Halo, Haruto H. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, ya.
Kakak bantu jawab, ya.
Jawaban yang tepat adalah E.
Berikut ini pembahasan untuk menjawab soal tersebut.
Kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan terdiri atas klausa.
Kalimat efektif adalah kalimat yang bentuk dan gagasannya mudah dipahami oleh orang lain baik secara lisan maupun tulisan. Kalimat efektif setidaknya memuat unsur subjek dan predikat serta dapat diperluas oleh objek, keterangan, ataupun pelengkap.
Unsur-unsur kalimat, yaitu:
1. Subjek (S): kata yang memenuhi fungsi dalam kalimat sebagai pokok kalimat. Subjek dapat berupa kata benda (nomina), kelompok kata benda (frasa nominal), atau klausa.
2. Predikat (P): merupakan unsur utama dalam kalimat. Fungsi predikat dalam bahasa Indonesia dapat diisi dengan kata kerja (verba) atau kumpulan kata kerja (frasa verbal); kata sifat (adjektiva) atau kumpulan kata sifat (frasa adjektival); dan kata benda (nomina) atau kumpulan kata benda (frasa nominal). Predikat mempunyai ciri dapat diingkarkan. Jika fungsi predikat diisi dengan kata kerja, maka dapat dinegasikan dengan menambahkan kata “tidak”. Sedangkan, jika fungsi predikat diisi dengan kata benda, maka dapat dinegasikan dengan menambahkan kata “bukan”.
3. Objek (O): unsur kalimat yang kehadirannya begantung pada jenis predikat yang mendahuluinya. Objek harus dimunculkan jika sebuah kalimat menggunakan predikat berupa kata kerja transitif.
4. Pelengkap (Pel.): Pelengkap berfungsi untuk melengkapi unsur kalimat lain seperti subjek, predikat, dan juga objek. Pelengkap dapat berwujud frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival, frasa preposisional, dan klausa.
5. Keterangan (Ket.): unsur kalimat yang keberadaannya bersifat opsional atau tidak wajib. Keterangan dapat diisi dengan nomina atau frasa nominal; frasa numeral; frasa preposisional; atau adverbia. Keterangan wajib adanya hanya jika menjadi bagian dari predikat.
Jenis-jenis kelas kata dalam bahasa Indonesia, yaitu:
1. Verba: kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan, misalnya tidur, makan, membaca, dan lainnya.
2. Nomina: kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, misalnya rumah, motor, manusia, dan lainnya.
3. Adjektiva: kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat, misalnya baik, buruk, bagus, dan lainnya.
4. Adverbia: kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat, misalnya sangat, lebih, tidak, dan lainnya.
5. Preposisi: kata yang biasa terdapat di depan nomina, misalnya dari, dengan, di, dan ke.
5. Konjungsi: kata yang digunakan untuk menghubungkan pernyataan antarkata, antarfrasa, antarklausa, atau antarkalimat, misalnya kata dan, serta, sementara, tetapi, dan lainnya.
Berdasarkan isi teks di atas, berikut ini adalah analisis predikat dalam beberapa kalimat.
1. "(1) Pendidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia." Predikat yang terdapat dalam kalimat pertama adalah predikat "merupakan".
2. "(3) Maka dari itu perlu ditingkatkannya kualitas pendidikan itu sendiri yang sangat dipengaruhi oleh sistem pendidikan, termasuk kurikulum, materi, pendidik, metode pembelajaran, dan juga media yang digunakan dalam pembelajaran." Predikat utama dalam kalimat ketiga adalah predikat "ditingkatkan".
3. "(4) Dalam pendidikan terdapat proses belajar mengajar, pada hakikatnya adalah proses penyampaian pesan atau informasi dari pendidik kepada peserta didik." Predikat dalam kalimat keempat ditunjukkan pada kata "adalah".
4. "(5) Pesan atau informasi akan sampai kepada peserta didik apabila peserta didik dapat menangkap dan memahami isi pesan tersebut." Predikat dalam kalimat kelima ditunjukkan oleh kata "sampai".
5. "(7) Selain itu, proses pembelajaran dapat berhasil dengan baik jika peserta didik diajak melibatkan semua alat inderanya karena semakin banyak alat indera yang digunakan untuk menerima dan mengolah pesan semakin banyak pula pesan yang dapat dimengerti dan bertahan lama dalam ingatan peserta didik." Predikat dalam kalimat ketujuh adalah "dapat".
Berdasarkan penjelasan tersebut, empat bentuk predikat dalam empat kalimat, yaitu kalimat pertama, ketiga, keempat, dan kelima memiliki tipe predikat yang sama. Tipe predikat itu adalah kata kerja dasar. Akan tetapi, bentuk predikat dalam kalimat ketujuh memiliki tipe berbeda dengan kalimat lainnya, yaitu menggunakan "dapat" yang bermakna 'bisa'. Konteks kata "dapat" pada kalimat merujuk pada kelas kata adverbia, sedangkan yang lain verba.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
Semoga dapat membantu, ya.