Roboguru

Tulislah aspek kebahasaan/ciri kebahasaan teks cerita inspiratif!

Tulislah aspek kebahasaan/ciri kebahasaan teks cerita inspiratif!undefined

  1. ...undefined

  2. ...undefined

Jawaban:

Aspek kebahasaan dan ciri kebahasaan teks cerita inspiratif, yaitu:

a. Menggunakan kata keterangan tempat, waktu, tujuan, dan cara.

  1. Keterangan cara merupakan keterangan cara pada suatu peristiwa yang terjadi.
  2. Keterangan tempat merupakan keterangan tempat terjadinya suatu peristiwa, yang ditandai kata di, ke, dan dari.
  3. Keterangan waktu merupakan keterangan waktu terjadinya suatu peristiwa atau kegiatan, yang ditandai kata, pada, kemarin, besok, lusa, dan lain-lain.
  4. Keterangan tujuan merupakan suatu tujuan pada suatu kalimat dalam teks, yang ditandai dengan kata untuk, supaya, dan agar.

b. Menggunakan kata hubung intrakalimat dan antarkalimat.

  1. Konjungsi antar kalimat adalah kata penghubung antara satu kalimat dengan kalimat lainnya.
  2. Konjungsi berupa pertentangan pada kalimat sebelumnya, ditandai kata biarpun demikian, sekalipun demikian, walaupun demikian, dan meskipun demikian.
  3. Konjungsi berupa lanjutan dari peristiwa pada kalimat sebelumnya, ditandai kata sesudah itu dan setelah itu.
  4. Konjungsi berupa suatu hal, peristiwa, atau keadaan dari kalimat yang dinyatakan sebelumnya, ditandai kata tambahan pula, lagi pula, dan selain itu.
  5. Konjungsi berupa kebalikan dari yang kalimat sebelumnya.
  6. Konjungsi berupa suatu fakta berupa keadaan yang terjadi.
  7. Konjungsi berupa penguatan keadaan sebelumnya, ditandai kata malahan dan bahkan.
  8. Konjungsi berupa pertentangan pada keadaan yang sebelumnya, ditandai kata namun, dan akan tetapi.
  9. Konjungsi berupa sebuah konsekuensi, ditandai kata dengan demikian.
  10. Konjungsi berupa sebab-akibat, ditandai kata oleh karena itu dan oleh sebab itu.
  11. Konjungsi berupa suatu kejadian pendahuluan pernyataan sebelumnya, ditandai kata sebelum itu.
  12. Konjungsi antarkalimat yaitu kata yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, klausa dengan klausa, dan frasa dengan frasa. 
  13. Konjungsi koordiantif, contohnya kata dan, serta, tetapi.
  14. Konjungsi subordiantif, contohnya setelah, agar, dan sehingga.

c. Kalimat majemuk setara dan bertingkat.

  1. Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang sederajat kedudukannya. Contohnya : Dia terjatuh di danau dan koran dagangannya berantakan.
  2. Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara. Contohnya : Akan tetapi, dia sadar bahwa  dia tidak mungkin seperti Tina.undefined


Dengan demikian, aspek kebahasaan/ciri kebahasaan teks cerita inspiratif adalah menggunakan kata keterangan tempat, waktu, tujuan, cara, kata hubung intrakalimat dan antarkalimat, serta menggunakan kalimat majemuk setara dan bertingkat.undefined

0

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved