Arjuna A

09 Agustus 2022 13:30

Iklan

Arjuna A

09 Agustus 2022 13:30

Pertanyaan

2. Cermati puisi berikut. Kami yang kini terbaring antara KrawangBekasi tidak bisa teriak "Merdeka'' dan angkat senjata lagi. (dari "Krawang-Bekasi" karya Chairil Anwar) Bentuk cerpen dari kutipan puisi tersebut yang tepat adalah .. . A. Kami yang kini terbaring antara KrawangBekasi, tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi. B. Kami yang kini terbaring gugur di antara Krawang-Bekasi. Kami tidak bisa berteriak "Merdeka" dan mengangkat senjata lagi. Kami telah mati. C. Kami yang terbaring di Krawang-Bekasi, kami tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi. D. Kami terbaring di Krawang-Bekasi, kami tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi. E. Kami terbaring antara Krawang-Bekasi, tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

07

:

40

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rizky

29 September 2022 11:59

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah B.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut pembahasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Cerpen adalah cerita yang menurut wujuf fisiknya berbentuk pendek, sedangkan puisi adalah karya sastra yang di dalamnya terdapat irama, lirik, rima, dan ritme pada setiap barisnya.</p><p>Bentuk cerpen yang berasal dari puisi bisa dibuat seperti membuat parafrasa, yaitu dengan menambah kata-kata di sela-sela baris puisi sehingga bentuknya menjadi terurai. Hal itu sama dengan memprosakan puisi.</p><p>&nbsp;</p><p>Puisi tersebut membahas tentang perjuangan pahlawan di masa penjajahan. Baris puisi&nbsp;<i><strong>Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi&nbsp;</strong></i>memiliki arti pahlawan yang telah gugur di Krawang-Bekasi sudah tidak bisa berjuang lagi. Mereka telah gugur.</p><p>Bentuk cerpen yang benar sesuai dengan puisi tersebut adalah "<i><strong>Kami yang kini terbaring gugur di antara Krawang-Bekasi. Kami tidak bisa berteriak "Merdeka" dan mengangkat senjata lagi. Kami telah mati.</strong></i>"</p><p>&nbsp;</p><p><strong><u>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.</u></strong>&nbsp;</p>

Jawaban yang tepat adalah B.

 

Berikut pembahasannya.

 

Cerpen adalah cerita yang menurut wujuf fisiknya berbentuk pendek, sedangkan puisi adalah karya sastra yang di dalamnya terdapat irama, lirik, rima, dan ritme pada setiap barisnya.

Bentuk cerpen yang berasal dari puisi bisa dibuat seperti membuat parafrasa, yaitu dengan menambah kata-kata di sela-sela baris puisi sehingga bentuknya menjadi terurai. Hal itu sama dengan memprosakan puisi.

 

Puisi tersebut membahas tentang perjuangan pahlawan di masa penjajahan. Baris puisi Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi memiliki arti pahlawan yang telah gugur di Krawang-Bekasi sudah tidak bisa berjuang lagi. Mereka telah gugur.

Bentuk cerpen yang benar sesuai dengan puisi tersebut adalah "Kami yang kini terbaring gugur di antara Krawang-Bekasi. Kami tidak bisa berteriak "Merdeka" dan mengangkat senjata lagi. Kami telah mati."

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi