Tissa Y

29 Desember 2021 13:45

Iklan

Tissa Y

29 Desember 2021 13:45

Pertanyaan

Bacalah teks anekdot berikut! Anak Saya Kerja dengan Negara Pada suatu hari, Presiden negara A hendak membeli kue milik seorang ibu di pinggir jalan. Karena rasa ketertarikan yang kuat dengan penjual kue unik tersebut, sang Presiden bertanya kepada si ibu. Presiden : "Sudah berapa lama ibu berjualan kue ini?" Ibu: "Alhamdulillah, sudah hampir 30 sudah tahun lamanya, Pak." Presiden : "Lo, sudah 30 tahun tetapi mengapa anak ibu tidak ikut membantu?" Ibu : "Saya punya anak empat, mereka sedang bekerja semua. Anak pertama bekerja di KPK, kedua di POLDA, ketiga di Kejaksaan Negeri dan yang terakhir di DPR. Mereka sangat sibuk sekali." Bapak Presiden menggeleng-gelengkan kepala seakan tidak percaya dengan informasi didengarnya. Beberapa pengawal presiden berbicara di belakang. "Meskipun hanya berjualan kue, bu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur. Kalau mereka sampai korupsi mungkin ibu ini tinggal di rumah mewah." Presiden: "Wah, hebat sekali. Apa jabatan anak ibu di POLDA, KPK, Negeri, dan DPR?" Ibu: "Ya sama seperti saya, jualan kue." Bapak Presiden tercengang mendengar jawaban yang diberikan ibu penjual kue. (Sumber: https://web.archive.org/web/20210121173650fitto cerdika.com/contoh-teks-anekdot-layanan publik diakses 25 Maret 2021) 2. Analisislah kritik, pesan, atau sindiran dalam teks anekdot tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

06

:

47

Klaim

7

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

C. Aurora

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

31 Desember 2021 05:02

Jawaban terverifikasi

Halo, Kak Tissa Y. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, Kak :) Aku bantu jawab, ya. Berdasarkan teks anekdot di atas, kritik, pesan, atau sindiran yang disampaikan penulis tersebut, yaitu semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula peluang yang mungkin dialami seseorang untuk terjerat dalam tindakan korupsi. Mari kita simak pembahasannya. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Jadi, pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata. Pesan, kritik, atau sindiran yang ditulis oleh penulis akan diungkapkan secara tersirat melalui hal lucu yang terdapat di dalam teks. Teks anekdot "Anak Saya Kerja dengan Negara" berkisah tentang seorang ibu yang berjualan kue dan memiliki empat orang anak yang bekerja di bidang pemerintahan. Kritik atau pesan yang terkandung dalam teks anekdot tersebut adalah semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula peluang yang mungkin dialami seseorang untuk terjerat dalam tindakan buruk seperti korupsi. Pesan tersirat dari teks ini merujuk pada percakapan pengawal presiden. Kalimat tersebut, yaitu “Meskipun hanya berjualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur. Kalau mereka sampai korupsi mungkin ibu ini sudah tinggal di rumah mewah!” Melalui percakapan tersebut dapat diketahui bahwa sindiran yang hendak disampaikan oleh penulis adalah semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula peluang yang mungkin dialami seseorang untuk terjerat dalam tindakan buruk seperti korupsi. Percakapan tersebut merujuk pada pemikiran pengawal ketika mendengar Sang Ibu berhasil membuat keempat anaknya bekerja di POLDA, KPK, Negeri, dan DPR. Orang awam yang mendengarnya pasti akan berpikir bahwa keempat anak Ibu tersebut dapat sukses menjadi orang yang hebat. Bahkan, tak jarang ada yang berpikir bahwa jika anak Ibu tersebut terjun untuk melakukan korupsi, Ibu dapat tinggal di rumah mewah. Dengan demikian, makna tersirat atau pesan yang terkandung dalam teks anekdot tersebut, yaitu semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula peluang yang mungkin dialami seseorang untuk terjerat dalam tindakan korupsi. Semoga bisa membantu, ya, Kak :)


Iklan

Piya L

07 September 2023 04:05

analisilah, kritik, pesan, ataup sindiran dalam teks anekdot tersebut!


Angel Z

12 September 2023 07:46

Analisis pesan nasihat dari teks anekdot satpam di gedung DPR


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

53

0.0

Jawaban terverifikasi