Elsa K

06 Agustus 2024 13:37

Iklan

Elsa K

06 Agustus 2024 13:37

Pertanyaan

1. Mengapa ideologi itu penting bagi kehidupan bangsa? 2. apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia agar tidak ada ancaman ideologi?

1. Mengapa ideologi itu penting bagi kehidupan bangsa? 

2. apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia agar tidak ada ancaman ideologi? 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

08

:

29

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

09 Agustus 2024 02:46

Jawaban terverifikasi

Ideologi penting bagi kehidupan bangsa karena merupakan panduan atau kerangka pemikiran yang membentuk nilai-nilai, keyakinan, dan tujuan bersama suatu masyarakat. Ideologi membantu dalam menyatukan dan mengarahkan tujuan bersama untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama. Di Indonesia, ideologi Pancasila menjadi landasan negara yang mengatur nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh warga negara. Untuk menghindari ancaman terhadap ideologi, bangsa Indonesia perlu melakukan beberapa langkah. Pertama, pendidikan ideologi Pancasila harus ditingkatkan agar generasi muda memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Kedua, memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ketiga, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghormati perbedaan dan menghindari konflik yang dapat mengancam ideologi yang telah dianut. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, bangsa Indonesia dapat memperkuat fondasi ideologi Pancasila dan mengurangi potensi ancaman terhadap ideologi yang dapat mengganggu persatuan dan keutuhan bangsa.


Iklan

Rendi R

Community

26 September 2024 23:19

Jawaban terverifikasi

<p>1. <strong>Mengapa Ideologi Itu Penting Bagi Kehidupan Bangsa?</strong></p><p>Ideologi sangat penting bagi kehidupan sebuah bangsa karena berfungsi sebagai <strong>panduan</strong> dan <strong>landasan</strong> bagi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Berikut beberapa alasan mengapa ideologi sangat penting:</p><p><strong>Panduan Hidup Berbangsa dan Bernegara</strong>: Ideologi memberikan pedoman atau dasar untuk menentukan bagaimana bangsa tersebut hidup, bertindak, dan berinteraksi baik dalam skala nasional maupun internasional. Ideologi juga membantu mengarahkan masyarakat untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut bersama.</p><p><strong>Pemersatu Bangsa</strong>: Ideologi berperan sebagai alat pemersatu bagi masyarakat yang beragam. Di Indonesia, Pancasila berfungsi sebagai ideologi yang menyatukan berbagai suku, agama, ras, dan golongan sehingga bangsa Indonesia dapat hidup dalam harmoni dan persatuan.</p><p><strong>Dasar Pengambilan Keputusan</strong>: Ideologi menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan negara, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Semua keputusan besar negara seharusnya didasarkan pada prinsip-prinsip ideologi yang dianut, sehingga kebijakan tersebut sesuai dengan karakter dan tujuan bangsa.</p><p><strong>Pembentuk Identitas Bangsa</strong>: Ideologi mencerminkan jati diri suatu bangsa, menunjukkan karakter, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh negara tersebut. Dengan memiliki ideologi, bangsa memiliki identitas yang berbeda dengan bangsa lain.</p><p><strong>Perlindungan dari Pengaruh Luar</strong>: Ideologi membantu suatu bangsa untuk menghadapi pengaruh ideologi lain yang bertentangan dengan nilai-nilai lokal. Misalnya, ideologi Pancasila di Indonesia membantu melindungi bangsa dari pengaruh ideologi-ideologi radikal atau ekstrem yang dapat mengancam persatuan dan stabilitas negara.</p><p>2. <strong>Apa yang Harus Dilakukan oleh Bangsa Indonesia agar Tidak Ada Ancaman Ideologi?</strong></p><p>Agar bangsa Indonesia tetap terlindungi dari ancaman ideologi lain yang dapat mengguncang persatuan dan stabilitas negara, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:</p><p><strong>Memperkuat Pendidikan Ideologi Pancasila</strong>: Pendidikan ideologi Pancasila perlu diperkuat di semua lapisan masyarakat, mulai dari pendidikan formal di sekolah hingga di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Pancasila akan membuat masyarakat lebih tahan terhadap pengaruh ideologi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila.</p><p><strong>Meningkatkan Kesadaran Nasionalisme dan Patriotisme</strong>: Menanamkan rasa cinta tanah air melalui berbagai program, kegiatan, dan simbol-simbol nasional. Dengan menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme, masyarakat akan lebih setia kepada negara dan ideologi Pancasila, serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi asing.</p><p><strong>Penegakan Hukum yang Tegas terhadap Radikalisme</strong>: Pemerintah harus tegas dalam menindak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, dan gerakan separatis yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Hukum yang tegas akan memberikan efek jera dan menjaga kestabilan ideologi negara.</p><p><strong>Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat</strong>: Ketidakpuasan sosial dan ekonomi sering kali menjadi pintu masuk bagi pengaruh ideologi yang bertentangan dengan negara. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat terjaga dengan menyediakan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan pelayanan publik yang merata.</p><p><strong>Memperkuat Dialog dan Kerukunan Antaragama</strong>: Masyarakat Indonesia yang plural memerlukan dialog yang intens dan kebijakan yang mendukung kerukunan antaragama. Dengan memperkuat kerukunan ini, potensi perpecahan akibat perbedaan agama atau ideologi radikal berbasis agama dapat diminimalisasi.</p><p><strong>Pemberdayaan Sosial dan Penguatan Masyarakat Sipil</strong>: Masyarakat harus diberdayakan untuk memiliki ketahanan sosial yang kuat. Komunitas yang berdaya akan lebih sulit dipengaruhi oleh ideologi yang merusak. Pemberdayaan ini bisa dilakukan melalui program-program pengembangan ekonomi, pendidikan, serta pelatihan keterampilan.</p><p><strong>Mengoptimalkan Peran Media</strong>: Media massa, baik cetak, televisi, maupun media sosial, harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila, kerukunan, dan persatuan bangsa. Media juga harus diawasi agar tidak menjadi alat penyebaran ideologi yang merusak atau bertentangan dengan nilai-nilai nasional.</p><p>Dengan langkah-langkah tersebut, bangsa Indonesia bisa menjaga ideologi Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa dan bernegara, serta menghindari ancaman ideologi yang dapat mengganggu persatuan, stabilitas, dan kedaulatan bangsa.</p>

1. Mengapa Ideologi Itu Penting Bagi Kehidupan Bangsa?

Ideologi sangat penting bagi kehidupan sebuah bangsa karena berfungsi sebagai panduan dan landasan bagi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Berikut beberapa alasan mengapa ideologi sangat penting:

Panduan Hidup Berbangsa dan Bernegara: Ideologi memberikan pedoman atau dasar untuk menentukan bagaimana bangsa tersebut hidup, bertindak, dan berinteraksi baik dalam skala nasional maupun internasional. Ideologi juga membantu mengarahkan masyarakat untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut bersama.

Pemersatu Bangsa: Ideologi berperan sebagai alat pemersatu bagi masyarakat yang beragam. Di Indonesia, Pancasila berfungsi sebagai ideologi yang menyatukan berbagai suku, agama, ras, dan golongan sehingga bangsa Indonesia dapat hidup dalam harmoni dan persatuan.

Dasar Pengambilan Keputusan: Ideologi menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan negara, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Semua keputusan besar negara seharusnya didasarkan pada prinsip-prinsip ideologi yang dianut, sehingga kebijakan tersebut sesuai dengan karakter dan tujuan bangsa.

Pembentuk Identitas Bangsa: Ideologi mencerminkan jati diri suatu bangsa, menunjukkan karakter, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh negara tersebut. Dengan memiliki ideologi, bangsa memiliki identitas yang berbeda dengan bangsa lain.

Perlindungan dari Pengaruh Luar: Ideologi membantu suatu bangsa untuk menghadapi pengaruh ideologi lain yang bertentangan dengan nilai-nilai lokal. Misalnya, ideologi Pancasila di Indonesia membantu melindungi bangsa dari pengaruh ideologi-ideologi radikal atau ekstrem yang dapat mengancam persatuan dan stabilitas negara.

2. Apa yang Harus Dilakukan oleh Bangsa Indonesia agar Tidak Ada Ancaman Ideologi?

Agar bangsa Indonesia tetap terlindungi dari ancaman ideologi lain yang dapat mengguncang persatuan dan stabilitas negara, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Memperkuat Pendidikan Ideologi Pancasila: Pendidikan ideologi Pancasila perlu diperkuat di semua lapisan masyarakat, mulai dari pendidikan formal di sekolah hingga di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Pancasila akan membuat masyarakat lebih tahan terhadap pengaruh ideologi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila.

Meningkatkan Kesadaran Nasionalisme dan Patriotisme: Menanamkan rasa cinta tanah air melalui berbagai program, kegiatan, dan simbol-simbol nasional. Dengan menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme, masyarakat akan lebih setia kepada negara dan ideologi Pancasila, serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi asing.

Penegakan Hukum yang Tegas terhadap Radikalisme: Pemerintah harus tegas dalam menindak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, dan gerakan separatis yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Hukum yang tegas akan memberikan efek jera dan menjaga kestabilan ideologi negara.

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat: Ketidakpuasan sosial dan ekonomi sering kali menjadi pintu masuk bagi pengaruh ideologi yang bertentangan dengan negara. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat terjaga dengan menyediakan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan pelayanan publik yang merata.

Memperkuat Dialog dan Kerukunan Antaragama: Masyarakat Indonesia yang plural memerlukan dialog yang intens dan kebijakan yang mendukung kerukunan antaragama. Dengan memperkuat kerukunan ini, potensi perpecahan akibat perbedaan agama atau ideologi radikal berbasis agama dapat diminimalisasi.

Pemberdayaan Sosial dan Penguatan Masyarakat Sipil: Masyarakat harus diberdayakan untuk memiliki ketahanan sosial yang kuat. Komunitas yang berdaya akan lebih sulit dipengaruhi oleh ideologi yang merusak. Pemberdayaan ini bisa dilakukan melalui program-program pengembangan ekonomi, pendidikan, serta pelatihan keterampilan.

Mengoptimalkan Peran Media: Media massa, baik cetak, televisi, maupun media sosial, harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila, kerukunan, dan persatuan bangsa. Media juga harus diawasi agar tidak menjadi alat penyebaran ideologi yang merusak atau bertentangan dengan nilai-nilai nasional.

Dengan langkah-langkah tersebut, bangsa Indonesia bisa menjaga ideologi Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa dan bernegara, serta menghindari ancaman ideologi yang dapat mengganggu persatuan, stabilitas, dan kedaulatan bangsa.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Apakah kalian tahu mengapa tumbuhan tidak selamanya mempunyai klorofil, mengapa? 2. Apa yang kamu ketahui tentang kloroplas, dan bagaimana dengan tumbuhan yang tidak mempunyai kloroplas?

10

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi