Urutkan
Bacalah kaIimat-kalimat berikut!
(1) Julukan ini Iayak diberikan pada Pulau Lombok.
(2) Keindahan alam berikut tradisi budaya yang dimiliki pulau inilah yang membuat wilayah ini menjadi pilihan kedua setelah Bali.
(3) Bali kedua.
(4) Hal ini karena Lombok memiliki keindahan alam dan tradisi yang tak kalah menariknya dengan Bali.
(5) Setiap wisatawan yang pergi ke Bali pasti mereka ingin melanjutkan perjalanan ke Lombok.
Susunan kalimat laporan tersebut yang tepat adalah ...
1
0.0
Bacalah kutipan naskah drama berikut!
Ani : (Pulang dari sekolah dan mengucapkan salam)
Ibu : (Muncul dari balik pintu, menjawab salam) Sudah pulang, Ani?
Ani : Sudah, Bu! Siang ini teman-teman Ani mau belajar kelompok bersama.
Ibu : Siapa saja temanmu yang datang, Ani?
Ani : Yuni dan Hani, Ibu.
Ibu : Kalau begitu, Ibu akan membuatkan kue untuk kalian. Ya sudah, kamu ganti baju dulu.
Ani : Baik, Bu. Oh, ya, kuenya yang enak ya, Bu! (masuk kamar)
Latar kutipan naskah drama tersebut adalah ....
1
0.0
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Efendi : Menurut penceramah kemarin masih banyak peluang untuk jadi pengusaha tinta, aku tertarik untuk mencobanya!”
Markus : Mencoba apa maksudmu?
Efendi : Mencoba menjadi pengusaha kecil-kecilan.
Tato : Apakah kamu sudah mencoba cara pembuatannya?
Efendi : Sudah, ternyata rnudah, bahkan aku sekarang sudah mahir.
Tato : Jangan sombong, baru beli beberapa paket saja sudah bilang mahir.
Efendi : Aku beli tiga dan sudah kupraktikkan semua. Hasil lumayan memuaskan.
Markus : Eh aku usul! Bagaimana kalau tinta itu dimasukkan ke dalam botol kecil kecil, lalu kita jual.
Efendi : Setuju! Tapi harus kita beri label.
Markus : Sip lah!
Bertiga : (Berteriak) Kita menjadi pengusaha!
Suasana yang tergambar dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ....
52
0.0
Bacalah kutipan dua novel berikut!
| Novel I | Novel II |
|
Tengah aku sembahyang, masuklah Anwar sambil bersiul-siul lembut, tertegun ia. Dan ketika aku melakukan salam, tampaknya ia masih berdiri sambil menggeleng-gelengkan kepaIanya. Sebentar ia memandang wajahku, dan kemudian sambil mengangkat bahunya melangkah ia ke depan sebuah kaca besar, yang tergantung di sebuah meja kecil, menyisir, siul berbunyi lagi. |
Di beranda rumah, Maria dan Tuti disambut oleh ayah mereka yang duduk siap berpakaian stelan, membaca menghadapi meja yang penuh tumpukan koran. “Siapa anak muda yang mengantarkan engkau berdua itu, mengapa tidak diajak masuk?” “Entah, kami tidak tahu benar.” Jawab Maria. “tetapi rupanya seorang siswa Sekolah Tabib Tinggi. Kami bertemu dengan dia tadi di akuarium dan dari sana kami pulang bersama.” R. Wiryaatmaja menundukkan kepaIanya pula, membaca korannya. Perkataan anaknya itu tidak sedikit jua pun janggal terdengar kepadanya. |
Perbedaan tema dua kutipan novel tersebut adalah ....
6
0.0
Perhatikan kutipan novel berikut!
"KaIau di mata kami tiada baik kalau seorang istri banyak-banyak keluar malam, tiada ditemani suaminya!” Matanya memandang muka Tini dengan tajam. Tini melompat berdiri sebagai digigit kalajengking. "Bukankah lakiku juga pergi sendirian? Mengapa aku tidak boleh? Apakah bedanya?” Ketika nyonya Rosdio hendak menyela, katanya, "DengarIah aku”. Itu membedakan perempuan dan laki-laki.
Kebiasaan yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ...
2
0.0
Bacalah dengan saksama kutipan cerita berikut!
Di tengah jalan Rasmani diam saja, sebentar-sebentar menjauh ia sedikit, karena takut pakaian Masrul akan basah oleh air bajunya. Masrul memayungi anak perempuan itu dengan hati-hati. Amat iba hatinya melihat anak itu basah kuyup dan menggigil kedinginan. Acapkali benar ia melihat Rasmani berbasah-basah seperti itu tiba di sekolah.
Konflik yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut adalah ....
1
0.0
Bacalah dengan saksama kutipan cerita berikut!
Bu, di kelas kami ada seorang murid baru. Ridwan namanya. Dia berasal dari desa. Dia pendiam tak banyak omong. Penakut barangkali. Oleh karena itulah, Iping selalu menyindirnya, anak udik, anak tak becus, dan sebagainya. Tetapi Ridwan tak marah sedikit pun. Namun, di balik itu semua, dia cerdas sekali. Tadi, ketika ulangan matematika, dia mendapat nilai sepuluh. Bayangkan, Bu! Padahal, lainnya paling Iinggi hanya mendapat tujuh. Termasuk Sigit yang biasanya mendapat nilai paling baik. Kali ini ada yang mengungguli, Bu! Sigit menunduk mengakhiri ceritanya.
Amanat kutipan cerita tersebut adalah ...
4
1.0
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Dan Khadijah pulang ke rumahnya. Zubaidah tinggal seorang diri pula, seraya memikirkan sekalian perkataan tamu tadi itu.
“Sedangkan dia, istri guru, lagi berpendirian sederhana: sukarela bekerja sendiri! PadahaI gaji suaminya jauh lebih besar daripada gaji seorang manteri kabupaten. Benar, kalau hendak selamat, mesti berbuat demikian. Aku — berbabu! Sekecil ini rumah tanggaku, hanya beranak dua orang, pun sudah besar-besar pula, ah, manja benar aku ini! Banyak yang dapat kuhematkan, kalau aku hendak dan mau berhemat.
Cara penggambaran tokoh Zubaidah yang manja punya pembantu dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
1
0.0
Bacalah dua puisi berikut!
| Puisi I | Puisi II |
|
Pengabdian kucurahkan
|
Dingin masih terasa Lelap kanan kiri Aku lempar selimut Aku buang keengganan, kemalasan Yang selalu menggerogotiku Fajar menyingsing aku meluncur Ke tempat mencari ilmu Tuk masa depan nan cerah |
Perbedaan amanat kedua puisi tersebut adalah .....
2
0.0
Perhatikan kutipan puisi berikut!
Kesaksian Lingkungan
[...]
Terdengar batu itu menjerit (1)
Mengantarkan mimpi petani (2)
Merindukan sebidang tanah (3)
Yang kita telah berubah (4)
Jadi rumah-rumah mewah (5)
[...]
Larik bermajas pada puisi tersebut ditandai nomor ...
1
0.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia