>&nbsp;</i>Kalimat ini merupakan reaksi tokoh terhadap tokoh <i>ayah</i> dan tokoh <i>kakek</i>. Dari kalimat tersebut dapat kita pengembangan konflik yaitu perbedaan karakter ayah dan kakek menurut tokoh.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong><u>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</u></strong>&nbsp;</p>

Jawabannya adalah D.

 

Cerpen merupakan prosa fiksi dengan cerita yang padat. Cerpen tidak memiliki banyak tokoh dan menyajikan alur cerita yang singkat. Penggambaran watak tokoh pada cerpen dapat dilakukan secara analitik (langsung) dan dramatik (tidak langsung). 

Metode Analitik adalah metode di mana pengarang menggambarkan watak-watak tokoh dengan mendeskripsikan wataknya secara langsung.

Penggambaran watak tokoh secara tidak langsung (dramatik) melalui pikiran-pikiran tokoh, dialog antartokoh, tingkah laku atau tindakan tokoh, tanggapan tokoh, deskripsi fisik, lingkungan sekitar tokoh.

Berdasarkan penjelasan di atas, karakterisasi tokoh digambarkan pengarang secara tidak langsung (dramatik), yaitu dengan cara reaksi tokoh utama terhadap tokoh lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan kalimat Ayah ibu akan memarahi aku apabila aku melupakan sekolah atau mengaji. Ayahku akan memanggil aku. Disuruhnya aku menyaksikan wajahnya. Sebuah neraka terlintas dalam kepalaku bila ayah marah. Pada kakek lain sekali. Orang tua itu hanya dapat tersenyum. Ia jauh lebih baik hati daripada ayah. Ia katanya selalu memandang dunia dengan senyum di bibir dan ketenangan jiwa. Kalimat ini merupakan reaksi tokoh terhadap tokoh ayah dan tokoh kakek. Dari kalimat tersebut dapat kita pengembangan konflik yaitu perbedaan karakter ayah dan kakek menurut tokoh. 

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi