Anji V

10 Maret 2022 07:16

Iklan

Anji V

10 Maret 2022 07:16

Pertanyaan

41. Cermatilah puisi karya W.S. Rendra Betapa dinginnya air sungai Dinginnya! Dinginnya! Betapa dinginnya daging duka Yang membaluti tulang-tulangku Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ... a. Penglihatan b. Perabaan c. Pendengaran d. Penciuman

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

58

:

14

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Subakti

Mahasiswa/Alumni Universitas Terbuka

21 Juli 2022 10:43

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah b. Perabaan. Untuk memahami jawaban tersebut, perhatikan pembahasan berikut. Citraan dalam syair ataupun kerap diucap dengan imaji merupakan cerminan angan (abstrak) yang didatangkan jadi suatu yang konkrit dalam aturan perkata syair. Secara umum citraan dapat dikelompokkan menjadi tujuh macam, yaitu: 1) Citraan penglihatan, yang dihasilkan dengan memberi rangsangan indera penglihatan sehingga hal-hal yang tidak terlihat seolah-olah kelihatan. 2) Citraan pendengaran, yang dihasilkan dengan menyebut atau menguraikan bunyi suara. 3) Citraan penciuman, yaitu berhubungan dengan kesan atau gambaran yang dihasilkan oleh indera penciuman. 4) Citraan pencecapan, yaitu berhubungan dengan kesan atau gambaran yang berhubungan dengan indera pengecapan. 5) Citraan rabaan, yaitu citraan yang berhubungan dengan rangsangan-rangsangan kepada perasaan atau sentuhan. 6) Citraan pikiran/intelektual, yaitu citraan yang dihasilkan oleh pikiran. 7) Citraan gerak, yaitu citraan yang dihasilkan dengan memvisualkan sesutau yang tidak bergerak menjadi bergera. Citraan yang dihasilkan oleh puisi tersebut adalah citraan perabaan. Berdasarkan kutipan: Betapa dinginnya air sungai Dinginnya! Dinginnya! Betapa dinginnya daging duka Yang membaluti tulang-tulangku Beberapa larik puisi tersebut menunjukkan adanya citraan perabaan berupa menguraikan adanya rangsangan terhadap sentuhan pada tubuh yang disebutkan dalam kata "dinginnya" pada larik pertama dan kedua. Begitu pun dalam larik ketiga dan keempat terdapat kata dnginnya daging duka yang membalut tulang memberikan rangsangan kepada perasaan. Dengan demikian jawaban yang tepat yaitu b. Perabaan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi