Deca S

15 Maret 2023 17:43

Iklan

Deca S

15 Maret 2023 17:43

Pertanyaan

Bacalah puisi berikut!   Perempuan-Perempuan Perkasa (Karya: Hartojo Aldangdjaja) Perempuan-perempuan perkasa yang membawa     bakul di pagi buta dari manakah mereka Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit     desa sebelum peluit kereta pagi terjaga sebelum hari bermula dalam pesta kerja Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam     kereta ke manakah mereka Di atas roda-roda baja mereka berkendara Mereka berlomba dengan surya menuju ke gerbang     kota merebut hidup di pasar-pasar kota Carilah kata konkret dan makna dari puisi tersebut!!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

45

:

38

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Mercon M

Community

28 April 2024 15:00

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban:</p><p>Dalam puisi "Perempuan-Perempuan Perkasa" karya Hartojo Aldangdjaja, terdapat banyak kata konkret yang menggambarkan aktivitas dan kehidupan perempuan-perempuan yang digambarkan dalam puisi tersebut. Berikut beberapa contoh:</p><p>1. "Perempuan-perempuan perkasa": Kata konkret ini mengacu pada perempuan yang kuat dan tangguh.<br>2. "Bakul": Ini adalah kata konkret yang merujuk pada keranjang atau wadah untuk membawa barang.<br>3. "Pagi buta": Ini adalah ungkapan konkret yang mengacu pada waktu subuh atau waktu sangat awal di pagi hari.<br>4. "Stasiun kereta": Ini merujuk pada tempat di mana kereta api berhenti dan penumpang naik atau turun.<br>5. "Bukit-bukit desa": Kata konkret yang mengacu pada daerah pedesaan dengan topografi yang bergelombang.<br>6. "Peluit kereta pagi": Ini menggambarkan suara peluit yang menandai keberangkatan kereta api pada pagi hari.<br>7. "Roda-roda baja": Kata konkret yang mengacu pada roda kereta api yang terbuat dari baja.<br>8. "Surya": Ini adalah kata konkret yang merujuk pada matahari.<br>9. "Gerbang kota": Merupakan kata konkret yang mengacu pada pintu masuk ke dalam kota.<br>10. "Pasar-pasar kota": Kata konkret yang menggambarkan tempat di mana barang-barang dijual dan dibeli.</p><p>Makna dari puisi ini menggambarkan kehidupan perempuan yang kuat dan gigih dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, bekerja keras untuk mencari nafkah dan mengambil peran aktif dalam mempertahankan kehidupan mereka.</p>

Jawaban:

Dalam puisi "Perempuan-Perempuan Perkasa" karya Hartojo Aldangdjaja, terdapat banyak kata konkret yang menggambarkan aktivitas dan kehidupan perempuan-perempuan yang digambarkan dalam puisi tersebut. Berikut beberapa contoh:

1. "Perempuan-perempuan perkasa": Kata konkret ini mengacu pada perempuan yang kuat dan tangguh.
2. "Bakul": Ini adalah kata konkret yang merujuk pada keranjang atau wadah untuk membawa barang.
3. "Pagi buta": Ini adalah ungkapan konkret yang mengacu pada waktu subuh atau waktu sangat awal di pagi hari.
4. "Stasiun kereta": Ini merujuk pada tempat di mana kereta api berhenti dan penumpang naik atau turun.
5. "Bukit-bukit desa": Kata konkret yang mengacu pada daerah pedesaan dengan topografi yang bergelombang.
6. "Peluit kereta pagi": Ini menggambarkan suara peluit yang menandai keberangkatan kereta api pada pagi hari.
7. "Roda-roda baja": Kata konkret yang mengacu pada roda kereta api yang terbuat dari baja.
8. "Surya": Ini adalah kata konkret yang merujuk pada matahari.
9. "Gerbang kota": Merupakan kata konkret yang mengacu pada pintu masuk ke dalam kota.
10. "Pasar-pasar kota": Kata konkret yang menggambarkan tempat di mana barang-barang dijual dan dibeli.

Makna dari puisi ini menggambarkan kehidupan perempuan yang kuat dan gigih dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, bekerja keras untuk mencari nafkah dan mengambil peran aktif dalam mempertahankan kehidupan mereka.


Iklan

Indah I

16 Maret 2023 13:54

<p>Amanat adalah pesan yang disampaikan oleh pengarang puisi kepada pembaca puisi. Puisi "Perempuan-Perempuan Perkasa" karya Hartoyo Andangdjaja di atas adalah mengisahkan perjuangan".</p><p>para ibu-ibu desa yang bekerja mulai dari dini hari. Mereka terus bekerja walau penat dan letih menghampiri. Mereka berangkat ke stasiun dengan berjalan kaki walau dalam keadaan gelap gulita. Mereka berlomba dengan waktu. Sehingga amanat yang ingin disampaikan oleh penyair bdalam puisi tersebut adalah jangan sia-siakan perjuangan ibu yang rela bekerja untuk menghidupi keluarganya.</p>

Amanat adalah pesan yang disampaikan oleh pengarang puisi kepada pembaca puisi. Puisi "Perempuan-Perempuan Perkasa" karya Hartoyo Andangdjaja di atas adalah mengisahkan perjuangan".

para ibu-ibu desa yang bekerja mulai dari dini hari. Mereka terus bekerja walau penat dan letih menghampiri. Mereka berangkat ke stasiun dengan berjalan kaki walau dalam keadaan gelap gulita. Mereka berlomba dengan waktu. Sehingga amanat yang ingin disampaikan oleh penyair bdalam puisi tersebut adalah jangan sia-siakan perjuangan ibu yang rela bekerja untuk menghidupi keluarganya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

69

0.0

Jawaban terverifikasi