Hilman H

31 Agustus 2022 12:58

Iklan

Hilman H

31 Agustus 2022 12:58

Pertanyaan

Bacalah teks berikut. (1) Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) yaitu salah satu jenis anggrek yang sangat indah dengan aroma yang khas. (2) Disebut anggrek bulan karena tanaman ini memiliki karakter unik. (3) Bunganya besar agak bulat dan merekah seperti bulan. (4) Daun berwarna hijau polos (5) Namun, ada juga daun yang berwarna kemerahan. Kalimat yang tidak tepat penggunaannya pada teks tersebut ditandai dengan nomor .... A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

14

:

04

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Wahyuni

06 September 2022 11:04

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah pilihan D.<br><br>Kalimat efektif adalah&nbsp;kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan.&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp;&nbsp;Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut.</p><p><strong>Kesatuan</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya.</p><p>Contoh:</p><ol><li>Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah)</li><li>Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar)</li></ol><p><strong>Kehematan</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi.</p><p>Contoh:</p><ol><li>Para tamu-tamu. (Salah)</li><li>Para tamu/Tamu-tamu. (Benar)</li></ol><p><strong>Kelogisan</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku.</p><p>Contoh:</p><ol><li>Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah)</li><li>Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar)</li></ol><p><strong>Kepaduan (Koherensi)</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek.</p><p>Contoh:</p><ol><li>DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah)</li><li>DPR membahas kehendak rakyat. (Benar)</li></ol><p><strong>Keparalelan</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama.</p><p>Contoh:</p><ol><li>Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah)</li><li>Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar)</li></ol><p><strong>Kebenaran</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI.</p><p>&nbsp; &nbsp; Setiap teks memiliki karakteristik yang berbeda antara teks satu dan teks yang lain. Misalnya dalam&nbsp;teks prosedur terdapat dua jenis kalimat yang digunakan, yakni kalimat deklaratif (kalimat berita) dan kalimat imperatif (kalimat perintah). Pada teks negosiasi, kalimat yang digunakan adalah kalimat langsung (untuk teks dialog) dan perpaduan kalimat langsung dan tak langsung (pada teks negosiasi berbentuk narasi). Pada teks anekdot, di samping kalimat langsung dan kalimat tak langsung, juga terdapat kalimat perintah dan kalimat retoris. Pada intinya, penggunaan kalimat-kalimat tersebut harus tepat sesuai dengan karakteristik teks. Selain itu, agar teks menjadi teks yang kohesi, penggunaan kata ganti dan kata penghubung harus tepat.</p><p>&nbsp; &nbsp; Paragraf yang terdapat padasoal merupakan jenis teks laporan hasil observasi. pada bagian kalimat klasifikasi nomor (4) terdapat kesalahan penggunaan tanda baca. Hal ini dpaat dibuktikan sebagai berikut.</p><p><i>(1) Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) yaitu salah satu jenis anggrek yang sangat indah dengan aroma yang khas. (2) Disebut anggrek bulan karena tanaman ini memiliki karakter unik. (3) Bunganya besar agak bulat dan merekah seperti bulan. (4) <strong>Daun berwarna hijau polos </strong>(5) Namun, ada juga daun yang berwarna kemerahan.</i></p><p>&nbsp; &nbsp; Kata&nbsp;<i>namun&nbsp;</i>merupakan salah satu jenis kata sambung yang berfungsi untuk menghubungkan antar satu kalimat ke kalimat lain. Biasanya kalimat yang dihubungkan sifatnya bertentangan, dan hal ini membuatnya mirip dengan fungsi kata&nbsp;<i>tapi&nbsp;</i>dan&nbsp;<i>&nbsp;tetapi</i>.&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp; Kata&nbsp;<i>namun&nbsp;</i>yang merupakan kata hubung atau konjungsi antar kalimat yang diletakan di awal kalimat dan kemudian diikuti oleh tanda koma (,).&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp; Pada paragraf yang terdapat di dalam soal sebelum konjungsi <i>namun</i>&nbsp;tidak terdapat tanda baca titik (.), karena konjungsi <i>namun</i> tersebut terdapat di awal kalimat.</p><p><strong><u>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</u>&nbsp;</strong></p>

Jawaban yang benar adalah pilihan D.

Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. 

    Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif, yaitu sebagai berikut.

