Lala L

12 Desember 2022 08:43

Iklan

Lala L

12 Desember 2022 08:43

Pertanyaan

Bacalah teks berikut. Cara Efektif Mengatasi Kemacetan di Jakarta Pemerintah DKI Jakarta harus segera melakukan berbagai langkah kreatif untuk mengatasi kemacetan hebat pada empat tahun mendatang. Jakarta saat ini, bukan Jakarta pada tahun 1970-an yang masih sepi. Jalanan di Jakarta saat ini sudah penuh sesak dengan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, dan angkutan umum. Banyak pengamat transportasi yang berpendapat bahwa pada tahun 2020, Jakarta akan mengalami kelumpuhan. Artinya, Jakarta akan mengalami kemacetan parah yang menyebabkan terganggunya aktivitas. Sebenarnya, sudah banyak cara dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta dalam mengatasi kemacetan. Misalnya, pemerintah sudah memberlakukan sistem 3 in 1, pemberlakuan pelat nomor ganjil-genap, dan pengadaan jalur khusus Trans Jakarta. Akan tetapi, pada kenyataannya, cara-cara tersebut kurang efektif mengatasi kemacetan. Jalan raya di Jakarta masih selalu macet. Jika Jakarta ingin mengurai soal kemacetan, ada beberapa hal menurut penulis dapat dilakukan pemerintah dan tentu saja disertai kepatuhan masyarakat Jakarta sebagai berikut. Pertama, membangun rumah susun (rusun) murah dengan cicilan yang dilengkapi fasilitas sosial berupa taman, lapangan olahraga, dan tempat ibadah. Rusun sebaiknya dibangun di dekat lingkungan perkantoran, instansi negeri maupun swasta, kawasan industri, serta kampus atau sekolah. Dengan lokasi rumah dekat dengan tempat kerja atau sekolah, masyarakat dapat menjangkaunya dengan mudah, yaitu berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum. Kedua, khusus DKI Jakarta, dapat ditetapkan UU pajak pemilikan kendaraan pribadi yang sangat tinggi, misalnya lima kali lipat lebih mahal dari daerah lain. Hal ini akan berdampak kepada masyarakat agar enggan memiliki kendaraan pribadi. Dengan demikian, masyarakat akan memilih kendaraan umum. Namun, kendaraan umum juga harus dibuat nyaman, aman, murah, tepat waktu, dan menjangkau banyak lokasi. Ketiga, merealisasikan percepatan pembangunan jalur kendaraan (kereta api) bawah tanah, seperti di Jepang atau Tiongkok. Hal ini dapat menjadi solusi yang efektif, mengingat jalan raya sulit diperlebar karena sudah penuh bangunan. Pertambahan panjang dan Iebar jalan menurut data, diperkirakan hanya 2% dari Iebar jalan tersebut sehingga sangat tidak sebanding dengan pertambahan jumlah kendaraan di jalan raya yang mencapai 100%. Keempat, melarang semua kendaraan umum yang sudah berusia tua. Pemberlakuan batas usia kendaraan umum yang boleh beroperasi maksimal 15 tahun masa pakai. Dengan demikian, jalan raya tidak padat dengan angkutan umum yang tidak layak pakai dan kurang nyaman, serta polusi tidak semakin tinggi. Selain itu, batas usia kendaraan pribadi maksimal 10 tahun masa pakai sehingga setiap orang tidak mudah memiliki kendaraan pribadi. Negara Singapura sudah lebih dulu memberlakukan sistem tersebut dengan masa pakai kendaran maksimal lima tahun sehingga polusi dan kemacetan pun berkurang. Kelima, kebijakan pemberlakuan sistem 3 in 1, yaitu satu mobil minimal diisi tiga penumpang menjadi tidak efektif. Hal ini disebabkan kebijakan tersebut menjadi ajang pelayanan jasa penumpang bayaran, bahkan eksploitasi anak yang dipekerjakan menjadi penumpang. Sistem tersebut sebaiknya ditingkatkan menjadi 5 in 1 sehingga para pemilik mobil tentunya akan berpikir panjang jika harus membayar jasa penumpang bayaran sebanyak itu. Kelima pendapat penulis tersebut diharapkan dapat menjadi saran atau solusi untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Jika berbagai kebijakan untuk mengatasi kemacetan telah ditetapkan, masyarakat pemakai jalan dan fasilitas transpostasi pun harus patuh terhadap aturan tersebut. Intinya, pemerintah dan masyarakat harus saling bekerja sama dalam mewujudkan Jakarta yang bebas macet. 2. Siapa sasaran pembaca dari teks tersebut?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

07

:

57

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Sari

Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

04 Januari 2023 10:20

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah sasaran pembaca dari teks tersebut yaitu pemerintah Jakarta dan masyarakat pemakai jalan dan fasilitas transportasi di Jakarta. Berdasarkan pemaparan teks di atas dapat diketahui bahwa, sasaran pembaca dari teks tersebut yaitu pemerintah Jakarta dan masyarakat pemakai jalan dan fasilitas transportasi di Jakarta. Hal ini dapat ditemukan pada kalimat ketiga paragraf terakhir yang berbunyi "Intinya, pemerintah dan masyarakat harus saling bekerja sama dalam mewujudkan Jakarta yang bebas macet". Jadi, jawaban yang benar adalah sasaran pembaca dari teks tersebut yaitu pemerintah Jakarta dan masyarakat pemakai jalan dan fasilitas transportasi di Jakarta.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi