Fadli P

24 Mei 2024 16:02

Iklan

Fadli P

24 Mei 2024 16:02

Pertanyaan

Apabilia total arus masuk kas melebihi total arus keluar dalam laporan arus kas, bagaimana dan dimana kelebihan ini disajikan?

Apabilia total arus masuk kas melebihi total arus keluar dalam laporan arus kas, bagaimana dan dimana kelebihan ini disajikan?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

16

:

39

:

50

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

25 Mei 2024 00:52

Jawaban terverifikasi

Penjelasan: Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menunjukkan pergerakan kas dan setara kas selama periode tertentu. Laporan ini dibagi menjadi tiga aktivitas utama: 1. **Aktivitas Operasional:** Menunjukkan arus kas yang dihasilkan atau digunakan dari operasi bisnis utama perusahaan. 2. **Aktivitas Investasi:** Menunjukkan arus kas yang dihasilkan atau digunakan dari pembelian dan penjualan aset jangka panjang, seperti tanah, bangunan, dan peralatan. 3. **Aktivitas Pendanaan:** Menunjukkan arus kas yang dihasilkan atau digunakan dari aktivitas pendanaan, seperti penerbitan saham, pinjaman, dan pembayaran utang. Jika total arus masuk kas melebihi total arus keluar dalam laporan arus kas, maka perusahaan mengalami surplus kas. Surplus kas ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak kas yang masuk daripada yang keluar selama periode tersebut. Surplus kas ini akan ditampilkan dalam bagian "Arus Kas Neto" dari laporan arus kas. Arus Kas Neto adalah selisih antara total arus masuk kas dan total arus keluar kas. Jika Arus Kas Neto bernilai positif, maka perusahaan mengalami surplus kas. **Contoh:** Misalnya, sebuah perusahaan memiliki total arus masuk kas sebesar Rp100 juta dan total arus keluar kas sebesar Rp70 juta. Maka, Arus Kas Neto perusahaan tersebut adalah Rp30 juta (Rp100 juta - Rp70 juta). Ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki surplus kas sebesar Rp30 juta. Surplus kas ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk berbagai tujuan, seperti: * **Membayar utang:** Perusahaan dapat menggunakan surplus kas untuk melunasi utang yang ada. * **Investasi:** Perusahaan dapat menggunakan surplus kas untuk berinvestasi dalam aset baru atau proyek baru. * **Membayar dividen:** Perusahaan dapat menggunakan surplus kas untuk membayar dividen kepada pemegang saham. * **Meningkatkan likuiditas:** Perusahaan dapat menggunakan surplus kas untuk meningkatkan likuiditasnya, sehingga dapat memenuhi kewajiban keuangannya dengan lebih mudah. **Kesimpulan:** Jika total arus masuk kas melebihi total arus keluar dalam laporan arus kas, maka perusahaan mengalami surplus kas. Surplus kas ini akan ditampilkan dalam bagian "Arus Kas Neto" dari laporan arus kas. Surplus kas ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk berbagai tujuan, seperti membayar utang, berinvestasi, membayar dividen, atau meningkatkan likuiditas.


