Roboguru

Untuk mengukur tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong  Tebal balok yang terukur adalah .....

Pertanyaan

Untuk mengukur tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong 

Tebal balok yang terukur adalah .....

  1. 0,31 cm

  2. 0,40 cm

  3. 0,50 cm

  4. 0,55 cm

  5. 0,60 cm

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Diketahui :

Untuk menentukan hasil pengukuran maka pada skala utama (tetap) ada 5  garis, setiap garis kecil skalanya 0,1 cm. Kemudian pada skala nonius yang berhimpitan adalah garis ke 5, setiap garisnya adalah 1/10 dari 0,1 cm, maka:

Skala Utama : 0,5 cm

Skala Nonius : 5/10 x 0,1 cm = 0,05 cm

Hasil pengukuran = Skala utama + skala nonius

Hasil Pengukuran = 0,5 cm + 0,05 cm = 0,55 cm

Maka jawaban yang benar D

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebuah jangka sorong memiliki skala nonius sejumlah 20 skala. Pengukuran ketebalan benda dengan jangka sorong tersebut tidak mungkin bernilai ... mm

Pembahasan Soal:

Jangka sorong adalah alat ukuryang digunakan untuk mengukur diameter suatu benda. Skala terkecil dari jangka sorong adalah 0,1 mm.

Pada skala nonius jangka sorong, 1 skala mewakili 1 mm.

Jika ada 20 skala maka: 20begin mathsize 14px style cross times end style1 mm = 20 mm

Sehingga dalam pengukuran, tidak mungkin bernilai lebih besar dari 20 mm.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A (20,5 mm).space  

0

Roboguru

Perhatikan alat-alat ukur berikut! Alat ukur panjang yang memiliki ketelitian paling tinggi dan paling rendah berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor

Pembahasan Soal:

Panjang suatu benda dapat diukur dengan menggunakan beberapa alat ukur seperti penggaris, jangka sorong, dan mikrometer sekrup. Masing-masing alat ukur tersebut memiliki ketelitian berbeda-beda. Sekarang kita lihat ketelitian dari setiap alat ukur pada gambar.

Gambar (1)

Alat ukur pada gambar (1) adalah meteran roll atau meteran pita. Meteran roll memiliki skala terkecil 0,1 cm dan ketetitian 0,05 cm.

Gambar (2)

Alat ukur pada gambar (2) adalah mikrometer sekrup. Mikrometer sekrup memiliki skala terkecil 0,001 cm dan ketelitian 0,0005 cm.

Gambar (3)

Alat ukur pada gambar (3) adalah penggaris atau mistar. Mistar memiliki skala terkecil 0,1 cm dan ketelitian 0,05 cm.

Gambar (4)

Alat ukur pada gambar (4) adalah jangka sorong. Jangka sorong memiliki skala terkecil 0,01 cm dan ketelitian 0,005 cm.

Dari uraian diatas, mikrometer sekrup memiliki ketelitian paling tinggi sedangkan meteran dan mistar memiliki ketelitian paling rendah.

Dengan demikian, alat ukur panjang yang memiliki ketelitian paling tinggi dan paling rendah berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor (2) dan (3).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

0

Roboguru

Sebuah balok diukur ketebalannya menggunakan jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar di samping. Besarnya hasil pengukuran adalah ....

Pembahasan Soal:

Alat ukur pada soal di atas adalah jangka sorong. Jangka sorong biasa digunakan untuk mengukur diameter dalam pipa dan mengukur tebal suatu benda balok. Jangka sorong memiliki dua skala yaitu, skala utama dan skala nonius (yang bisa digeser). Skala terkecil dari jangka sorong terdapat pada skala nonius yaitu 0,01 cm. 

Hasil pengukuiran benda di atas 

stack attributes charalign center stackalign right end attributes row Skala none utama equals 4 comma 1 none none none none cm none none end row row Skala none nonius equals 9 cross times 0 comma 01 none cm none plus end row horizontal line row Hasil none equals 4 comma 19 none none none cm none none end row end stack  

Jadi, hasil pengukuran tebal balok adalah sebesar 4,19 cm. Jawaban yang sesuai adalah A.

0

Roboguru

Sebuah balok diukur ketebalannya menggunakan jangka sorong dengan hasil pengukuran seperti pada gambar berikut.  Besarnya hasil pengukuran adalah ....

Pembahasan Soal:

Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang lebih teliti daripada mistar. Ketelitian jangka sorong mencapai 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong biasa digunakan untuk mengukur diameter luar atau dalam suatu cincin, kedalaman bejana sempit, ketebalan pelat, dan sebagainya.

Cara membaca jangka sorong:

1. Melihat nilai yang ditunjuk oleh skala utama. Berdasarkan gambar, skala utamanya yaitu 5,7 cm.

2. Menentukan skala nonius dengan cara melihat skala nonius yang berhimpit dengan skala utama. Berdasarkan gambar di atas, skala nonius yang ditunjuk yaitu 5.

Rumus pengukurannya:

begin mathsize 14px style Hasil equals Skala space utama plus open parentheses 0 comma 01 cross times skala space nonius close parentheses Hasil equals 5 comma 7 plus open parentheses 0 comma 01 cross times 5 close parentheses Hasil equals 5 comma 7 plus 0 comma 05 equals 5 comma 75 space cm end style 

Jadi, hasil pengukurannya adalah 5,75 cm.space 

1

Roboguru

Pengukuran panjang benda dengan meng­gunakan jangka sorong terlihat pada gambar berikut   Hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai ...

Pembahasan Soal:

Jangka sorong adalah alat pengukur yang digunakan sebagai pengukur diameter suatu benda. Selama ini, mungkin alat ukur yang paling dikenal atau sering dijumpai adalah penggaris. Jangka sorong sering digunakan untuk mengukur panjang benda, diameter benda, kedalaman benda, dan ketebalan suatu benda. Adapun tingkat keakuratan dan ketelitian jangka sorong adalah 0,01 cm. Karena ketidakpastian pengukuran adalah setengah dari skala terkecil, maka ketidakpastian dari pengukuran jangka sorong adalah ± 0,005 cm.

Jangka sorong memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala nonius, dimana hasil pengukuran jangka sorong ini adalah penjumlahan dari skala utama dan skala noniusnya.

Pada soal di atas angka yang terukur pada masing-masing skala adalah:

  • skala utama: 3,1 cm
  • skala nonius: 9 x 0,01 cm = 0,09 cm

sehingga:

hasil space pengukuran space equals space skala space utama plus skala space nonius hasil space pengukuran space equals space 3 comma 1 space cm plus 0 comma 09 space cm hasil space pengukuran space equals space 3 comma 19 space cm 

Oleh karena itu hasil pengukuran jangka sorong ini dapat dituliskan:

Hasil space pengukuran equals open parentheses 3 comma 190 plus-or-minus 0 comma 005 close parentheses space cm 

Dengan demikian hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai (3,190 ± 0,005) cm.

Jadi, jawaban yang benar adalah E.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved