Nazmia N

Ditanya 3 hari yang lalu

Iklan

Nazmia N

Ditanya 3 hari yang lalu

Pertanyaan

ak gtw

ak gtw

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

08

:

02

:

57

Klaim

5

1


Iklan

Abdurroheem S

Dijawab 2 hari yang lalu

<p>Berikut adalah jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan dalam gambar tersebut:</p><p><strong>1. Manfaat Utama Perdagangan Internasional bagi Indonesia</strong></p><ul><li><strong>Meningkatkan Devisa Negara:</strong> Melalui ekspor sumber daya alam (seperti batu bara, sawit) dan produk manufaktur, Indonesia memperoleh mata uang asing yang memperkuat cadangan devisa.</li><li><strong>Memperluas Lapangan Kerja:</strong> Permintaan dari luar negeri mendorong produksi dalam negeri meningkat, sehingga menciptakan lebih banyak lowongan pekerjaan di berbagai sektor industri.</li><li><strong>Transfer Teknologi dan Ilmu Pengetahuan:</strong> Perdagangan memungkinkan masuknya barang-barang modal dan mesin canggih serta pengetahuan teknis dari negara maju untuk mempercepat modernisasi industri nasional.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Faktor Pendorong Integrasi Sosial di Indonesia</strong></p><p>Berdasarkan materi sosiologi umum, faktor pendorongnya meliputi:</p><ul><li><strong>Toleransi:</strong> Sikap saling menghargai perbedaan kebudayaan.</li><li><strong>Perkawinan Campuran (Amalgamasi):</strong> Penyatuan dua keluarga dari latar belakang berbeda.</li><li><strong>Adanya Musuh Bersama dari Luar:</strong> Memperkuat rasa persatuan nasional.</li><li><strong>Persamaan dalam Unsur Kebudayaan:</strong> Memudahkan proses adaptasi antar kelompok.</li><li><strong>Sikap Terbuka dari Golongan Berkuasa:</strong> Memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Kebijakan Tarif dan Kuota Impor</strong></p><ul><li><strong>Kebijakan Tarif:</strong> Pembebanan pajak terhadap barang-barang yang melintasi daerah pabean (masuk ke dalam negeri). Tujuannya adalah meningkatkan harga barang impor agar produksi dalam negeri dapat bersaing.</li><li><strong>Kuota Impor:</strong> Kebijakan yang menetapkan batas maksimal jumlah (unit atau berat) suatu barang yang boleh diimpor dalam jangka waktu tertentu untuk melindungi produsen domestik dari banjirnya barang luar negeri.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>4. Perbedaan Integrasi Normatif, Fungsional, dan Koersif</strong></p><ul><li><strong>Integrasi Normatif:</strong> Terbentuk berdasarkan norma-norma yang berlaku di masyarakat.<ul><li><i>Contoh:</i> Semboyan <strong>Bhinneka Tunggal Ika</strong> yang menyatukan masyarakat Indonesia yang berbeda suku dan agama.</li></ul></li><li><strong>Integrasi Fungsional:</strong> Terbentuk karena adanya ketergantungan atau fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.<ul><li><i>Contoh:</i> Integrasi antara suku Bugis (pelaut/pedagang) dan suku Jawa (petani) yang saling membutuhkan hasil produksi masing-masing.</li></ul></li><li><strong>Integrasi Koersif:</strong> Terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki penguasa dengan menggunakan cara paksa (kekerasan/tekanan).<ul><li><i>Contoh:</i> Pembubaran paksa demonstrasi yang anarkis oleh pihak kepolisian demi menjaga ketertiban.</li></ul></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Pengertian Kegiatan Ekspor dan Impor</strong></p><ul><li><strong>Ekspor:</strong> Kegiatan menjual barang atau jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Pelakunya disebut <strong>eksportir</strong>.</li><li><strong>Impor:</strong> Kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri untuk dibawa masuk ke dalam negeri. Pelakunya disebut <strong>importir</strong>.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><ul>&nbsp;</ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Berikut adalah jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan dalam gambar tersebut:

1. Manfaat Utama Perdagangan Internasional bagi Indonesia

  • Meningkatkan Devisa Negara: Melalui ekspor sumber daya alam (seperti batu bara, sawit) dan produk manufaktur, Indonesia memperoleh mata uang asing yang memperkuat cadangan devisa.
  • Memperluas Lapangan Kerja: Permintaan dari luar negeri mendorong produksi dalam negeri meningkat, sehingga menciptakan lebih banyak lowongan pekerjaan di berbagai sektor industri.
  • Transfer Teknologi dan Ilmu Pengetahuan: Perdagangan memungkinkan masuknya barang-barang modal dan mesin canggih serta pengetahuan teknis dari negara maju untuk mempercepat modernisasi industri nasional.

 

2. Faktor Pendorong Integrasi Sosial di Indonesia

Berdasarkan materi sosiologi umum, faktor pendorongnya meliputi:

  • Toleransi: Sikap saling menghargai perbedaan kebudayaan.
  • Perkawinan Campuran (Amalgamasi): Penyatuan dua keluarga dari latar belakang berbeda.
  • Adanya Musuh Bersama dari Luar: Memperkuat rasa persatuan nasional.
  • Persamaan dalam Unsur Kebudayaan: Memudahkan proses adaptasi antar kelompok.
  • Sikap Terbuka dari Golongan Berkuasa: Memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara.

 

3. Kebijakan Tarif dan Kuota Impor

  • Kebijakan Tarif: Pembebanan pajak terhadap barang-barang yang melintasi daerah pabean (masuk ke dalam negeri). Tujuannya adalah meningkatkan harga barang impor agar produksi dalam negeri dapat bersaing.
  • Kuota Impor: Kebijakan yang menetapkan batas maksimal jumlah (unit atau berat) suatu barang yang boleh diimpor dalam jangka waktu tertentu untuk melindungi produsen domestik dari banjirnya barang luar negeri.

 

4. Perbedaan Integrasi Normatif, Fungsional, dan Koersif

  • Integrasi Normatif: Terbentuk berdasarkan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
    • Contoh: Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menyatukan masyarakat Indonesia yang berbeda suku dan agama.
  • Integrasi Fungsional: Terbentuk karena adanya ketergantungan atau fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.
    • Contoh: Integrasi antara suku Bugis (pelaut/pedagang) dan suku Jawa (petani) yang saling membutuhkan hasil produksi masing-masing.
  • Integrasi Koersif: Terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki penguasa dengan menggunakan cara paksa (kekerasan/tekanan).
    • Contoh: Pembubaran paksa demonstrasi yang anarkis oleh pihak kepolisian demi menjaga ketertiban.

 

5. Pengertian Kegiatan Ekspor dan Impor

  • Ekspor: Kegiatan menjual barang atau jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Pelakunya disebut eksportir.
  • Impor: Kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri untuk dibawa masuk ke dalam negeri. Pelakunya disebut importir.

 

 

 

 

 

 

 

 

     

 

 


Nazmia N

Dijawab sehari yang lalu

Terimakasiihh

Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

tolong jawab pls

17

5.0

Jawaban terverifikasi