Kalimat efektif adalah kalimat yang berfungsi untuk menyampaikan gagasan, ide, pesan, atau informasi secara jelas dan tepat sehingga pembaca mengerti dan memahami maksud dari si penulis.
Ciri-ciri kalimat efektif:
- Menggunakan pemilihan kata yang tepat
- Punya unsur utama subjek dan predikat
- Memakai kaidah penulisan yang sesuai dengan Pedooman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
- Menekankan gagasan pokok kalimat
- Tidak memakai kata-kata mubazir
- Memiliki bentuk bahasa yang konsisten
- Memiliki struktur bahasa yang setara dengan gagasan penulis
- Sifatnya koheren
Kalimat "Di Jakarta bahayanya daripada penyakit demam berdarah sudah sangat mengkhawatirkan sekali" belum menjadi kalimat efektif karena terdapat kemubaziran kata dan belum sesuai dengan kaidah penulisan PUEBI.
Berikut merupakan analisis dari kalimat di atas.
- Setelah kata Jakarta, seharusnya dibubuhi tanda baca koma (,). Tanda koma yang dipakai di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat, berfungsi untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
- Kemudian, akhiran -nya pada kata 'bahayanya', seharusnya dihilangkan. Akhiran -nya merupakan bentuk pronomina (kepemilikan) orang atau benda. Sementara akhiran -nya pada kata 'bahayanya', tidak dapat merujuk pada kata apapun.
- Kata 'daripada' merupakan sebuah kemubaziran kata, sehingga harus dihilangkan.
Jika kalimat di atas diubah menjadi kalimat efektif, maka hasilnya menjadi:
"Di Jakarta, bahaya penyakit demam berdarah sudah sangat mengkhawatirkan sekali".
Dengan demikian, jika kalimat di atas diubah menjadi kalimat efektif, maka hasilnya menjadi:
"Di Jakarta, bahaya penyakit demam berdarah sudah sangat mengkhawatirkan sekali".