Dhiendra V

09 September 2025 13:12

Iklan

Dhiendra V

09 September 2025 13:12

Pertanyaan

1. PT Andika memiliki persediaan awal sebesar Rp 30.000.000 dan pembelian sebesar Rp 120.000.000 yang keduanya pada nilai biaya. Penjualan pada harga penjualan adalah sebesar Rp 180.000.000. Margin perusahaan dari harga penjualan adalah sebesar 30%. Hitunglah perhitungan persediaan berdasarkan metode laba bruto! a. Rp 30.000.000 b. Rp 25.000.000 c. Rp 45.000.000 d. Rp 24.000.000 e. Rp 55.000.000

1. PT Andika memiliki persediaan awal sebesar Rp 30.000.000 dan pembelian sebesar Rp 120.000.000 yang keduanya pada nilai biaya. Penjualan pada harga penjualan adalah sebesar Rp 180.000.000. Margin perusahaan dari harga penjualan adalah sebesar 30%.

Hitunglah perhitungan persediaan berdasarkan metode laba bruto!

a. Rp 30.000.000

b. Rp 25.000.000

c. Rp 45.000.000

d. Rp 24.000.000

e. Rp 55.000.000

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

41

:

18

Klaim

1

2


Iklan

Alfian F

09 September 2025 14:51

<p>Halo izin jawab ya.</p><p>Sebelumnya kalau kita menggunakan metode laba bruto artinya kita akan memperkirakan nilai persediaan akhir dan HPPnya.</p><p>Pertama hitung dulu &nbsp;barang tersedia untuk dijual/goods available for sales:</p><p>Persediaan awal/beginning inventory ...........Rp &nbsp;30.000.000</p><p>Pembelian/purchases .................................... &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;120.000.000</p><p>Barang tersedia untuk dijual ..........................Rp 150.000.000</p><p>&nbsp;</p><p>Kedua hitung Harga pokok penjualan/cost of goods sales:</p><p>Di soalkan tertera margin kotor penjualan 30% artinya HPPnya pasti 100%-30% = 70%</p><p>&nbsp;</p><p>HPP: 70% x total penjualan/total sales = 70% x Rp180.000.000 = Rp126.000.000</p><p>&nbsp;</p><p>Baru kita bisa tau persediaan akhir/ending inventorynya.</p><p>Persediaan akhir/ending inventory = barang tersedian untuk dijual/goods available for sales &nbsp;- HPP</p><p>= Rp 150.000.000 = Rp126.000.000</p><p>= Rp 24.000.000</p><p>&nbsp;</p><p>Jawabannya D.</p><p>&nbsp;</p><p>Oh iya kadang kala guru akuntansi ada yang pakai nama akun dalam bahasa inggris, jadi saya tambahi ya nama akun inggris nya.</p><p>&nbsp;</p>

Halo izin jawab ya.

Sebelumnya kalau kita menggunakan metode laba bruto artinya kita akan memperkirakan nilai persediaan akhir dan HPPnya.

Pertama hitung dulu  barang tersedia untuk dijual/goods available for sales:

Persediaan awal/beginning inventory ...........Rp  30.000.000

Pembelian/purchases ....................................        120.000.000

Barang tersedia untuk dijual ..........................Rp 150.000.000

 

Kedua hitung Harga pokok penjualan/cost of goods sales:

Di soalkan tertera margin kotor penjualan 30% artinya HPPnya pasti 100%-30% = 70%

 

HPP: 70% x total penjualan/total sales = 70% x Rp180.000.000 = Rp126.000.000

 

Baru kita bisa tau persediaan akhir/ending inventorynya.

Persediaan akhir/ending inventory = barang tersedian untuk dijual/goods available for sales  - HPP

= Rp 150.000.000 = Rp126.000.000

= Rp 24.000.000

 

Jawabannya D.

 

Oh iya kadang kala guru akuntansi ada yang pakai nama akun dalam bahasa inggris, jadi saya tambahi ya nama akun inggris nya.

 


Iklan

Muthia H

15 September 2025 09:47

<p>Jawaban nya D</p>

Jawaban nya D


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Diketahui biaya untuk pengolahan gado-gado sebesar 25.000 dengan laba 10%, jumlah produk yang dibuat sebanyak 4 bungkus maka harga jualnya adalah…. a. Rp. 6.875 b. Rp. 7.875 c. Rp. 7.975 d. Rp. 6. 975 e. Rp. 8.875

5

3.0

Jawaban terverifikasi

Budi memulai suatu usaha dagang (UD) dengan nama "Maju Jaya". Usaha yang Budi jalankan merupakan usaha dagang yang menjual satu produk saja dan diproduksi oleh Budi sendiri bersama karyawannya. Selama satu bulan Budi sudah menjalankan usahanya tersebut, akan tetapi Budi masih bingung apakah usahanya sudah mendapatkan laba atau rugi. UD Maju Jaya Budi mempunyai data sebagai berikut: 1.Biaya-biaya yang terjadi selama satu bulan meliputi: • Biaya penyusutan mobil Pick-up sebesar Rp 15.000.000,- • Biaya gaji mandor sebesar Rp 10.000.000,- • Biaya asuransi kesehatan untuk semua karyawannya sebesar Rp 10.000.000,- • Biaya bahan baku per-unit nya sebesar Rp 35.000,- dan biaya bahan penolong nya sebesar Rp 10.000 per-unit nya. • Biaya listrik &amp; air sebesar Rp 15.000.000,- • Biaya gaji buruh pabrik (tenaga kerja langsung) sebesar Rp 15.000,- untuk tiap unit yang bisa diselesaikan. • Biaya gaji pegawai kantor sebesar Rp 5.000.000,- • Biaya sewa pabrik yang digunakan untuk memproduksi adalah sebesar Rp 30.000.000,- 2. Harga jual produknya adalah Rp 100.000 untuk tiap unit nya. 3. Produk yang bisa dihasilkan dalam sebulan tersebut adalah 1.000 unit Pertanyaannya: 1) Bagaimana cara menghitung unit yang harus dijual dan omset rupiah yang harus dihasilkan agar Budi bisa tahu pada angka berapa UD Maju Jaya dalam keadaan tidak untung dan tidak rugi? 2) Dan jika Budi sebagai pemilik menginginkan untung sebesar Rp 50.000.000,- berapa unit kah produk yang harus dijual? minta tolong yaa kak🙏🏻🙏🏻

6

5.0

Jawaban terverifikasi