Riska Z

21 Januari 2024 08:10

Iklan

Iklan

Riska Z

21 Januari 2024 08:10

Pertanyaan

24. Pernyataan: 1. Reboisasi hutan di kawasan pegunungan 2. Pembuatan Sarana Outbond di hutan pinus. 3. Pengambulan getah karet sebagai bahan baku pembuatan ban 4. Pemanfaatan kayu dari hutan jati di pegunungan kapur utara untuk menunjang industri mabel di Jepara. 5. Perbaikan fasilitas di kawasan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya Berdasarkan pernyataan diatas manakah yang termasuk hubungan pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata.... A (1), (2), dan (3) B (1), (2), dan (4) C (1), (2), dan (5) D (2), (3), dan (5) E (3), (4), dan (5)


1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

14 Februari 2024 02:57

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya adalah C.</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasan:</p><ol><li>Reboisasi hutan di kawasan pegunungan dapat meningkatkan keberlanjutan hutan dan menciptakan area hutan yang menarik untuk pariwisata ekowisata.</li><li>Pembuatan sarana outbond di hutan pinus dapat menjadi daya tarik wisata alam dan petualangan.</li><li>Perbaikan fasilitas di kawasan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya dapat mendukung pariwisata alam dan rekreasi.</li></ol><p>Sementara itu, pernyataan (4) tentang pemanfaatan kayu dari hutan jati di pegunungan kapur utara untuk menunjang industri mebel di Jepara lebih berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya hutan untuk kebutuhan industri daripada pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata.</p>

jawabannya adalah C.

 

Penjelasan:

  1. Reboisasi hutan di kawasan pegunungan dapat meningkatkan keberlanjutan hutan dan menciptakan area hutan yang menarik untuk pariwisata ekowisata.
  2. Pembuatan sarana outbond di hutan pinus dapat menjadi daya tarik wisata alam dan petualangan.
  3. Perbaikan fasilitas di kawasan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya dapat mendukung pariwisata alam dan rekreasi.

Sementara itu, pernyataan (4) tentang pemanfaatan kayu dari hutan jati di pegunungan kapur utara untuk menunjang industri mebel di Jepara lebih berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya hutan untuk kebutuhan industri daripada pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata.


Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

15 Februari 2024 12:38

Jawaban terverifikasi

Pertanyaan ini berkaitan dengan topik geografi, khususnya tentang pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata. Dalam konteks ini, kita perlu memahami bahwa pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata melibatkan aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas hutan bagi wisatawan, sambil mempertahankan keberlanjutan lingkungan dan nilai-nilai ekologis hutan. Penjelasan: 1. Reboisasi hutan di kawasan pegunungan: Ini adalah upaya untuk memulihkan dan mempertahankan kesehatan hutan, yang penting untuk keberlanjutan lingkungan, tetapi tidak secara langsung terkait dengan pengembangan pariwisata. 2. Pembuatan Sarana Outbond di hutan pinus: Ini adalah contoh langsung dari pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata, karena melibatkan pembuatan fasilitas yang dirancang untuk menarik dan mengakomodasi wisatawan. 3. Pengambilan getah karet sebagai bahan baku pembuatan ban: Ini adalah contoh pemanfaatan hutan untuk tujuan industri, bukan pariwisata. 4. Pemanfaatan kayu dari hutan jati di pegunungan kapur utara untuk menunjang industri mabel di Jepara: Ini juga adalah contoh pemanfaatan hutan untuk tujuan industri, bukan pariwisata. 5. Perbaikan fasilitas di kawasan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya: Ini adalah contoh lain dari pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata, karena melibatkan peningkatan fasilitas yang ada untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Kesimpulan: Berdasarkan penjelasan di atas, pernyataan yang termasuk dalam hubungan pengembangan kawasan hutan untuk pariwisata adalah (2) Pembuatan Sarana Outbond di hutan pinus dan (5) Perbaikan fasilitas di kawasan bumi perkemahan di Taman Hutan Raya. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah C (1), (2), dan (5). Semoga penjelasan ini membantu Anda πŸ™‚


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

PEMBALAKAN LIAR Pembalakan liar atau penebangan liar (bahasa Inggris: ilegal logging) adalah kegiatan penebangan, pengangkutan, dan penjualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat. Walaupun angka penebangan liar yang pasti sulit didapatkan karena aktivitasnya yang tidak sah, beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah- wilayah daerah aliran Sungai Amazon, Afrika Tengah, Usia Tenggara, Rusia, dan beberapa Negara Balkan. Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia mengindikasikan bahwa sekitar 40 %dari seluruh kegiatan penebangan adalah liar, dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS. Studi yang lebih baru membandingkan penebangan sah dengan konsumsi domestik ditambah dengan ekspor mengindikasikan bahwa 88% dari seluruh kegiatan penebangan merupakan penebangan liar. Malaysia merupakan tempat transit utama produk kayu ilegal dari Indonesia. Dampak pembalakan liar ini sangat signifikan. Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukkan bahwa Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1,5 juta hektar setiap tahun. Hutan yang rusak dan tidak dapat berfungsi optimal telah mencapai 59,6 juta hektar dari 120,35 juta hektar kawasan hutan di Indonesia. Pertanyaan : 1. Tuliskan masalah yang ditanggapi dalam teks tersebut! 2. Tuliskan pendukung argumen adanya pembalakan liar yang tertulis pada teks tersebut! 3. Tuliskan dampak pembalakan liar bagi keadaan hutan di Indonesia! 4. Cermati paragraf pertama teks di atas! Tuliskan satu kalimat kompleks! 5. Cermati paragraf kedua teks tersebut! Tuliskan satu kalimat tunggal!

18

5.0

Jawaban terverifikasi