Anonim A

02 Oktober 2023 07:48

Iklan

Anonim A

02 Oktober 2023 07:48

Pertanyaan

1. Berita apa yang menjadi sorotan teks editorial di atas? 2. Bagaimana pendapat redaktur terhadap teks editorial tersebut? 3. Apa argumen yang disampaikan redaktur untuk mendukung pendapatnya? 4. Bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula? 5. Apakah mengonsumsi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan? 6. Bagaimana batasan mengkonsumsi gula yang benar? 7. Apa akibat mengkonsumsi gula berlebih? 8. Mengapa harus mengikuti gaya hidup sehat sedari muda? 9. Menurut pendapat Anda, tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada siapa? 10. Menurut pendapat Anda, redaktur teks editorial tersebut memihak kepada siapa? “Kurangi Mengonsumsi Gula” -Pernyataan pendapat Coba bayangkan bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula Gambaran yang akan terjadi, sarapan hanya dengan kopi pahit dengan catmeal. Makan siang dengan daging dan sayuran hina rebus. Cemilan yang bisa dipilih hanya kacang-kacangan, semutera air minum yang bisa dipilih hanya air putih, ach tawar, dan kopi pahit. Totunya me-mena terebut bisa jadi jauh dari pala konsumsi kita yang ketergantungan dengan gula, Hegaimana tidak, nasi putih yang biasa kita makan, mengandung gula, minuman bola yang t jaga tinggi akan gula, bahkan yang sehat seperti buah-buahan, juga tetap mengandung, gula. Lalu apakah mengons.isi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan kita? -Argumentasi Mengenai sebal mau tidak, jawabannya: tergantung, Nyatanya konsumsi gula juga penting. dengan syarat tidak berlebihan dan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (aku) yang ditetapkan Menurut Americana Herat Association (AHA) balas konsumsi gula yang wajar untuk orang dewasa wanita, yakni sebanyak 100 kalori atau kurang lebih 6 sendok teh gula, dan sebanyak 150 kalori a 9 sendok teh gula untuk pria. Jika kisumsi gula melebihi batas tersebut, dan heresiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit pembunuh di dunia, jantung koroner (rho). Bagi Anda yang mungkin rutin berolaznga dan melakukan aktivitas fisik, risiko akan turun karena tubuli Anda rutin membakar kalori. Namun bagi Anda yang kurang aktivitas fisik dan mgonsumsi gula melewati batas, lain tersubot dapat membahayakan kesehatan Anda. -Penegasan ulang menganut gaya hidup sehat sedari muda sangat penting karena tidak jarang, penyakit kronis yang diderita di usia tua merupakan akumulasi dari gaya hidup tidak sehat sedari muda. selalu perhatikan bagaimana pola konsumsi anda dan awasi nilai gizi yang ada pada makanan. Hindari mengkonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, seperti donat, kue, soda, boba milkshake, minuman berenergi, permen, dan makanan manis lainnya. janhan lupa juga untuk membatasi jumlah karbohidrat anda karena ketika makanan yang mengandung karbohidrat dicerna, sistem pencernaan memecah karbohidrat menjadi zat yang menjadi gula.

1. Berita apa yang menjadi sorotan teks editorial di atas?

 2. Bagaimana pendapat redaktur terhadap teks editorial tersebut?

3. Apa argumen yang disampaikan redaktur untuk mendukung pendapatnya?

4. Bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula?

5. Apakah mengonsumsi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan?

6. Bagaimana batasan mengkonsumsi gula yang benar?

7. Apa akibat mengkonsumsi gula berlebih?

8. Mengapa harus mengikuti gaya hidup sehat sedari muda?

9. Menurut pendapat Anda, tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada siapa? 

10. Menurut pendapat Anda, redaktur teks editorial tersebut memihak kepada siapa?

 

                 “Kurangi Mengonsumsi Gula”

 

-Pernyataan pendapat

 Coba bayangkan bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula Gambaran yang akan terjadi, sarapan hanya dengan kopi pahit dengan catmeal. Makan siang dengan daging dan sayuran hina rebus. Cemilan yang bisa dipilih hanya kacang-kacangan, semutera air minum yang bisa dipilih hanya air putih, ach tawar, dan kopi pahit. Totunya me-mena terebut bisa jadi jauh dari pala konsumsi kita yang ketergantungan dengan gula, Hegaimana tidak, nasi putih yang biasa kita makan, mengandung gula, minuman bola yang t jaga tinggi akan gula, bahkan yang sehat seperti buah-buahan, juga tetap mengandung, gula. Lalu apakah mengons.isi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan kita? 

 

-Argumentasi 

Mengenai sebal mau tidak, jawabannya: tergantung, Nyatanya konsumsi gula juga penting. dengan syarat tidak berlebihan dan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (aku) yang ditetapkan Menurut Americana Herat Association (AHA) balas konsumsi gula yang wajar untuk orang dewasa wanita, yakni sebanyak 100 kalori atau kurang lebih 6 sendok teh gula, dan sebanyak 150 kalori a 9 sendok teh gula untuk pria. Jika kisumsi gula melebihi batas tersebut, dan heresiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit pembunuh di dunia, jantung koroner (rho). Bagi Anda yang mungkin rutin berolaznga dan melakukan aktivitas fisik, risiko akan turun karena tubuli Anda rutin membakar kalori. Namun bagi Anda yang kurang aktivitas fisik dan mgonsumsi gula melewati batas, lain tersubot dapat membahayakan kesehatan Anda. 

 

-Penegasan ulang

menganut gaya hidup sehat sedari muda sangat penting karena tidak jarang, penyakit kronis yang diderita di usia tua merupakan akumulasi dari gaya hidup tidak sehat sedari muda.

selalu perhatikan bagaimana pola konsumsi anda dan awasi nilai gizi yang ada pada makanan. Hindari mengkonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, seperti donat, kue, soda, boba milkshake, minuman berenergi, permen, dan makanan manis lainnya.

janhan lupa juga untuk membatasi jumlah karbohidrat anda karena ketika makanan yang mengandung karbohidrat dicerna, sistem pencernaan memecah karbohidrat menjadi zat yang menjadi gula.

 

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

57

:

27

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Meikarlina S

Community

02 Oktober 2023 08:04

Jawaban terverifikasi

<p>1.&nbsp;Berita apa yang menjadi sorotan teks editorial di atas?<br>Teks editorial membahas tentang pentingnya mengurangi konsumsi gula untuk kesehatan.</p><p>2.&nbsp;Bagaimana pendapat redaktur terhadap teks editorial tersebut?<br>Redaktur menganggap penting untuk mengurangi konsumsi gula, namun tetap menyebutkan bahwa konsumsi gula juga penting dengan syarat tidak berlebihan dan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).</p><p>3.&nbsp;Apa argumen yang disampaikan redaktur untuk mendukung pendapatnya?<br>Redaktur menyebutkan bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner. Redaktur juga menekankan pentingnya mengikuti gaya hidup sehat sedari muda.</p><p>4.&nbsp;Bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula?<br>Jika manusia menghindari konsumsi gula, maka mereka harus mencari alternatif makanan dan minuman yang rendah gula, seperti kopi tanpa gula, oatmeal, daging dan sayuran rebus, kacang-kacangan, air putih, dan buah-buahan.</p><p>5.&nbsp;Apakah mengonsumsi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan?<br>Mengonsumsi gula setiap harinya tidak buruk bagi kesehatan jika dilakukan dengan sesuai batas dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan.</p><p>6.&nbsp;Bagaimana batasan mengkonsumsi gula yang benar?<br>Batasan mengkonsumsi gula yang benar adalah sebanyak 100 kalori atau kurang lebih 6 sendok teh gula per hari untuk wanita, dan sebanyak 150 kalori atau kurang lebih 4 sendok teh gula per hari untuk pria.</p><p>7.&nbsp;Apa akibat mengkonsumsi gula berlebih?<br>Mengkonsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner.</p><p>8.&nbsp;Mengapa harus mengikuti gaya hidup sehat sedari muda?<br>Mengikuti gaya hidup sehat sedari muda sangat penting karena tidak jarang, penyakit kronis yang diderita di usia tua merupakan akumulasi dari gaya hidup tidak sehat sedari muda.</p><p>9.&nbsp;Menurut pendapat Anda, tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada siapa?<br>Tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada pembaca teks editorial yang memiliki kekhawatiran terhadap kesehatan dan ingin mengurangi konsumsi gula.</p><p>10.&nbsp;Menurut pendapat Anda, redaktur teks editorial tersebut memihak kepada siapa?<br>Redaktur teks editorial tersebut memihak kepada pembaca yang ingin mengurangi konsumsi gula dan mengikuti gaya hidup sehat.</p>

1. Berita apa yang menjadi sorotan teks editorial di atas?
Teks editorial membahas tentang pentingnya mengurangi konsumsi gula untuk kesehatan.

2. Bagaimana pendapat redaktur terhadap teks editorial tersebut?
Redaktur menganggap penting untuk mengurangi konsumsi gula, namun tetap menyebutkan bahwa konsumsi gula juga penting dengan syarat tidak berlebihan dan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).

3. Apa argumen yang disampaikan redaktur untuk mendukung pendapatnya?
Redaktur menyebutkan bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner. Redaktur juga menekankan pentingnya mengikuti gaya hidup sehat sedari muda.

4. Bagaimana jika dalam sehari, manusia menghindari konsumsi gula?
Jika manusia menghindari konsumsi gula, maka mereka harus mencari alternatif makanan dan minuman yang rendah gula, seperti kopi tanpa gula, oatmeal, daging dan sayuran rebus, kacang-kacangan, air putih, dan buah-buahan.

5. Apakah mengonsumsi gula setiap harinya akan buruk bagi kesehatan?
Mengonsumsi gula setiap harinya tidak buruk bagi kesehatan jika dilakukan dengan sesuai batas dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan.

6. Bagaimana batasan mengkonsumsi gula yang benar?
Batasan mengkonsumsi gula yang benar adalah sebanyak 100 kalori atau kurang lebih 6 sendok teh gula per hari untuk wanita, dan sebanyak 150 kalori atau kurang lebih 4 sendok teh gula per hari untuk pria.

7. Apa akibat mengkonsumsi gula berlebih?
Mengkonsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner.

8. Mengapa harus mengikuti gaya hidup sehat sedari muda?
Mengikuti gaya hidup sehat sedari muda sangat penting karena tidak jarang, penyakit kronis yang diderita di usia tua merupakan akumulasi dari gaya hidup tidak sehat sedari muda.

9. Menurut pendapat Anda, tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada siapa?
Tanggapan redaktur tersebut ditujukan kepada pembaca teks editorial yang memiliki kekhawatiran terhadap kesehatan dan ingin mengurangi konsumsi gula.

10. Menurut pendapat Anda, redaktur teks editorial tersebut memihak kepada siapa?
Redaktur teks editorial tersebut memihak kepada pembaca yang ingin mengurangi konsumsi gula dan mengikuti gaya hidup sehat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

76

0.0

Jawaban terverifikasi