Arjuna A

15 Agustus 2022 07:08

Iklan

Arjuna A

15 Agustus 2022 07:08

Pertanyaan

7. Identifikasi jenis majas yang dikandung oleh kalimat-kalimat yang diambil dari novel"Sang Pemimpi" berikut ini! a. Kami bertiga baru saja berlari semburat, pontang panting lupa diri karena dikejar-kejar seorang tokoh paling antagonis..

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

43

:

51

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Avivah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

27 September 2022 13:02

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah majas hiperbola.</p><p>&nbsp;</p><p>Majas atau kiasan adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu agar terlihat lebih hidup dan menarik. Kalimat yang terkandung dalam sebuah novel terkadang diselipkan kalimat majas untuk menarik minat pembaca. Salah satu kalimat dalam novel "Sang Pemimpi" adalah "Kami bertiga baru saja berlari semburat, pontang-panting lupa diri karena dikejar-kejar seorang tokoh paling antagonis".</p><p>&nbsp;</p><p>Jenis majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah majas hiperbola. Majas hiperbola digunakan untuk mengungkapkan sesuatu menjadi berlebihan untuk menekan, memperhebat, dan memberikan kesan yang berlebih akan sesuatu yang dialami. Kata yang tergolong dilebih-lebihkan yaitu "<i>pontang-panting lupa diri</i>".&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Maka, dapat disimpulkan bahwa jenis majas yang dikandung oleh kalimat dalam novel "Sang Pemimpi" di atas adalah majas hiperbola.</p>

Jawaban yang tepat adalah majas hiperbola.

 

Majas atau kiasan adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu agar terlihat lebih hidup dan menarik. Kalimat yang terkandung dalam sebuah novel terkadang diselipkan kalimat majas untuk menarik minat pembaca. Salah satu kalimat dalam novel "Sang Pemimpi" adalah "Kami bertiga baru saja berlari semburat, pontang-panting lupa diri karena dikejar-kejar seorang tokoh paling antagonis".

 

Jenis majas yang digunakan dalam kalimat di atas adalah majas hiperbola. Majas hiperbola digunakan untuk mengungkapkan sesuatu menjadi berlebihan untuk menekan, memperhebat, dan memberikan kesan yang berlebih akan sesuatu yang dialami. Kata yang tergolong dilebih-lebihkan yaitu "pontang-panting lupa diri". 

 

Maka, dapat disimpulkan bahwa jenis majas yang dikandung oleh kalimat dalam novel "Sang Pemimpi" di atas adalah majas hiperbola.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi