Roboguru

Tuliskan jenis-jenis gaya yang bekerja antaratom atau antarmolekul pada senyawa terkait ikatan kimia yang dimilikinya.

Pertanyaan

Tuliskan jenis-jenis gaya yang bekerja antaratom atau antarmolekul pada senyawa terkait ikatan kimia yang dimilikinya. 

Pembahasan Soal:

Jenis-jenis gaya yang bekerja antaratom atau antarmolekul pada senyawa:

  1. Gaya London yaitu tarikan yang bersifat lemah pada atom bebas dan molekul nonpolar.
  2. Dipol terimbas yaitu gaya tarik dari molekul polar ke molekul nonpolar yang menyebabkan molekul nonpolar bersifat polar sementara.
  3. Gaya dipol-dipol yaitu gaya tarik antara molekul polar.

Jadi, jenis-jenis gaya antarmolekul adalah gaya london, dipol terimbas dan gaya dipol-dipol. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Gaya dispersi pada molekul-molekul non-polar terjadi akibat adanya………

Pembahasan Soal:

Gaya antar molekul berkaitan dengan ikatan antar molekul yang ada pada molekul yang berikatan.  Ikatan antar molekul terdiri atas ikatan Van Der Waals dan ikatan hidrogen.  

Ikatan antar molekul Van Der Waals meliputi :

  1. Dipol sesaat atau gaya London terjadi pada senyawa kovalen nonpolar, contohnya O2, CH4.
  2. Dipol terimbas terjadi antara senyawa kovalen polar yang dapat berikatan dengan senyawa kovalen nonpolar, contohnya senyawa kovalen nonpolar gas oksigen (O2) dapat larut dalam senyawa kovalen polar air (H2O).
  3. Gaya dipol-dipol terjadi karena terjadi pada senyawa poliatom kovalen polar contohnya HCl, H2S, dan lain-lain.

Berdasarkan penjelasan di atas, gaya dispersi pada molekul-molekul non-polar terjadi akibat adanya dipol-dipol sesaat.

Maka, jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Antarmolekul diatomik dapat membentuk gaya antarmolekul karena adanya gaya London. Sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya London, antarmolekul diatomik berikut yang memiliki gaya van der W...

Pembahasan Soal:

Gaya Van der Waals merupakan gaya tarik-menarik/tolak-menolak antarmolekul atau antarbagian dalam molekul yang sama karena adanya ikatan kovalen maupun interaksi elektrostatik ion dengan molekul netral atau bermuatan lainnya. Gaya Van der Walls terdiri dari dipol permanen, dipol terimbas dan dipol sesaat (gaya London).

Gaya London merupakan bagian dari gaya Van der Waals, yang terbentuk dari antar senyawa kovalen nonpolar. Salah satu contoh senyawa kovalen nonpolar adalah molekul diatomik seperti H2, N2, O2 dan lain-lain.

Kekuatan ikatan gaya London dipengaruhi oleh jumlah elektron/ massa molekul relatif (Mr). Pada molekul H2 jumlah elektron (Mr) = 2, N2 jumlah elektron (Mr) = 28, O2  jumlah elektron (Mr) = 32, dan Cl2 jumlah elektron (Mr) = 71.

Sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya London, antarmolekul diatomik berikut yang memiliki gaya van der Waals paling kuat adalah Cl2 dan O2.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Roboguru

Ikatan yang terdapat dalam molekul (antara atom N dengan atom H) dan antarmolekul adalah ....

Pembahasan Soal:

Ikatan kovalen adalah ikatan antara 2 atom dengan adanya penggunaan bersama pasangan elektron. Ikatan kovalen biasa terjadi antara 2 atom unsur nonlogam. Unsur N dan H tergolong unsur nonlogam, sehingga ikatan keduanya termasuk ke dalam ikatan kovalen.

Gaya antarmolekul pada senyawa N H subscript 3 terjadi antara unsur H dengan N pada molekul N H subscript 3 yang lain. Unsur N tergolong ke dalam unsur berelektronegativitas tinggi. Interaksi antara unsur H dengan unsur berelektronegativitas tinggi (F, O, N) akan membentuk ikatan hidrogen.

Sehingga Ikatan yang terdapat dalam molekul (antara atom N dengan atom H) dan antarmolekul N H subscript 3 adalah ikatan kovalen dan ikatan hidrogen.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.space

Roboguru

Manakah yang lebih kuat, gaya antarmolekul pada BF3 atau F2? Gaya apakah yang bekerja?

Pembahasan Soal:

Senyawa BF3 dan F2 bersifat nonpolar sehingga gaya antarmolekul yang bekerja pada kedua senyawa tersebut adalah gaya London. Namun gaya antarmolekul F2 lebih besar dibandingkan dengan BF3 karena luas permukaan sentuhnya lebih besar.


Jadi, gaya antarmolekul F2 lebih besar dari BF3 karena luas permukaan sentuhnya lebih besar. 

Roboguru

Hal apa saja yang menunjukkan adanya gaya antar-molekul? jelaskan!

Pembahasan Soal:

Gaya antar-molekul ditunjukkan dengan adanya adhesi maupun gaya kohesi.

  1. Adhesi adalah gaya tarik-menarik antar molekul yang tidak sejenis.
  2. Kohesi adalah gaya tarik-menarik antar molekul yang sejenis

 

Jadi, jawaban seperti penjelasan di atas.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved