Walles P

17 November 2021 07:08

Iklan

Walles P

17 November 2021 07:08

Pertanyaan

Adalah di negeri Dastawand seorang bapa yang telah tua mempunyai anak laki-laki tiga orang. Ketiga anak itu tiada lain kerjanya sehari- hari, melainkan menghabiskan harta ayahnya Suatu hari bernasihatlah orang tua itu kepada pada jalan yang tiada berfaedah semata-mata. "Hai anakku," katanya, "manusia mencari tiga perkara dengan mempergunakan empat perkara jadi perkakas. Tiga yang dicarinya itu ialah rezeki yang murah, darajat yang mulia, dan perbekalan untuk di akhirat. Dan empat yang jadi perkakas untuk pencarinya ialah pandai mencari harta, pandai memeliharakannya, pandai menjalankannya dan pandai membelanjakannya di tempat yang berfaedah, umpama menolong kaum kerabat, melapangi sanak saudara. Barangsiapa menyia-nyiakan salah satu daripada empat perkara itu, tiadalah maksudnya akan tercapai selama-lamanya. Orang yang tiada pandai mencari tentulah tiada akan berharta. Pandai mencari tetap tiada pandai menyimpan, tentu hartanya itu segera habis dan ia jadi fakir. Pandai pula menyimpan, tetapi tiada pandai menjalankannya, tentu akan habis juga hartanya, sekalipun dengan berdikit- dikit. Celak mata, sekalipun yang diambil hanya abunya, lama-kelamaan habis juga. Pandai menjalankannya tetapi tiada pandal membelanjakannya pada barang yang berguna dan perlu, samalah keadaan dengan orang fakir yang tiada berharta. Janganlah disangka, bahwa harta yang tiada dibelanja-belanjakan akan kekal terpelihara selama-lamanya. Banyak jalan di luar kuasa manusia mengelakkannya yang akan memusuhkan harta itu. Air yang tergenang pada suatu tempat, jika tiada diberi jalan tempat mengalir, akan dapat tidak tempat itu dipecahkannya dan air terbuang percuma." Mendengar nasihat orang tua itu, barulah ketiga anak tadi insaf, dan sejak itu berubahlah kelakuannya. Masing-masing mulai rajin berusaha mencari nafkah hidupnya, pandai hidup berdikit- dikit, dan gemar pula menyimpan untuk hari tua. 4.Apa isi kutipan hiakyat tersebut?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

54

:

43

Klaim

15

5

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rizky

18 November 2021 06:46

Jawaban terverifikasi

Hai, Walles P. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya :) Jawaban untuk soal ini adalah "Sosok orang tua yang menasihati anak-anaknya agar mencari tiga hal, yaitu kemudahan rezeki , jabatan yang mulia, dan amal ibadah dengan menggunakan empat hal, yaitu pandai mencari harta, pandai berhemat, pandai menjalankannya, dan pandai membelanjakannya di tempat yang bermanfaat." Mari kita simak penjelasan berikut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hikayat adalah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta. Hikayat memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1. berkembang secara lisan 2. nama pengarang tidak diketahui atau anonim 3. bercerita tentang kehidupan anggota kerajaan atau kaum bangsawan atau disebut istanasentris 4. menampilkan peristiwa mustahil 5. menggunakan kata arkais 6. tokoh diceritakan memiliki kesaktian 7. mengandung amanat Pada kutipan hikayat tersebut terdapat kalimat: 1. Suatu hari bernasihatlah orang tua itu kepada pada jalan yang tiada berfaedah semata-mata. 2. "Hai anakku," katanya, "manusia mencari tiga perkara dengan mempergunakan empat perkara jadi perkakas. 3. Tiga yang dicarinya itu ialah rezeki yang murah, darajat yang mulia, dan perbekalan untuk di akhirat. 4. Dan empat yang jadi perkakas untuk pencarinya ialah pandai mencari harta, pandai memeliharakannya, pandai menjalankannya dan pandai membelanjakannya di tempat yang berfaedah, umpama menolong kaum kerabat, melapangi sanak saudara. Berdasarkan keempat kalimat tersebut, kita dapat mengetahui sosok orang tua yang menasihati anak-anaknya agar mencari tiga hal, yaitu kemudahan rezeki , jabatan yang mulia, dan amal ibadah dengan menggunakan empat hal, yaitu pandai mencari harta, pandai berhemat, pandai menjalankannya, dan pandai membelanjakannya di tempat yang bermanfaat. Dengan demikian, isi kutipan hikayat tersebut adalah "sosok orang tua yang menasihati anak-anaknya agar mencari tiga hal, yaitu kemudahan rezeki , jabatan yang mulia, dan amal ibadah dengan menggunakan empat hal, yaitu pandai mencari harta, pandai berhemat, pandai menjalankannya, dan pandai membelanjakannya di tempat yang bermanfaat." Semoga membantu ya :)


Iklan

Hardiansyah I

19 Oktober 2022 12:03

Kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 3-5 Adalah di negeri Dastawand seorang bapa yang telah tua mempunyai anak laki-laki tiga orang Ketiga anak itu tiada lain kerjanya sehari han, melainkan menghabiskan harta ayahnya pada jalan yang tiada berfaedah semata-mata. Suatu han bernasihatlah orang tua itu kepada anak-anaknya itu. "Hai anakku" katanya. "manusia mencar tiga perkara dengan mempergunakan empat perkara jadi perkakas Tiga yang dicarinya itu ialah rezeki yang murah, darajat yang mulia, dan perbekalan untuk di akhirat, Dan empat yang jadi perkakas untuk pencarinya ialah pandai mencari harta, pandai memeliharakannya, pandai menjalankannya dan pandai membelanjakannya di tempat yang berfaedah, umpama menolong itu dipecahkannya dan air terbuang percuma." kaum kerabat, melapangi sanak saudara Barangsiapa menyia-nyiakan salah salu daripada empat perkara itu, tiadalah maksudnya akan tercapai selama-lamanya. Orang yang tiada pandai mencari, tentulah tiada akan berharta. Pandai mencari tetap tiada pandai menyimpan, tentu hartanya itu segera habis dan ia jadi fakir. Pandai pula menyimpan, tetapi fiada pandai menjalankannya tentu akan habis juga hartanya, sekalipun dengan berdikit dikit Celak mata, sekalipun yang diambil hanya abunya, lama-kelamaan habis juga Pandai menjalankannya tetapi tiada pandai membelanjakannya pada barang yang berguna dan perlu, samalah keadaan dengan orang fakir yang tiada berharta. Janganlah disangka, bahwa harta yang tiada dibelanja-belanjakan akan kekal terpelihara selama-lamanya. Banyak jalan di luar kuasa manusia mengelakkannya yang akan memusuhkan harta itu. Air yang tergenang pada suatu tempat, jika tiada diberi jalan tempat mengalir, akan dapat tidak tempat Mendengar nasihat orang tua itu, barulah ketiga anak tadi insaf, dan sejak itu berubahlah kelakuannya. Masing-masing mulai rajin berusaha mencari nafkah hidupnya, pandai hidup berdikit dikit, dan gemar pula menyimpan untuk hari tua. 5.Bagaimana akhir kisah yang terjadi dalam kutipan hikayat tersebut?


Ganda P

08 November 2022 15:25

Apa saja nilai kehidupan di cerita tersebut


Lia F

12 Februari 2023 12:13

Bagaimana akhir kisah yang terjadi dalam kutipan hikayat tersebut


Sarii R

08 November 2023 02:05

Bagaimana akhir kisah yang terjadi dalam kutipan hikayat tersebut


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

65

0.0

Jawaban terverifikasi