Iklan

Nanda R

Community

24 Mei 2024 20:32

<p>Jika total arus masuk kas (cash inflows) melebihi total arus keluar kas (cash outflows) dalam laporan arus kas, maka hasilnya adalah peningkatan bersih dalam kas dan setara kas selama periode tersebut. Kelebihan ini disajikan dalam bagian akhir laporan arus kas pada "Kas dan Setara Kas Akhir Periode."</p><p>Berikut adalah langkah-langkah untuk menampilkan kelebihan ini dalam laporan arus kas:</p><p><strong>Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi:</strong> Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari operasi bisnis utama.</p><p><strong>Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi:</strong> Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari aktivitas investasi, seperti pembelian atau penjualan aset tetap.</p><p><strong>Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan:</strong> Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari aktivitas pendanaan, seperti penerbitan saham atau pembayaran dividen.</p><p><strong>Penjumlahan Arus Kas Bersih:</strong> Jumlah dari ketiga aktivitas di atas untuk mendapatkan total arus kas bersih selama periode tersebut.</p><p><strong>Kas dan Setara Kas Awal Periode:</strong> Saldo kas dan setara kas pada awal periode.</p><p><strong>Kas dan Setara Kas Akhir Periode:</strong> Menambahkan arus kas bersih ke kas dan setara kas awal periode untuk mendapatkan saldo kas dan setara kas pada akhir periode.</p><p>Contoh format sederhana untuk menyajikan kelebihan kas ini adalah sebagai berikut:</p><p><strong>Laporan Arus Kas</strong></p><p><strong>DeskripsiJumlah (Rp)</strong></p><p><strong>Arus Kas dari Aktivitas Operasi</strong></p><p>Penerimaan Kas dari Pelanggan</p><p>X</p><p>Pembayaran Kas kepada Pemasok</p><p>(Y)</p><p>Pembayaran Kas kepada Karyawan</p><p>(Z)</p><p><strong>Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi</strong></p><p>A</p><p><strong>Arus Kas dari Aktivitas Investasi</strong></p><p>Pembelian Aset Tetap</p><p>(B)</p><p>Penjualan Aset Tetap</p><p>C</p><p><strong>Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi</strong></p><p>D</p><p><strong>Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan</strong></p><p>Penerimaan dari Penerbitan Saham</p><p>E</p><p>Pembayaran Dividen</p><p>(F)</p><p><strong>Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan</strong></p><p>G</p><p><strong>Total Arus Kas Bersih</strong></p><p>H</p><p><strong>Kas dan Setara Kas Awal Periode</strong></p><p>I</p><p><strong>Kas dan Setara Kas Akhir Periode</strong></p><p>I + H</p><p>Di sini, H adalah total arus kas bersih yang merupakan selisih antara total arus masuk dan total arus keluar kas, yang akan ditambahkan ke saldo kas awal (I) untuk mendapatkan saldo kas akhir (I + H).</p>

Jika total arus masuk kas (cash inflows) melebihi total arus keluar kas (cash outflows) dalam laporan arus kas, maka hasilnya adalah peningkatan bersih dalam kas dan setara kas selama periode tersebut. Kelebihan ini disajikan dalam bagian akhir laporan arus kas pada "Kas dan Setara Kas Akhir Periode."

Berikut adalah langkah-langkah untuk menampilkan kelebihan ini dalam laporan arus kas:

Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi: Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari operasi bisnis utama.

Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi: Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari aktivitas investasi, seperti pembelian atau penjualan aset tetap.

Jumlah Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan: Menunjukkan jumlah kas bersih yang dihasilkan atau digunakan dari aktivitas pendanaan, seperti penerbitan saham atau pembayaran dividen.

Penjumlahan Arus Kas Bersih: Jumlah dari ketiga aktivitas di atas untuk mendapatkan total arus kas bersih selama periode tersebut.

Kas dan Setara Kas Awal Periode: Saldo kas dan setara kas pada awal periode.

Kas dan Setara Kas Akhir Periode: Menambahkan arus kas bersih ke kas dan setara kas awal periode untuk mendapatkan saldo kas dan setara kas pada akhir periode.

Contoh format sederhana untuk menyajikan kelebihan kas ini adalah sebagai berikut:

Laporan Arus Kas

DeskripsiJumlah (Rp)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Penerimaan Kas dari Pelanggan

X

Pembayaran Kas kepada Pemasok

(Y)

Pembayaran Kas kepada Karyawan

(Z)

Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

A

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Pembelian Aset Tetap

(B)

Penjualan Aset Tetap

C

Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi

D

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Penerimaan dari Penerbitan Saham

E

Pembayaran Dividen

(F)

Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

G

Total Arus Kas Bersih

H

Kas dan Setara Kas Awal Periode

I

Kas dan Setara Kas Akhir Periode

I + H

Di sini, H adalah total arus kas bersih yang merupakan selisih antara total arus masuk dan total arus keluar kas, yang akan ditambahkan ke saldo kas awal (I) untuk mendapatkan saldo kas akhir (I + H).


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

24

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

15

0.0

Jawaban terverifikasi