Aisha P

25 Agustus 2022 09:18

Iklan

Aisha P

25 Agustus 2022 09:18

Pertanyaan

Bacalah teks anekdot berikut. Abu Nawas dan Botol Ajaib Suatu hari, Raja Harun merasakan sakit perut dan bercerita kepada Abu Nawas bahwa ia terkena serangan angin. Oleh karena itu, Raja Harun meminta Abu Nawas untuk menangkap dan memenjarakan angin tersebut. Akhirnya, Abu Nawas menyanggupi tugas tersebut. Sesampainya di rumah Abu Nawas sangat kebingungan memikirkan cara menangkap dan membuktikan bahwa yang ia tangkap benar-benar angin. Ketika Abu Nawas hampir putus asa, tiba-tiba ia mendapatkan ide. Keesokan harinya, ia menuju istana sambil membawa botol. "Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja. "Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya. "Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun. *Ampun, Baginda, angin memang tidak bisa dilihat. Namun, jika Tuanku ingin tahu, botol tersebut harus dibuka terlebih dahulu," jelas Abu Nawas. Setelah Raja Harun membuka botol tersebut, ia terkejut karena mencium bau busuk. Ia pun marah dan berkata, "Bau apa ini, Abu Nawas?" "Ampun, Baginda, tadi hamba buang angin, lalu hamba masukkan ke botol tersebut. Oleh karena hamba takut angin itu keluar, hamba memenjarakannya dengan menyumbat botol dan menutupnya," jawab Abu Nawas. Identifikasilah struktur yang terdapat pada teks anekdot tersebut dengan menunjukkan bukti kalimatnya. c. Krisis

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

08

:

50

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

01 Oktober 2022 01:23

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah</p><p>"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja.&nbsp;</p><p>"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya.&nbsp;</p><p>"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Teks anekdot adalah memiliki fungsi penting yakni mengkritik atau menyindir seseorang, instansi, atau kondisi sosial. Jadi kritik yang disampaikan dibalut dengan humor atau lelucon.</p><p>&nbsp;</p><p>Salah satu struktur teks anekdot adalah krisis. Setelah pembaca mengetahui awal cerita dari teks anekdot, krisis akan menjadi bagian dari cerita yang bertugas untuk memberikan penjelasan mengenai masalah utama dari teks.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini kalimat yang membuktikan struktur krisis dalam teks anekdot:</p><p>"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja.&nbsp;</p><p>"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya.&nbsp;</p><p>"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun." pada bagian tersebut dijelaskan mengenai masalah utama dari tokoh Abu Nawas yang kebingungan bagaimana cara membuktikan bahwa yang ia tangkap itu adalah angin.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah</p><p>"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja.&nbsp;</p><p>"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya.&nbsp;</p><p>"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun.</p>

Jawaban yang benar adalah

"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja. 

"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya. 

"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Teks anekdot adalah memiliki fungsi penting yakni mengkritik atau menyindir seseorang, instansi, atau kondisi sosial. Jadi kritik yang disampaikan dibalut dengan humor atau lelucon.

 

Salah satu struktur teks anekdot adalah krisis. Setelah pembaca mengetahui awal cerita dari teks anekdot, krisis akan menjadi bagian dari cerita yang bertugas untuk memberikan penjelasan mengenai masalah utama dari teks.

 

Berikut ini kalimat yang membuktikan struktur krisis dalam teks anekdot:

"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja. 

"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya. 

"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun." pada bagian tersebut dijelaskan mengenai masalah utama dari tokoh Abu Nawas yang kebingungan bagaimana cara membuktikan bahwa yang ia tangkap itu adalah angin.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah

"Mana angin itu, Abu Nawas?" tanya Baginda Raja. 

"Ada di dalam botol ini, Yang Mulia," jawab Abu Nawas sambil menyerahkan botol yang dibawanya. 

"Benarkah? Aku tidak melihat apa-apa," kata Raja Harun.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

70

0.0

Jawaban terverifikasi