Anji V

30 Oktober 2022 03:00

Iklan

Anji V

30 Oktober 2022 03:00

Pertanyaan

4. Bacalah kutipan teks anekdot berikut. Dodi datang bertandang kepada sepupunya yang bemama Allan, ia berdomisili di sebuah kota. Suatu pagi yang lengang Dodi diajak cari sarapan, mereka naik mobil, tentu Allan yang menyetir. Di perempatan jalan lampu merah menyala, tapi Allan melaju terus. Karena itu, Dodi menegor sepupunya itu. Dodi : Lampu merah, mengapa engkau melaju-terus? Allan : Tenang saja, di Negeri ini aku bisa bikin undang-undang kok!, jawabnya santai. Dodi : Bagaimana bisa? Bukankah yang membuat undang-undang itu DPR plus Pemerintah? Allan : (Meminggirkan mobilnya) Dodi : Mengapa minggir? Allan : Mau menjawab pertanyaanmu! Jawabnya ketus. Dodi : Mengapa harus minggir? Allan : (Mobil dihentikan, lalu dirogoh saku celananya serta diambil dompetnya yang tebal itu dan ditaruhnya di depan Dodi seraya berkata: Ini jawabannya! SambiI menancapkan gas. Dodi : Oh! Interpretasi kutipan teks anekdot tersebut adalah . . . A. Pelanggar lalu lintas. B. Pembuat undang-undang adalah DPR. C. Banyaknya oknum yang tidak mau disalahkan akibat tindakan teledornya. D. Allan menyogok oknum berwajib di jalan. E. Menggambarkan betapa hukum dan undang-undang dapat dibeli.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

30

:

39

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

08 Desember 2022 04:31

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah E. Menggambarkan betapa hukum dan undang-undang dapat dibeli.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurut <i>Kamus Besar Bahasa Indonesia</i>, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Interpretasi menurut <i>Kamus Besar Bahasa Indonesia</i> adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada kutipan teks anekdot tersebut terdapat kalimat:</p><ul><li>"Allan : Tenang saja, di Negeri ini aku bisa bikin undang-undang kok!, jawabnya santai."</li><li>"Allan : (Mobil dihentikan, lalu dirogoh saku celananya serta diambil dompetnya yang tebal itu dan ditaruhnya di depan Dodi seraya berkata: Ini jawabannya! SambiI menancapkan gas."</li></ul><p>Interpretasi dari teks anekdot tersebut adalah menggambarkan betapa hukum dan undang-undang dapat dibeli.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</p>

Jawaban yang benar adalah E. Menggambarkan betapa hukum dan undang-undang dapat dibeli.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata. 

 

Interpretasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran.

 

Pada kutipan teks anekdot tersebut terdapat kalimat:

  • "Allan : Tenang saja, di Negeri ini aku bisa bikin undang-undang kok!, jawabnya santai."
  • "Allan : (Mobil dihentikan, lalu dirogoh saku celananya serta diambil dompetnya yang tebal itu dan ditaruhnya di depan Dodi seraya berkata: Ini jawabannya! SambiI menancapkan gas."

Interpretasi dari teks anekdot tersebut adalah menggambarkan betapa hukum dan undang-undang dapat dibeli.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

76

0.0

Jawaban terverifikasi