Iklan

Pertanyaan

Walaupun sejak tahun 2005 setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, bobot kesaktian Pancasila makin hilang. Kesaktian Pancasila yang dulu diagungkan, bagi generasi sekarang dianggap sebagai rekayasa Orde Baru. Upaya menghidupkan kembali kesaktian Pancasila jadi utama. Belakangan bahkan ingin dikembangkan paradigm sebagai salah satu pilar kehidupan berbangsa selain UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Menempatkannya berbagai salah satu pilar secara tidak langsung mendegradasi bobot Pancasila. Kesaktian Pancasila terletak sebagai posisi ideologis dasar negara. Ketika Pancasila tidak lagi dianggap sebagai batu sendi dan common platform bernegara Indonesia, apalagi tidak lagi menjadi wacana public, maka kesaktiannya pun berangsur punah. Pancasila tidak lagi hanya berada di ujung tanduk dan masuk kotak, tetapi juga terbuang percuma. Olah pikir di atas perlu diapresiasi sebagai upaya revitalisasi nilai-nilai Pancasila. Sebagai ideologi, Pancasila terbuka dikembangkan sesuai dengan kebutuhan aktual, terutama dalam praktik bernegara dan bermasyarakat di Indonesia. Opini reduksi yang terdapat dalam tajuk rencana tersebut adalah ....

            Walaupun sejak tahun 2005 setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, bobot kesaktian Pancasila makin hilang. Kesaktian Pancasila yang dulu diagungkan, bagi generasi sekarang dianggap sebagai rekayasa Orde Baru. Upaya menghidupkan kembali kesaktian Pancasila jadi utama. Belakangan bahkan ingin dikembangkan paradigm sebagai salah satu pilar kehidupan berbangsa selain UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Menempatkannya berbagai salah satu pilar secara tidak langsung mendegradasi bobot Pancasila.

            Kesaktian Pancasila terletak sebagai posisi ideologis dasar negara. Ketika Pancasila tidak lagi dianggap sebagai batu sendi dan common platform bernegara Indonesia, apalagi tidak lagi menjadi wacana public, maka kesaktiannya pun berangsur punah. Pancasila tidak lagi hanya berada di ujung tanduk dan masuk kotak, tetapi juga terbuang percuma. Olah pikir di atas perlu diapresiasi sebagai upaya revitalisasi nilai-nilai Pancasila. Sebagai ideologi, Pancasila terbuka dikembangkan sesuai dengan kebutuhan aktual, terutama dalam praktik bernegara dan bermasyarakat di Indonesia.

 
Opini reduksi yang terdapat dalam tajuk rencana tersebut adalah ....
 
  1. Ketika Pancasila tidak lagi diangap sebagai batu sendi dan common platform bernegara Indonesia, kesaktiannya pun berangsur punah.

  2. Saat ini, persoalan tak lagi pada makna kelima sila serta pengertian dan penjabarannya, tetapi pada implementasinya.

  3. Upaya menghidupkan kembali kesaktian Pancasila menjadi utopia dan rekayasa Orde Baru serta rezim Reformasi.

  4. Walaupun sejak tahun 2005 setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, bobot kesaktian Pancasila makin hilang.

     

  5. Pemahaman tentang Pancasila perlu diapresiasi sebagai upaya revitalisasi nilai-nilai Pancasila.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

40

:

50

Klaim

Iklan

A. Rizky

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.

Pembahasan

Opini redaksi dalam teks editorial atau teks opini dapat disebut juga sebagai topik teks tersebut. topiks teks editorial berisi tesis atau permasalahan yang menjadi dasar ditulisnya teks editorial tersebut. Dalam kutipan di atas, yang menjadi topik atau opini redaksi adalah menghilangnya kesaktian Pancasila karena tidak lagi dianggap sebagai batu sendi dan common platform bernegara di Indonesia. Opini ini dibuktikan dengan beberapa argumentasi, seperti pengembangan Pancasila sebagai salah satu pilar bernegara dan tidak lagi menjadi wacana publik sehingga jelaslah bahwa redaksi ingin menyampaikan opininya tentang semakin menurunnya kesaktian Pancasila. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Opini redaksi dalam teks editorial atau teks opini dapat disebut juga sebagai topik teks tersebut. topiks teks editorial berisi tesis atau permasalahan yang menjadi dasar ditulisnya teks editorial tersebut. Dalam kutipan di atas, yang menjadi topik atau opini redaksi adalah menghilangnya kesaktian Pancasila karena tidak lagi dianggap sebagai batu sendi dan common platform bernegara di Indonesia. Opini ini dibuktikan dengan beberapa argumentasi, seperti pengembangan Pancasila sebagai salah satu pilar bernegara dan tidak lagi menjadi wacana publik sehingga jelaslah bahwa redaksi ingin menyampaikan opininya tentang semakin menurunnya kesaktian Pancasila. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tulislah kalimat yang berisi fakta dalam teks editorial tersebut!

4

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia