Syaza N
10 Maret 2026 01:52
Iklan
Syaza N
10 Maret 2026 01:52
Pertanyaan
apa macam macam majas dalam bahasa Indonesia
3
2
Iklan
Yusri H
10 Maret 2026 02:26
Majas ini digunakan untuk membandingkan satu hal dengan hal lainnya agar mendapatkan kesan tertentu.
Personifikasi: Memberikan sifat manusia pada benda mati.
Contoh: "Angin malam membisikkan rahasia di telingaku."
Metafora: Membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata penghubung (menggunakan kiasan).
Contoh: “Perpustakaan adalah gudang ilmu.”
Asosiasi (Simile): Membandingkan dua hal yang berbeda namun dianggap sama, biasanya menggunakan kata seperti, bagai, bak .
Contoh: "Wajahnya pucat bak mayat."
Hiperbola: Mengungkapkan sesuatu secara berlebihan hingga tidak masuk akal.
Contoh: "Suaranya menggelegar membelah angkasa."
Digunakan untuk menyindir seseorang atau keadaan, mulai dari yang halus sampai yang kasar.
Ironi: Sindiran halus dengan menyatakan hal yang sebaliknya.
Contoh: "Rajin sekali kamu, jam 10 siang baru bangun tidur."
Sarkasme: Sindiran yang kasar dan langsung menyentuh perasaan.
Contoh: "Dasar otak udang, masalah ini saja tidak bisa."
Sinisme: Sindiran yang lebih kasar dari ironi, berupa cemoohan atas ide atau niat.
Contoh: "Untuk apa kau sekolah tinggi-tinggi kalau ujung-ujungnya jadi penipu?"
Digunakan untuk memperkuat maksud atau memberikan penekanan pada suatu pernyataan.
Pleonasme : Menggunakan kata-kata yang maknanya sama sehingga terkesan tidak hemat, namun tujuannya menegaskan.
Contoh: "Dia naik ke atas untuk mengambil buku."
Pengulangan: Pengulangan kata, frase, atau klausa yang sama.
Contoh: Cinta itu sabar, cinta itu murah hati, cinta itu memaafkan.
Aliterasi: Pengulangan bunyi konsonan yang sama di awal kata.
Contoh: “ D ara d atang d ari d esa.”
Digunakan untuk menggambarkan dua hal yang saling berlawanan atau kontras.
Antitesis: Menggunakan pasangan kata yang berlawanan makna.
Contoh: “Tua muda, kaya miskin, semuanya punya hak yang sama.”
Paradoks: Pernyataan yang terlihat bertentangan dengan fakta, namun sebenarnya mengandung kebenaran.
Contoh: “Aku merasa sama di tengah keramaian kota ini.”
Litotes: Merendahkan diri padahal kenyataannya sebaliknya (kebalikan hiperbola).
Contoh: "Mampirlah ke gubuk reotku ini" (padahal rumahnya mewah).
Coba tanyakan sama gurumu, " Semasa kecil dimarahi ibu, sekolah di marahi guru, kerja di marahi atasan dan menikah di marahi istri" itu termasuk majas apa?
· 0.0 (0)
Iklan
Adhani A
10 Maret 2026 02:35
majas perbandinga
1. majas metafora
2. majas personifikasi
3.majas asosiasi
4.majas hiperbola
5.majas alegori
Majas pertentangan
1.majas paradoks
2.majas antitensis
3.majas anakronis
Majas sindiran
1. Ironi
2.sarkasme
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!