LINTANG G

16 Juni 2024 02:05

Iklan

Iklan

LINTANG G

16 Juni 2024 02:05

Pertanyaan

Apa yang menyebabkan eutrofikasi?

Apa yang menyebabkan eutrofikasi?


10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Navniaaa N

17 Juni 2024 03:59

Jawaban terverifikasi

<p>Eutrofikasi atau peluaharaan adalah proses di mana seluruh badan air, atau sebagian darinya, secara bertahap mengalami peningkatan kadar mineral dan nutrien, terutama nitrogen dan fosforus. Eutrofikasi juga didefinisikan sebagai "peningkatan produktivitas fitoplankton yang disebabkan oleh meningkatnya unsur nutrien".&nbsp;</p><p>eutrofikasi adalah proses perkembangbiakan tumbuhan air dengan cepat karena memperoleh zat makanan berlimpah akibat pemupukan nutrisi yang berlebihan.</p><p>&nbsp;</p>

Eutrofikasi atau peluaharaan adalah proses di mana seluruh badan air, atau sebagian darinya, secara bertahap mengalami peningkatan kadar mineral dan nutrien, terutama nitrogen dan fosforus. Eutrofikasi juga didefinisikan sebagai "peningkatan produktivitas fitoplankton yang disebabkan oleh meningkatnya unsur nutrien". 

eutrofikasi adalah proses perkembangbiakan tumbuhan air dengan cepat karena memperoleh zat makanan berlimpah akibat pemupukan nutrisi yang berlebihan.

 


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

18 Juni 2024 03:25

Jawaban terverifikasi

<p>Eutrofikasi adalah proses peningkatan nutrien, terutama nitrogen dan fosfor, dalam badan air seperti danau, sungai, atau laut, yang menyebabkan pertumbuhan alga dan tumbuhan air yang berlebihan. Proses ini dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan ekosistem perairan. Berikut adalah penyebab utama eutrofikasi:</p><p>1. <strong>Pencemaran Pertanian</strong></p><ul><li><strong>Pupuk Kimia</strong>: Penggunaan pupuk nitrogen dan fosfor yang berlebihan di lahan pertanian dapat menyebabkan limpasan nutrien ke badan air saat hujan atau irigasi.</li><li><strong>Kotoran Ternak</strong>: Limpasan dari area peternakan yang mengandung kotoran ternak kaya akan nutrien yang juga dapat mencemari air.</li></ul><p>2. <strong>Limbah Domestik</strong></p><ul><li><strong>Air Limbah Domestik</strong>: Air limbah dari rumah tangga yang tidak diolah dengan baik sering mengandung sabun, deterjen, dan bahan organik lainnya yang kaya akan fosfor dan nitrogen.</li><li><strong>Sistem Septik Bocor</strong>: Sistem septik yang bocor atau tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan nutrien masuk ke sumber air.</li></ul><p>3. <strong>Limbah Industri</strong></p><ul><li><strong>Efluen Industri</strong>: Beberapa industri membuang limbah yang mengandung nutrien ke badan air. Limbah ini mungkin berasal dari proses industri yang menggunakan bahan kimia tertentu.</li></ul><p>4. <strong>Pengolahan Air Limbah yang Tidak Memadai</strong></p><ul><li><strong>Pengolahan Air Limbah</strong>: Fasilitas pengolahan air limbah yang tidak efisien atau tidak memiliki teknologi untuk menghilangkan nutrien dapat membuang air limbah yang masih kaya akan nitrogen dan fosfor ke sungai dan danau.</li></ul><p>5. <strong>Penebangan Hutan dan Erosi Tanah</strong></p><ul><li><strong>Erosi Tanah</strong>: Penebangan hutan dan perubahan penggunaan lahan dapat meningkatkan erosi tanah, yang membawa partikel tanah kaya nutrien ke badan air.</li><li><strong>Sedimen</strong>: Sedimen yang terbawa ke air sering mengandung nutrien yang tersimpan dari tanah atau bahan organik lainnya.</li></ul><p>6. <strong>Sumber Alami</strong></p><ul><li><strong>Pengayaan Alami</strong>: Dalam beberapa kasus, badan air dapat secara alami mengalami peningkatan nutrien melalui proses geologis atau hidrogeologis, meskipun ini biasanya terjadi dalam tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan dampak aktivitas manusia.</li></ul><p>Dampak Eutrofikasi</p><ul><li><strong>Pertumbuhan Alga Berlebihan</strong>: Nutrien yang berlebihan menyebabkan ledakan populasi alga (algal bloom) yang dapat menghalangi sinar matahari mencapai tanaman bawah air.</li><li><strong>Hipoksia</strong>: Pembusukan alga yang mati mengonsumsi oksigen di air, menyebabkan kondisi rendah oksigen (hipoksia) yang dapat membunuh ikan dan organisme air lainnya.</li><li><strong>Penurunan Kualitas Air</strong>: Air dapat menjadi keruh dan berbau tidak sedap, mengurangi nilai estetika dan kualitas air untuk penggunaan rekreasi dan minum.</li><li><strong>Gangguan Ekosistem</strong>: Eutrofikasi dapat mengubah struktur ekosistem, mengurangi keanekaragaman hayati, dan menyebabkan hilangnya habitat.</li></ul>

Eutrofikasi adalah proses peningkatan nutrien, terutama nitrogen dan fosfor, dalam badan air seperti danau, sungai, atau laut, yang menyebabkan pertumbuhan alga dan tumbuhan air yang berlebihan. Proses ini dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan ekosistem perairan. Berikut adalah penyebab utama eutrofikasi:

1. Pencemaran Pertanian

  • Pupuk Kimia: Penggunaan pupuk nitrogen dan fosfor yang berlebihan di lahan pertanian dapat menyebabkan limpasan nutrien ke badan air saat hujan atau irigasi.
  • Kotoran Ternak: Limpasan dari area peternakan yang mengandung kotoran ternak kaya akan nutrien yang juga dapat mencemari air.

2. Limbah Domestik

  • Air Limbah Domestik: Air limbah dari rumah tangga yang tidak diolah dengan baik sering mengandung sabun, deterjen, dan bahan organik lainnya yang kaya akan fosfor dan nitrogen.
  • Sistem Septik Bocor: Sistem septik yang bocor atau tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan nutrien masuk ke sumber air.

3. Limbah Industri

  • Efluen Industri: Beberapa industri membuang limbah yang mengandung nutrien ke badan air. Limbah ini mungkin berasal dari proses industri yang menggunakan bahan kimia tertentu.

4. Pengolahan Air Limbah yang Tidak Memadai

  • Pengolahan Air Limbah: Fasilitas pengolahan air limbah yang tidak efisien atau tidak memiliki teknologi untuk menghilangkan nutrien dapat membuang air limbah yang masih kaya akan nitrogen dan fosfor ke sungai dan danau.

5. Penebangan Hutan dan Erosi Tanah

  • Erosi Tanah: Penebangan hutan dan perubahan penggunaan lahan dapat meningkatkan erosi tanah, yang membawa partikel tanah kaya nutrien ke badan air.
  • Sedimen: Sedimen yang terbawa ke air sering mengandung nutrien yang tersimpan dari tanah atau bahan organik lainnya.

6. Sumber Alami

  • Pengayaan Alami: Dalam beberapa kasus, badan air dapat secara alami mengalami peningkatan nutrien melalui proses geologis atau hidrogeologis, meskipun ini biasanya terjadi dalam tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan dampak aktivitas manusia.

Dampak Eutrofikasi

  • Pertumbuhan Alga Berlebihan: Nutrien yang berlebihan menyebabkan ledakan populasi alga (algal bloom) yang dapat menghalangi sinar matahari mencapai tanaman bawah air.
  • Hipoksia: Pembusukan alga yang mati mengonsumsi oksigen di air, menyebabkan kondisi rendah oksigen (hipoksia) yang dapat membunuh ikan dan organisme air lainnya.
  • Penurunan Kualitas Air: Air dapat menjadi keruh dan berbau tidak sedap, mengurangi nilai estetika dan kualitas air untuk penggunaan rekreasi dan minum.
  • Gangguan Ekosistem: Eutrofikasi dapat mengubah struktur ekosistem, mengurangi keanekaragaman hayati, dan menyebabkan hilangnya habitat.

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

pada permainan bola basket ada gerakan yang dilakukan agar lebih cepat menuju ke daerah lawan dalam usaha memasukkan bola ke ke dalam keranjang lawan lebih mudah menyusup dan menerobos ke daerah perlahan lawan selain itu untuk mengacaukan pertahanan lawan dan permainan lawan menjadi tidak berkembang sehingga permainan menjadi terlambat gerakan tersebut dalam bola basket dinamakan a shooting b layout c dribbling d passing

0

5.0

Jawaban terverifikasi