Nur A

22 Februari 2022 04:11

Iklan

Nur A

22 Februari 2022 04:11

Pertanyaan

5. Cermatilah kutipan novel berikut! Pak Kepala Kanwil berkata dengan pelan dan pasti, namun cukup menusuk perasaan Setyani. Sosok pemimpin yang tegas dan kaku menurut Setyani itu, berulang kali mengucapkan kata-kata mutiara yang menyebalkan. Hati Setyani berletupan. “Ya, Bapak tidak mengalami sih, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaimana sikap Bapak? Bagaimana perasaan Bapak? Memang benar sebagai seorang pemimpin Bapak bersikap tegas. Tetapi, apakah tidak ada pertimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi. Mengapa Bapak tidak menelusuri, mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya menyapu bersih, mengambil permukaannya saja, tanpa mengikutsertakan perasaan. Yang ini telah dilupakan Bapak. Bukankah Bapak juga sebagai kepala rumah tangga yang dalam kesehariannya juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pemimpin yang wibawa dan tegas. Tetapi, apakah salah jika dalam mengambil keputusan dan mengeluarkan dogma, Bapak mengikutsertakan sisi lain sebagai pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya. (Sebuah Ultimatum, Susi Purwani) Pesan moral yang terkandung dalam penggalan novel tersebut adalah . . . A. pemimpin yang baik mengambil keputusan secara tegas dan mempertimbangkan kemanusiaan. B. sikap tegas dan wibawa pemimpin kepada bawahannya tanpa pilih kasih atau adil. C. kesulitan seseorang dalam mengambil keputusan yang terbaik karena mempertimbangkan keadilan. D. kepedulian pemimpin terhadap masalah tugas dan keluarga yang kedua hal tersebut sama beratnya. E. risiko seorang pegawai dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anak buah.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

29

:

03

Klaim

13

5

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Gustiraja

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

24 Februari 2022 04:52

Jawaban terverifikasi

Halo, Nur A. Terima kasih telah bertanya kepada Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Jawaban atas pertanyaan di atas adalah A. Untuk menjawab soal di atas, simak penjelasan berikut. Novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat pelaku. Novel memiliki pesan moral yang berisi pesan yang terkandung dalam cerita tersebut yang dapat memberikan pembelajaran kepada pembaca. Pesan moral dapat disampaikan melalui tersirat (impilisit) yang tidak tertulis pada teks drama. Selain itu, pesan moral juga dapat disampaikan secara tersurat (eksplisit) yang langsung dapat diperoleh setelah membaca teks drama. Pada teks di atas, konflik disampaikan secara tersurat. Hal ini ditandai pada kutipan berikut " “Ya, Bapak tidak mengalami sih, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaimana sikap Bapak? Bagaimana perasaan Bapak? Memang benar sebagai seorang pemimpin Bapak bersikap tegas. Tetapi, apakah tidak ada pertimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi. Mengapa Bapak tidak menelusuri, mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya menyapu bersih, mengambil permukaannya saja, tanpa mengikutsertakan perasaan. Yang ini telah dilupakan Bapak. Bukankah Bapak juga sebagai kepala rumah tangga yang dalam kesehariannya juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pemimpin yang wibawa dan tegas. Tetapi, apakah salah jika dalam mengambil keputusan dan mengeluarkan dogma, Bapak mengikutsertakan sisi lain sebagai pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya." Kutipan tersebut berisi Setyani yang meminta Pak Kanwil agar mengambil keputusan harus tegas, tetapi juga perlu mempertimbangkan sisi kemanusiaan. Dengan demikian, jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah A. Semoga membantu, ya.


Iklan

Hari L

25 Oktober 2022 01:18

Pak Kepala Kanwil berkata dengan pelan dan pasti, namun cukup menusuk perasaan Setyani. Sosok pemimpin yang tegas dan kaku menurut Setyani itu berulang kali mengucapkan kata-kata mutiara yang menyebalkan. Hati Setya berletupan. “Ya, Bapak tidak mengalami sih, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaimana sikap Bapak ? Bagaimana perasaan Bapak?Memang benar sebagai pemimpin Bapak bersikap tegas, tetapi, apakah tidak ada pertimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi. Mengapa Bapak tidak menelusur, mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya mengambil bersih, mengambil permukaannya saja, tanpa mengikutsertakan perasaan. Yang ini telah dilupakan Bapak juga dalam sebagai kepala rumah tangga yang dalam kesehariannya juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pemimpin yang wibawa dan tegas. Tetapi apakah salah jika mengambil keputusan dan mengeluarkan dogma, Bapak mengikutsertakan sisi lain sebagai bahan pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya. Amanat yang diungkapkan dalam penggalan cerpen tersebut adalah. . . .


Hari L

25 Oktober 2022 01:19

Buku ini berjudul Matematika Aplikasi yang diperuntuhkan untuk SMA dan MA Kelas XII program studi ilmu alam, supaya dapat dipelajari sebagai sumber pengetahuan dan siswa dapat mendalami pelajaran matematika secara luas. Buku ini ditulis oleh Pesta E. S. dan Cecep Anwar H, F, S dimana dalam buku ini siswa dapat belajar aktif melalui aktivitas di kelas, gamemath dan siapa berani. Buku ini tergolong buku pelajaran yang materinya disajikan dengan bahasa yang lugas dan ilustrasi yang menarik. Buku ini berbalur ungkapan santun dengan bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahamioleh siswa. Selain itu, buku ini juga didukung dengan tampilan tata letak yang baik, desain dan ilustrasi yang menarik dengan memperhatikan tingkat pemahaman siswa. Kutipan buku nonfiksi tersebut memaparkan tentang ….


SITI A

20 Maret 2024 06:13

Berikut ini beberapa cara mengungkapkan isi teks editorial: (1) Memilih topik terbaru dan yang sedang menjadi perdebatan masyarakat umum (2) Mengumpulkan data dari sumber resmi yang bernilai benar (3) Membuat argumen untuk meyakinkan pembaca (4) Memasukkan opini dari tokoh-tokoh terkenal (5) Menyatakan saran atau solusi untuk masalah yang ada (6) Memeriksa struktur penulisan dan gaya bahasa yang dipilih Setelah membaca dan memahami teks, Manakah di antara pernyataan di atas yang tepat dalam megungkapkan isi teks editorial? berilah tanda centang (√) pada kolom jawaban yang tersedia. Jawaban lebih dari 1


SITI A

20 Maret 2024 06:15

(1) Ayah melempaskan kami seperti takkan melihat kami lagi. (2) Bagi beliau, Eropa tak terbayangkan jauhnya. (3) Ayahku yang pendiam, tak pernah sekolah, puluhan tahun menjadi kuli tambang. (4) Paru-parunya disesaki gas beracun, napasnya berat, tubuhnya keras seperti kayu. (5) Ia menatap kami seakan kami bertanya yang paling berharga, seakan Eropa merampas kami darinya. (6) Air matanya pelan, aku memeluk ayahku, ayah yang aku cintai melebihi apa pun, tangannya yang kaku merengkuhku.(7) Pesawat kecil itu terangkat, dari jendela kulihat ayahku melambai-lambai dengan sapu tangan yang dulu dipakainya untuk mengikat kakiku pada tuas sepeda forefernya supaya kakiku tak terjerat jari-jari ban. (8) Aku tahu aku akan meridukan laki-laki pendiam itu, kuliat lambaiannya sampai jauh hingga tak nampak lagi, aku tersedu-sedu. Pendeskripsian watak tokoh ayah juga seorang pendiam dalam kutipan novel tersebut


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi