Michella K

25 Maret 2024 14:25

Iklan

Iklan

Michella K

25 Maret 2024 14:25

Pertanyaan

1. Langkah awal dalam metode ilmiah adalah.... A. Melakukan eksperimen B. Menyusun hipotesis C. Observasi awal D. Eksperimen lanjut atau ulang

1. Langkah awal dalam metode ilmiah adalah....

A. Melakukan eksperimen
B. Menyusun hipotesis
C. Observasi awal
D. Eksperimen lanjut atau ulang


11

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Sumber W

Silver

26 Maret 2024 00:27

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah C. Observasi Awal</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasan :</p><p><strong>Langkah-langkah dalam metode ilmiah</strong> :</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menyusun Rumusan Masalah</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menyusun Kerangka Teori</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Merumuskan Hipotesis</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Melakukan Eksperimen</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengolah dan Menganalisis Data</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kesimpulan</p><p>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memublikasikan Hasil.</p>

Jawaban yang tepat adalah C. Observasi Awal

 

Penjelasan :

Langkah-langkah dalam metode ilmiah :

1.       Menyusun Rumusan Masalah

2.       Menyusun Kerangka Teori

3.       Merumuskan Hipotesis

4.       Melakukan Eksperimen

5.       Mengolah dan Menganalisis Data

6.       Kesimpulan

7.       Memublikasikan Hasil.


Iklan

Iklan

Daniel N

26 Maret 2024 11:50

Jawaban terverifikasi

<p><strong>1. Identifikasi Masalah</strong></p><p>Metode ilmiah<strong> dimulai dari mengidentifikasi masalah</strong>. Caranya, dengan mengamati lingkungan di sekitar kamu, atau juga bisa mengidentifikasi masalah melalui artikel maupun buku-buku yang kamu baca, loh! Oleh karena itu, identifikasi masalah sangat penting sebelum kamu melakukan penelitian.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Merumuskan Masalah</strong></p><p>Saat kamu sudah mengidentifikasi masalah, selanjutnya adalah merumuskan masalah.<strong> Rumusan masalah itu erat kaitannya sama tujuan yang ingin kamu capai dalam suatu penelitian</strong>. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merumuskan masalah:</p><p>Perumusan masalah berupa kalimat pertanyaan yang ingin kamu jawab dalam penelitian.</p><p>Rumusan masalah yang dibuat harus dapat diuji (observasi) untuk menjawab pertanyaan tersebut.</p><p>Kalimat pertanyaan harus jelas dan mudah dimengerti.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Mengkaji Literatur (Menyusun Teori Dasar)</strong></p><p>Setelah kamu punya rumusan masalah, kamu harus <strong>menyusun dasar teori </strong>untuk penelitian kamu. Nah, caranya kamu bisa mengkaji berbagai literatur, seperti membaca buku, menganalisis penelitian terdahulu, atau membaca artikel/jurnal ilmiah tentang topik yang kamu teliti.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>4. Membuat Hipotesis</strong></p><p>Selanjutnya kamu bisa membuat hipotesis yaitu <strong>dugaan sementara</strong> atas rumusan masalah penelitian kamu. Nah, hipotesis ini harus <strong>berdasarkan dasar teori </strong>yang sudah kamu pilih dan<strong> bersifat objektif (terukur)</strong>.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Menentukan Variabel Penelitian</strong></p><p>Variabel penelitian merupakan faktor yang menentukan validitas (kebenaran) hasil penelitian yang dilakukan. Ada tiga jenis variabel, yaitu variabel terikat, variabel bebas, dan variabel kontrol.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong>6. Menetapkan Prosedur Kerja</strong></p><p>Prosedur kerja merupakan langkah-langkah kerja yang terperinci dan runtut. Urutan langkah kerja ini dibuat ringkas namun dapat menggambarkan secara tepat pekerjaan yang harus dilakukan. Data tersebut akan memudahkan pelaksanaannya, langkah kerja sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram alir.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong>7. Menguji Hipotesis (Melakukan Eksperimen, Observasi, atau Survei)</strong></p><p>Lalu, bagaimana kita mengetahui apakah hipotesis yang sudah kamu buat sudah benar atau belum benar? Caranya dengan menguji hipotesis tersebut. Misalnya, melakukan eksperimen di dalam laboratorium, observasi langsung, atau melakukan survei. Kamu juga bisa menyiapkan tabel data pengamatan sebelum melakukan eskperimen agar memudahkan kamu untuk mencatat ya!</p><p>&nbsp;</p><p><strong>8. Mengolah dan Menganalisis Data</strong></p><p>Terus, data-data yang telah kamu peroleh dari uji hipotesis, dicatat dan diolah ke dalam bentuk tabel, grafik atau diagram, sehingga mudah untuk dianalisis. Dalam mengolah dan menganalisis data ini, kamu harus menghubungkannya dengan dasar teori yang sudah kamu jadikan rujukan ya!</p><p>&nbsp;</p><p><strong>9. Membuat Kesimpulan</strong></p><p>Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau kecenderungan. Pola ini dapat dijadikan landasan untuk menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang merangkum apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan, kalian harus memutuskan apakah data yang dikumpulkan mendukung hipotesis atau tidak. Selain itu, kalian juga harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum dapat menarik suatu kesimpulan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>10. Mempublikasikan Hasil Penelitian</strong></p><p>Setelah kamu menyimpulkan hasil penelitian, kamu bisa mempublikasikan apa yang sudah kamu temukan dalam bentuk tulisan berupa laporan ilmiah dan bisa kamu publikasikan dalam bentuk lisan berupa presentasi dalam forum-forum ilmiah.</p><p>Jadi jawabannya adalah observasi awal</p><p>&nbsp;</p>

1. Identifikasi Masalah

Metode ilmiah dimulai dari mengidentifikasi masalah. Caranya, dengan mengamati lingkungan di sekitar kamu, atau juga bisa mengidentifikasi masalah melalui artikel maupun buku-buku yang kamu baca, loh! Oleh karena itu, identifikasi masalah sangat penting sebelum kamu melakukan penelitian.

 

 

2. Merumuskan Masalah

Saat kamu sudah mengidentifikasi masalah, selanjutnya adalah merumuskan masalah. Rumusan masalah itu erat kaitannya sama tujuan yang ingin kamu capai dalam suatu penelitian. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merumuskan masalah:

Perumusan masalah berupa kalimat pertanyaan yang ingin kamu jawab dalam penelitian.

Rumusan masalah yang dibuat harus dapat diuji (observasi) untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Kalimat pertanyaan harus jelas dan mudah dimengerti.

 

3. Mengkaji Literatur (Menyusun Teori Dasar)

Setelah kamu punya rumusan masalah, kamu harus menyusun dasar teori untuk penelitian kamu. Nah, caranya kamu bisa mengkaji berbagai literatur, seperti membaca buku, menganalisis penelitian terdahulu, atau membaca artikel/jurnal ilmiah tentang topik yang kamu teliti.

 

4. Membuat Hipotesis

Selanjutnya kamu bisa membuat hipotesis yaitu dugaan sementara atas rumusan masalah penelitian kamu. Nah, hipotesis ini harus berdasarkan dasar teori yang sudah kamu pilih dan bersifat objektif (terukur).

 

5. Menentukan Variabel Penelitian

Variabel penelitian merupakan faktor yang menentukan validitas (kebenaran) hasil penelitian yang dilakukan. Ada tiga jenis variabel, yaitu variabel terikat, variabel bebas, dan variabel kontrol.

 

 

 

6. Menetapkan Prosedur Kerja

Prosedur kerja merupakan langkah-langkah kerja yang terperinci dan runtut. Urutan langkah kerja ini dibuat ringkas namun dapat menggambarkan secara tepat pekerjaan yang harus dilakukan. Data tersebut akan memudahkan pelaksanaannya, langkah kerja sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram alir.

 

 

7. Menguji Hipotesis (Melakukan Eksperimen, Observasi, atau Survei)

Lalu, bagaimana kita mengetahui apakah hipotesis yang sudah kamu buat sudah benar atau belum benar? Caranya dengan menguji hipotesis tersebut. Misalnya, melakukan eksperimen di dalam laboratorium, observasi langsung, atau melakukan survei. Kamu juga bisa menyiapkan tabel data pengamatan sebelum melakukan eskperimen agar memudahkan kamu untuk mencatat ya!

 

8. Mengolah dan Menganalisis Data

Terus, data-data yang telah kamu peroleh dari uji hipotesis, dicatat dan diolah ke dalam bentuk tabel, grafik atau diagram, sehingga mudah untuk dianalisis. Dalam mengolah dan menganalisis data ini, kamu harus menghubungkannya dengan dasar teori yang sudah kamu jadikan rujukan ya!

 

9. Membuat Kesimpulan

Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau kecenderungan. Pola ini dapat dijadikan landasan untuk menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang merangkum apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan penelitian. Dalam menyusun suatu kesimpulan, kalian harus memutuskan apakah data yang dikumpulkan mendukung hipotesis atau tidak. Selain itu, kalian juga harus mengulang suatu penelitian beberapa kali sebelum dapat menarik suatu kesimpulan.

 

10. Mempublikasikan Hasil Penelitian

Setelah kamu menyimpulkan hasil penelitian, kamu bisa mempublikasikan apa yang sudah kamu temukan dalam bentuk tulisan berupa laporan ilmiah dan bisa kamu publikasikan dalam bentuk lisan berupa presentasi dalam forum-forum ilmiah.

Jadi jawabannya adalah observasi awal

 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Arjuna berteman akrab dengan Bambang. Mereka satu kelas dan berasal dari suku yang sama yaitu Jawa. Dalam berkomunikasi di sekolah, Arjuna sering menggunakan bahasa Jawa. Namun, Bambang selalu menanggapinya dengan bahasa Indonesia karena teman-teman mereka berasal dari berbagai daerah. Perilaku Bambang sesuai dengan Pancasila yakni .... A. Mengakui dan menghormati hak-hak orang lain B. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban C. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan D. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara tolong jawabnya dengan akal sehat dan jangan cari di Google.com yah, lov u &lt;3

13

0.0

Jawaban terverifikasi

1.Berikut ini merupakan salah satu wujud program CSR, kecuali a. pemberian subsidi b. pemberian beasiswa C. dana untuk pemeliharaan fasilitas umum d. sumbangan untuk fasilitas umum 2.Suatu konsep yang dilakukan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial maupun, lingkungan sekitar perusahaan disebut... a. Company Social Responsibility b. Corporate Social Responsibility c. Company Social Responsible d. Corporate Social Responsible 3.Tokoh dari Belanda yang menerapkan sistem pemerintahan modern yang terkenal dengan sistem perpajakannya adalah a. Daendels C. Van Mook b. Raffles d. M.J. Mose 4.Tokoh yang mendirikan sekolah kebangsaan Taman Siswa adalah... a.Moh. Syafei b. Budi Utomo C Wahidin Sudirohusodo d. Ki Hajar Dewantara 5.Berikut faktor-faktor yang menyebabkan Indonesia menjadi penting bagi perdagangan dan pelayaran antara Asia dan Eropa, kecuali .... a. kondisi geografis b. kepadatan penduduk C. faktor keamanan d. penghasil rempah-rempah 6.Untuk mengatasi kas Belanda yang kosong, maka Belanda menerapkan strategi..... a. monopoli perdagangan b. pelayaran hongi c. pembentukan VOC d. Culture Stelsel 7.Salah satu program pemerintah pemberian jaminan akses kebutuhan dasar bagi rakyat bawah, kecuali .... a. Bantuan Langsung Tunai (BLT) b. Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) c. Program Keluarga Harapan (PKH) d. Kredit Usaha Rakyat (KUR) 8.Berikut ini yang bukan merupakan aturan tanam paksa adalah .... a. petani harus menyediakan seperempat dari tanahnya untuk ditanami tanaman wajib b. tanah yang ditanami tanaman wajib merupakan tanah bebas pajak C. hasil tanaman harus dijual kepada Belanda dengan harga yang sudah ditentukan d. waktu tanam tidak boleh melebihi waktu menanam padi 9. Raja Kerajaan Banten yang bersahabat dengan VOC dan menjalin kerja sama adalah .... a. Sultan Ageng Tirtayasa b. Sultan Iskandar Muda C. Sultan Haji d. Sultan Hairun

10

5.0

Jawaban terverifikasi