Iklan
Pertanyaan
Virus Corona, Covid-19 menyerang Otak (Koresponden BBC bidang medis) 2Juli 2020 Stroke, delirium, kecemasan, kebingungan, keletihan daftarnya terus bertambah. Jika anda berpikir Covid-19 hanyalah penyakit pernapasan, pikirkan lagi. Setiap minggu berlalu, semakin jelas bahwa virus corona dapat memicu sejumlah besar masalah neurologis yaitu penyakit yang ditimbulkan akibat kelainan pada sistem saraf manusia. Beberapa orang yang memiliki penyakit relatif ringan menghubungi saya dan berbicara tentang dampak kognitif yang melekat akibat penyakit virus corona terutama masalah terkait dengan ingatan, kelelahan, dan sulit fokus. Sebuah studi yang dimuat jurnal Lancet Psychiatry menemukan komplikasi otak pada 125 pasien virus corona yang sakit parah di rumah sakit di Inggris. Hampir setengahnya menderita stroke karena pembekuan darah, sementara yang lain mengalami peradangan otak, psikosis, atau gejala mirip demensia. Salah satu penulis laporan, Prof Tom Solomon dari University of Liverpool, mengatakan kepada saya,"Sudah jelas sekarang bahwa virus ini memang menyebabkan masalah di otak, padahal awalnya kami mengira itu semua tentang paru-paru. Sebagian disebabkan oleh kurangnya oksigen ke otak. Di Kanada, ilmuwan saraf Prof Adrian Owen telah meluncurkan studi online global tentang bagaimana virus mempengaruhi kognisi. Owen mengatakan: "Kita sudah tahu bahwa para penyintas ICU rentan terhadap gangguan kognitif. Jadi, ketika jumlah pasien Covid-19 yang pulih terus meningkat, semakin jelas bahwa dipulangkan dari ICU bukanlah akhir bagi orang-orang ini. Jelaskan menurut pendapat kamu di tingkat organisasi mahluk hidup yang mana yang diserang virus Covid-19?
Iklan
A. Acfreelance
Master Teacher
1
3.0 (2 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia