Zulfa R

22 Maret 2020 01:12

Pertanyaan

apa perbedaan bahasa formal dan bahasa baku?


51

2

Jawaban terverifikasi

A. Rahmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

28 Januari 2022 07:56

Jawaban terverifikasi

Halo Zulfa R. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia, baik menurut KBBI maupun PUEBI. Sementara, bahasa formal adalah bahasa yang digunakan dalam situasi yang formal, seperti berbicara kepada orang tua, orang yang memiliki jabatan yang lebih tinggi, atau percakapan bisnis. Untuk memahami alasan jawaban tersebut, berikut adalah pembahasannya. Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Berikut adalah perbedaan bahasa resmi, baku, dan formal. 1. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia, baik menurut KBBI maupun PUEBI. 2. Bahasa resmi adalah bahasa yang sah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah atau instansi yang bersangkutan. 3. Bahasa formal adalah bahasa yang digunakan dalam situasi yang formal, seperti berbicara kepada orang tua, orang yang memiliki jabatan yang lebih tinggi, atau percakapan bisnis. Dengan demikian, bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia, baik menurut KBBI maupun PUEBI. Sementara, bahasa formal adalah bahasa yang digunakan dalam situasi yang formal, seperti berbicara kepada orang tua, orang yang memiliki jabatan yang lebih tinggi, atau percakapan bisnis. Semoga membantu ya :)


Iklan

Atika S

22 Maret 2020 15:47

Bahasa formal yaitu bahasa yang diakui negara untuk digunakan sebagai bahasa utama yang digunakan untuk menuliskan peraturan, perjanjian, dll agar diakui sah dalam negara tersebut. Bahasa resmi juga yang dipakai dalam pengajaran di instansi pendidikan. Bahasa baku yaitu sesuai dengan pedoman dari bahasa yang bersangkutan, Bahasa baku umumnya ditegakkan melalui kamus (ejaan dan kosakata), tata bahasa, pelafalan, lembaga bahasa, status hukum, serta penggunaan di masyarakat (pemerintah, sekolah, dll).


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

Dalam karya sastra kita mengenali dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah…. a. unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur suatu karya sastra b. unsur yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri c. unsur kebahasaan d. unsur pembangun dalam hikayat e. unsur pengindah karya sastra

72

5.0

Jawaban terverifikasi

Kecamatan Tasik Putri Puyu memiliki 10 desa yang batasnya berjauhan dari masing-masing wilayah desa. Untuk menuju ke batas desa dari kecamatan tidak dapat dilakukan hanya dengan berjalan kaki, melainkan harus menggunakan kendaraan atau transportasi. Ketika dalam perjalanan menuju ke desa tertentu, masyarakat menggunakan motor dalam beraktivitas atau melakukan kepentingan dalam kehidupan sehari-hari. Batas wilayah masing-masing desa pada Kecamatan Tasik Putri Puyu tidak jauh dari Kabupaten Bengkalis, masyarakat menggunakan kendaraan laut untuk menuju ke daerah tersebut. Kendaraan laut tersebut berupa perahu motor atau kapal kecil seperti sampan. Batas desa digunakan sebagai salah satu cara untuk mengetahui batas wi layah desa. Batas wilayah juga menunjukkan di mana posisi atau keberadaan seseorang serta memudahkan keberangkatan menuju arah tujuan yang ingin dicapai. Pada tabel berikut dapat dilihat batas desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu. [Tabel 1] Kondisi geografis dan topografis Kecamatan Tasik Putri Puyu rata-rata berupa daratan dan permukaan jalannya berupa bebatuan, tanah, dan pasir batu. Kondisi geografis dan topografis Desa Putri Payuberupa daratan dan permukaan jalannya bersifat tanah yang belum mengalami perubahan. Ketika musim hujan, jalan menjadi rusak atau berlumpur, dan pada musim panas jalan menjadi berdebu sehingga dapat menyebabkan pernapasan terganggu. Dengan kondisi geografis dan topografis tersebut, serta jumlah desa sebanyak 10, Kecamatan Tasik Putri Puyu memiliki jumlah penduduk yang banyak. Jumlah penduduk Kecamatan Tasik Putri Puyu pada tahun 2013 adalah 16.442 jiwa dengan jumlah laki-laki sebanyak 8.421 jiwa dan perempuan sebanyak 8.021 jiwa. Jumlah kepala keluarga di Kecamatan Tasik Putri Puyu diperkirakan sekitar 3.732 KK. Ratarata jumlah kepadatan penduduk sebanyak 30 jiwa per kilometer persegi. Desa terpadat adalah Desa Bandul sebanyak 124 jiwa per kilometer persegi, sedangkan de sa dengan jumlah kepadatan terkecil adalah Desa Putri Puyu dan Desa Tanjung Padang sebanyak 15 jiwa per kilometer persegi. [Tabel 2] Manakah simpulan yang paling sesuai dari paragraf kedua? A. Wilayah yang terdekat dengan desa dapat dijangkau dengan kendaraan I aut. B. Kecamatan Tasik Putri Puyu jaraknya jauh dari Kabupaten Bengkalis dan perjalanan ke sana menggunakan perahu motor. C. Batas wilayah pada peta dapat mempermudah seseorang untuk mengetahui posisinya ketika akan pergi ke daerah lain. D. Penduduk Kabupaten Bengkalis menggunakan sampan untuk sampai ke wilayah lain. E. Penduduk Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kabupaten Bengkalis sering berkunjung karena jaraknya dekat.

10

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 1 - 5. 1) Cyberbullying merupakan salah satu jenis bentuk bullying yang dilakukan di dunia maya atau dunia cyber. lstilah tersebut pertama kali dikenalkan oleh Bill Belsey dari Kanada dan istilah ini berkembang begitu cepat hingga sekarang. Cyberbully merupakan tindakan kekerasan kepada orang lain dengan cara mem-posting kata-kata atau gambar dengan memanfaatkan media komunikasi di internet atau teknologi digital lainnya. Media yang digunakan bisa saja berupa sms, e-mail, facebook, twitter, chatroom dan sebagainya, baik melalui menggunakan kom puter, ponsel, atau piranti gawai lainnya. 2) Tujuan cyberbullying secara umum sama dengan bullying dalam dunia nyata. Timbulnya perasaan takut, tertekan, tertindas, sakit hati, minder, hina, dan perasaan buruk lainnya pada diri korban adalah harapan dari para pelaku bully. Pelaku cyberbulling akan merasa tercapai tujuannya apabila korban tidak berdaya, tersiksa, terpojok, dan terpuruk sehingga mudah untuk dikuasai, dipermainkan, atau dikontrol. 3) Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang melakukan cyberbullying. Ada yang melakukannya sebagai bentuk serangan atau balasan terhadap seseorang yang berkonflik dengan dirinya atau ungkapan kekesalan, kemarahan, tidak suka terhadap pihak tertentu atau frustrasi terhadap situasi tidak menyenangkan yang dihadapinya. Namun, ada juga yang dilakukan sekadar sebagai bentuk keisengan karena pelaku tidak punya pekerjaan. 4) Pelaku cyberbullying bisa siapa saja, belum tentu orang yang punya kekuatan atau seorang raja dalam suatu kelompok sosial. Bahkan bisa jadi, pelaku adalah orang-orang yang di kehidupan nyatanya termasuk golongan 'tidak dianggap' dan sama sekali tidak punya kekuatan pendukung. Mereka yang melakukan cyberbully bertujuan untuk merasakan sensasi bagaimana menjadi 'seorang yang berkuasa' yang ditakuti dan dituruti keinginannya. 5) Cyberbullying bukan hanya momok yang menakutkan bagi anak-anak atau siswa di sekolah karena bisa dialami siapa pun tanpa memandang latar belakang status sosial. Seorang anak politikus terkemuka yang berstatus mahasiswa pernah menjadi bulan-bulanan di media sosial karena nada surat terbukanya terhadap seorang capres yang dianggap kontroversial. Hal serupa pernah dialami seorang anak artis top. Ia juga di-bully habis-habisan karena komentarnya yang dianggap melawan arus oleh para warganet. 6) Hal yang sangat membahayakan dari cyberbully adalah pelaku bisa merasa aman dan terlindung dibalik anonimitas. Untuk menyembunyikan diri, pelaku kadang menggunakan akun media sosial orang lain ketika melakukan aksinya. Terbayangkan, ketika seseorang sudah berpikir 'ah nggak ada yang tau ini', maka dia bisa melakukan berbagai kekerasan hingga di luar batas kemanusiaan. 7) Supaya terhindar dari risiko tindakan cyberbully, maka kita harus hati-hati ketika membuat statement di media yang dapat memancing sentimen publik. Jangan sembarang meng-upload atau mengirim foto pribadi ke jejaring sosial, karena dengan adanya internet, foto dapat dengan mudah tersebar kemana-mana. Selain itu, kita harus bisa menjaga kerahasiaan akun pribadi. Meskipun kepada orang terdekat, jangan sekali-sekali kita memberi password akun media sosial kita. (Diolah dari berbagai sumber) 1. Teks di atas diklasifikasikan sebagai teks eksplanasi karena .... a. Melaporkan hasil pengamatan suatu kejadian di masyarakat. b. Menjelaskan alasan dan proses terjadinya suatu fenomena. c. Menyampaikan gagasan dan pemikiran penulis terhadap suatu masalah. d. Menyampaikan langkah-langkah pembuatan sesuatu. e. Menceritakan suatu kisah hidup secara singkat.

178

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan