Aisha P

29 Agustus 2022 03:40

Iklan

Aisha P

29 Agustus 2022 03:40

Pertanyaan

Bacalah penggalan cerpen berikut. "Tolong panggilkan ayah dan ibumu." pinta ayah Ismail. Sungguh gemetar Ulfa memandangi ayah Ismail. Tatapan lelaki tua itu liar, beringas, dan menyerang.BAbah Lutfi, ayah Ulfa, tersenyum tenang. "Aku ingin bicara juga dengan istrimu," kata ayah Ismail, dengan permohonan yang lembut. Tapi Umi, ibu Ulfa, menahan rasa takut, getar dalam dada. Guncangan tertahan itu diredakannya. "Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh." Terdiam. Lama. Belahan wajah hitam ayah Ismail seperti bara terhembus angin. Lelaki tua itu mengambil napas, dan meredakan rasa murka. Dipandanginya Abah Lutfi yang tersenyum. "Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa," sahut Abah Lutfi, teduh dan lembut. ("Cermin Jiwa", S Prasetyo Utomo) Jika penggalan cerpen tersebut dikonversi menjadi teks drama, hasil konversi yang tepat, yaitu ... A. Ayah Ismail : (keras) : Cepat, panggilkan abahmu! Ulfa: (masuk tergopoh) : Ayah, dipanggil seseorang! Abah Ulfa : (keluar): Oh, Pak Ismail... " Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh. Abah Ulfa : Kalau itu, mah, terserah Ulfa saja. B. Ayah Ismail : Mana ayahmu? Tolong panggil segera! Abah Ulfa : Ada keperluan apa, Bang? Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh. Abah Ulfa : Kalau itu aku tidak bisa memberikan keputusan. Biarlah Ulfa sendiri. C,Ayah Ismail : (tegas): Ulfa, Tolong panggilkan ayah dan ibumu. Ulfa (Agak gemetar masuk memanggil abahnya) Abah Ulfa (dengan tenang keluar menemui ayah Ismail) Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh. Abah Lutfi :(tenang) : Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa sendiri. D. Ayah Ismail : Tolong panggilkan ayah dan ibumu segera! Ulfa masuk ke dalam Abah Ulfa : Silakan duduk, Pak. Ada yang bisa saya bantu? Ayah Ismail : Begini, kedatanganku kemari untuk meminang anakmu. Abah Ulfa : Untuk siapa, Pak? Ayah Ismail : Ya, untuk anakku, Ismail. Aku harap Ulfa mau. Abah Ulfa : Nanti biar Ulfa pikirkan. E. Ayah Ismail : (keras) : Tolong panggilkan ayahMdan ibumu segera, Nak! Ulfa : Baik, Pak. Abah Ulfa : Ada apa gerangan ini, Pak?MAyah Ismail : Silaturahmi Pak. Sama maksud kedatanganku ini mau menanyakan Ulfa, barangkali mau saya nikahkan sama Ismail. Abah Ulfa : Coba saya tanya Ulfa dulu, ya:' Abah Ismail : Tapi menurutku, yang penting ayahnya dulu, setuju atau tidak.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

05

:

28

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

30 Oktober 2022 13:53

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah&nbsp;<br>C. Ayah Ismail : (tegas): Ulfa, Tolong panggilkan ayah dan ibumu. Ulfa (Agak gemetar masuk memanggil abahnya) Abah Ulfa (dengan tenang keluar menemui ayah Ismail)&nbsp;</p><p>Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh.&nbsp;</p><p>Abah Lutfi :(tenang) : Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa sendiri.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.</p><p>&nbsp;</p><p>Salah satu ciri drama yang paling mendasar adalah disampaikan dalam bentuk dialog, hingga mengubah cerpen ke dalam naskah drama berarti mengubah prosa ke dalam bentuk dialog.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Cara mengubah cerpen atau novel menjadi sebuah naskah drama:</p><ol><li>Pahami dulu isi cerpen dengan baik.</li><li>Ubah peristiwa-peristiwa yang ada di dalamnya menjadi dialog.</li><li>Pilih peristiwa yang menarik dalam cerpen kemudian ubah menjadi dialog antar tokoh.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Maka, teks cerpen di atas menjadi naskah drama adalah sebagai berikut:</p><p>Ayah Ismail : (tegas): Ulfa, Tolong panggilkan ayah dan ibumu. Ulfa (Agak gemetar masuk memanggil abahnya) Abah Ulfa (dengan tenang keluar menemui ayah Ismail)&nbsp;</p><p>Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh.&nbsp;</p><p>Abah Lutfi :(tenang) : Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa sendiri.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>

Jawaban yang benar adalah 
C. Ayah Ismail : (tegas): Ulfa, Tolong panggilkan ayah dan ibumu. Ulfa (Agak gemetar masuk memanggil abahnya) Abah Ulfa (dengan tenang keluar menemui ayah Ismail) 

Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh. 

Abah Lutfi :(tenang) : Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa sendiri.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.

 

Salah satu ciri drama yang paling mendasar adalah disampaikan dalam bentuk dialog, hingga mengubah cerpen ke dalam naskah drama berarti mengubah prosa ke dalam bentuk dialog. 

 

Cara mengubah cerpen atau novel menjadi sebuah naskah drama:

  1. Pahami dulu isi cerpen dengan baik.
  2. Ubah peristiwa-peristiwa yang ada di dalamnya menjadi dialog.
  3. Pilih peristiwa yang menarik dalam cerpen kemudian ubah menjadi dialog antar tokoh.

 

Maka, teks cerpen di atas menjadi naskah drama adalah sebagai berikut:

Ayah Ismail : (tegas): Ulfa, Tolong panggilkan ayah dan ibumu. Ulfa (Agak gemetar masuk memanggil abahnya) Abah Ulfa (dengan tenang keluar menemui ayah Ismail) 

Ayah Ismail : Begini, Abah Lutfi. Saya datang sore ini untuk meminang Ulfa bagi Ismail. Saya sudah tua, tak bisa memberikan apa pun bagi anak saya itu, kecuali mencarikannya jodoh. 

Abah Lutfi :(tenang) : Aku serahkan pinangan ini pada Ulfa sendiri.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

49

0.0

Jawaban terverifikasi