Kesatuan

    Kesatuan dalam kalimat efektif berarti adanya keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Ciri-ciri kesatuan dalam kalimat bisa berupa subjek dan predikat jelas, tidak terdapat subjek ganda, predikat tidak didahului dengan kata yang, dan sebagainya.

Contoh:

  1. Bahasa Indonesia yang berasal dari Melayu. (Salah)
  2. Bahasa Indonesia berasal dari Melayu. (Benar)

Kehematan

    Dalam menyusun kalimat efektif, penulis harus berusaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat di sini berarti tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Syarat kehematan ini membuat kalimat efektif menjadi padat dan berisi.

Contoh:

  1. Para tamu-tamu. (Salah)
  2. Para tamu/Tamu-tamu. (Benar)

Kelogisan

    Sesuai dengan karakteristiknya, kalimat efektif harus memiliki ide yang dapat diterima oleh akal. Selain itu, penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh:

  1. Mayat kucing yang meninggal itu sebelumnya mondar-mandir di sekitar rumah. (Salah)
  2. Sebelum meninggal, kucing yang ditemukan mayatnya itu sering mondar-mandir di sekitar rumah. (Benar)

Kepaduan (Koherensi)

    Syarat ini masih berkaitan dengan kelogisan kalimat. Pilihan kata dalam menyusun kalimat harus berhubungan (koheren) sehingga membuat kalimat menjadi utuh dan tidak sumbang. Kepaduan pada kalimat bisa rusak apabila penulis salah menempatkan pola kalimat atau menyisipkan kata yang tidak sesuai dengan predikat dan objek.

Contoh:

  1. DPR membahas daripada kehendak rakyat. (Salah)
  2. DPR membahas kehendak rakyat. (Benar)

Keparalelan

    Keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam suatu kalimat. Apabila kata pertama berbentuk kata kerja, maka kata berikutnya juga harus berbentuk sama.

Contoh:

  1. Guru menjelaskan dan penerapan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Salah)
  2. Guru menjelaskan dan memaparkan cara mitigasi bencana alam yang efektif. (Benar)

Kebenaran

    Kalimat efektif bahasa Indonesia harus mengacu pada penulisan baik dan benar sesuai ejaan yang dianjurkan. Kaidah kebahasaannya mengikuti tata bahasa baku dalam PUEBI dan KBBI.

    Setiap teks memiliki karakteristik yang berbeda antara teks satu dan teks yang lain. Misalnya dalam teks prosedur terdapat dua jenis kalimat yang digunakan, yakni kalimat deklaratif (kalimat berita) dan kalimat imperatif (kalimat perintah). Pada teks negosiasi, kalimat yang digunakan adalah kalimat langsung (untuk teks dialog) dan perpaduan kalimat langsung dan tak langsung (pada teks negosiasi berbentuk narasi). Pada teks anekdot, di samping kalimat langsung dan kalimat tak langsung, juga terdapat kalimat perintah dan kalimat retoris. Pada intinya, penggunaan kalimat-kalimat tersebut harus tepat sesuai dengan karakteristik teks. Selain itu, agar teks menjadi teks yang kohesi, penggunaan kata ganti dan kata penghubung harus tepat.

    Paragraf yang terdapat padasoal merupakan jenis teks laporan hasil observasi. pada bagian kalimat klasifikasi nomor (4) terdapat kesalahan penggunaan tanda baca. Hal ini dpaat dibuktikan sebagai berikut.

(1) Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) yaitu salah satu jenis anggrek yang sangat indah dengan aroma yang khas. (2) Disebut anggrek bulan karena tanaman ini memiliki karakter unik. (3) Bunganya besar agak bulat dan merekah seperti bulan. (4) Daun berwarna hijau polos (5) Namun, ada juga daun yang berwarna kemerahan.

    Kata namun merupakan salah satu jenis kata sambung yang berfungsi untuk menghubungkan antar satu kalimat ke kalimat lain. Biasanya kalimat yang dihubungkan sifatnya bertentangan, dan hal ini membuatnya mirip dengan fungsi kata tapi dan  tetapi

    Kata namun yang merupakan kata hubung atau konjungsi antar kalimat yang diletakan di awal kalimat dan kemudian diikuti oleh tanda koma (,). 

    Pada paragraf yang terdapat di dalam soal sebelum konjungsi namun tidak terdapat tanda baca titik (.), karena konjungsi namun tersebut terdapat di awal kalimat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

69

0.0

Jawaban terverifikasi