Lala L

12 Desember 2022 08:45

Iklan

Lala L

12 Desember 2022 08:45

Pertanyaan

Bacalah teks anekdot berikut. Pikun Membawa Bencana Andi, Anda, dan Ando merupakan tiga anggota dewan yang bukan merupakan saudara kandung, apalagi saudara kembar. Kesamaan mereka hanya sedang tersandung kasus korupsi. Untuk sedikit menenangkan diri, mereka berbincang dengan hikmat di salah satu restoran mewah di Jakarta. Terlihat penyesalan dari raut wajah ketiganya, tapi apa daya, mereka telah melanggar hukum di negara ini. Andi yang memiliki perut agak buncit berbicara dengan nada lesu, "Bagaimana ini nasib saya? Saya menyesali segala perbuatan yang telah saya lakukan. Rasanya saya ingin mengembalikan uang yang telah saya ambil. Namun, apa daya, uang tersebut telah habis untuk belanja istri saya di luar negeri." Anda pun berkeluh kesah tentang nasibnya yang serupa sambil menopang dagunya dengan kedua telapak tangan. Anda begitu menyesal. Mendengar kedua temannya sedang menyesali perbuatannya, Ando yang memiliki penyakit pikun sedang asyik memainkan ponselnya dan dengan santai ia menanggapi percakapan Andi dan Anda, "Saya mah orangnya optimis. Menurut saya yang telah lebih berpengalaman dari kalian, tidak mungkinlah kita ditangkap polisi." "Kenapa kamu berkata seperti itu?" tanya Andi yang sedikit bingung. "Saya kan sudah berdoa," jawab Ando tenang. "Saya tidak akan korupsi lagi. Kalau saya korupsi, silakan langsung kirim Pak Polisi untuk menangkap saya," ucap Ando yang masih sibuk dengan ponselnya. Kedua temannya hanya bisa geleng-geleng kepala. Merasa sudah cukup lama meninggalkan kantor, Andi mengajak Anda dan Ando kembali. Andi dan Anda segera berdiri dari kursi, tetapi Ando tidak beranjak dari tempat. "Kalian dulu saja, aku sibuk," sahut Ando. Tak lupa, Andi mengingatkan temannya yang sedang sibuk sendiri itu, "Oh iya, jangan lupa bayar agar doamu itu tidak benar-benar terjadi." Setelah 45 menit berlalu, Ando yang tinggal sendiri mendapat telepon penting. Karena merasa kurang jelas dengan suara telepon akibat sinyal yang buruk, Ando keluar restoran. Namun, setelah menerima telepon, Ando tidak kembali.Ando langsung menuju ke kantornya. Di tengah perjalanan, terdengar sirene mobil polisi yang kemudian menghadang laju mobil Ando. Pak Polisi langsung menggelandang Ando ke kantor polisi dengan tuduhan korupsi. Ando pun ditahan. Di balik jeruji besi, Ando baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang telah dipesannya di restoran. 3. Jelaskan letak kelucuan dan kritik pada teks anekdot tersebut.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

17

:

52

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Ega

04 Januari 2023 03:32

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara dan&nbsp;kritik anekdot di atas adalah&nbsp;kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Anekdot</strong>&nbsp;adalah&nbsp;cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. <strong>Anekdot</strong> bersifat lelucon dan menyindir atau mengkritik. Lelucon dan kritik dalam teks <strong>anekdot</strong> dapat diidentifikasi dengan cara:</p><ol><li>Membaca atau menyimak, serta memahami anekdot dengan saksama</li><li>Menentukan makna tersirat yang disampaikan berdasarkan identifikasi sebelumnya</li><li>Mengaitkan makna anekdot dengan fakta dan nilai-nilai kehidupan</li><li>Mengidentifikasi unsur-unsur anekdot</li></ol><p>Pada teks anekdot di atas, diceritakan bahwa terdapat mobil polisi yang menghadang laju mobil Ando dan Pak Polisi membawa Ando ke kantor polisi dengan tuduhan korupsi. Sayangnya, Ando&nbsp;baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang telah dipesannya di restoran setelah&nbsp;ia sudah berada di balik jeruji besi. Oleh karena itu, kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara. Kritik teks anekdot di atas tersirat pada cerita tersebut yang menceritakan tiga anggota dewan menyesali perbuatan korupsinya. Oleh karena itu, kritik anekdot di atas adalah&nbsp;kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka.</p><p>&nbsp;</p><p><strong><u>Dengan demikian,&nbsp;kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara dan&nbsp;kritik anekdot di atas adalah&nbsp;kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka.</u></strong>&nbsp;</p>

Jawabannya adalah kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara dan kritik anekdot di atas adalah kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka. 

 

Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Anekdot bersifat lelucon dan menyindir atau mengkritik. Lelucon dan kritik dalam teks anekdot dapat diidentifikasi dengan cara:

  1. Membaca atau menyimak, serta memahami anekdot dengan saksama
  2. Menentukan makna tersirat yang disampaikan berdasarkan identifikasi sebelumnya
  3. Mengaitkan makna anekdot dengan fakta dan nilai-nilai kehidupan
  4. Mengidentifikasi unsur-unsur anekdot

Pada teks anekdot di atas, diceritakan bahwa terdapat mobil polisi yang menghadang laju mobil Ando dan Pak Polisi membawa Ando ke kantor polisi dengan tuduhan korupsi. Sayangnya, Ando baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang telah dipesannya di restoran setelah ia sudah berada di balik jeruji besi. Oleh karena itu, kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara. Kritik teks anekdot di atas tersirat pada cerita tersebut yang menceritakan tiga anggota dewan menyesali perbuatan korupsinya. Oleh karena itu, kritik anekdot di atas adalah kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka.

 

Dengan demikian, kelucuan anekdot di atas terletak pada Ando yang baru ingat kalau ia lupa membayar makanan dan minuman yang di pesannya di restoran tadi setelah ia sudah di penjara dan kritik anekdot di atas adalah kasus korupsi oleh anggota dewan merupakan sebuah hal yang patut disesali oleh mereka. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi