Iklan

Pertanyaan

Tuliskan 5 Organisasi etnis Kedaerahan dan Keagaman pada masa pergerakan nasional dengan tujuan dan perjuangannya.

Tuliskan 5 Organisasi etnis Kedaerahan dan Keagaman pada masa pergerakan nasional dengan tujuan dan perjuangannya.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

28

:

24

Klaim

Iklan

I. Agung

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

beberapa organisasi yang bersifat etnis kedaerahan dan keagamaan pada masa kemerdekaan antara lain adalah Jong Java hingga Jong Ambon.

beberapa organisasi yang bersifat etnis kedaerahan dan keagamaan pada masa kemerdekaan antara lain adalah Jong Java hingga Jong Ambon.

Pembahasan

Pada masa Pergerakan Nasional terdapat beberapa organisasi kedaerahan yang nantinya bersumpah untuk persatuan yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Berikut beberapa organisasi daerah dengan tujuan pendirianya. Jong Java : Jong Java merupakan perkumpulan pemuda jawa yang terhimpun di Solo pada 12 Juni 1918. Sebelumnya, Jong Java bernama Tri Koro Dharmo yang berarti Tiga Tujuan Mulia. Didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada 7 Maret 1915. Pada Kongres pertama di Solo Tri Koro Dharmo diubah menjadi Jong Java. Tujuan utama dari Jong Java adalah membangun cita-cita Jawa Raya dan mengembangkan rasa kesatuan antara suku-suku bangsa di Indonesia. Jong Islamieten Bond : Jong Islamieten Bond merupakan ikatan pemuda muslim pecahan dari Jong Java. Kedekatan dengan tokoh politik seperti Agus Salim menjadi faktor pembentukan Jong Islamieten Bond. JIB sendiri diberdirikan pada 1 Januari 1925 di Batavia oleh Sjamsuridjal. Sebelum mendirikan JIB, Sjamsuridjal mendatangi Ahmad Dahlan, HOS Cokroaminoto, dan Agus Salim untuk meminta nasehat. Tujuan didirikan JIB adalah sebagai berikut: Mempelajari agama Islam dan menganjurkan agar ajaran-ajarannya diamalkan. Jong Sumatranen Bond : Jong Sumatranen Bond merupakan organisasi yang didirikan oleh pemuda Sumatera di Jakarta pada 2 Desember 1917 di Gedung STOVIA. Jong Sumatranen Bond (JSB) didirikan oleh para pemuda Sumatera yang bertujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap kebudayaan Sumatera dan memperkokoh hubungan murid Sumatera. Organisasi ini muncul sebagai bentuk kesadaran diri kalangan para pelajar Jakarta yang berasal dari Sumatera akan pentingnya organisasi. Tujuan dari Jong Sumatranen Bond ini adalah untuk memperkokoh hubungan ikatan di antara murid-murid yang berasal dari Sumatera. Jong Bataks Bond : Jong Bataks Bond atau Jong Batak adalah organisasi untuk perkumpulan para pemuda yang berasal dari daerah Batak, Tapanuli. Pendiri dari Jong Bataks adalah Sanusi Pane dan Amir Sjarifuddin Harahap pada tahun 1926. Awalnya, Jong Batak ini bergabung dengan Jong Sumatra, namun karena organisasi tersebut didominasi oleh orang Minang, maka mereka pun memisahkan diri. Jong Bataks Bond memiliki tujuan untuk mempererat persatuan dan persaudaraan di antara para pemuda yang berasal dari daerah yang sama untuk memajukan kebudayaan daerah. Jong Ambon : Jong Ambon adalah organisasi kepemudaan Ambon yang dibentuk pada masa pergerakan nasional sebelum Sumpah Pemuda. Jong Ambon didirikan oleh para pelajar asal Ambon yang bersekolah di STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) Jong Ambon berdiri pada 1917 dan diketuai oleh J. Kayadu. Tujuan dari dibentuknya Jong Ambon adalah untuk menggalang persatuan, kesatuan, dan mempererat tali persaudaraan di kalangan pemuda yang berasal dari Ambon (Maluku). Dengan demikian, beberapa organisasi yang bersifat etnis kedaerahan dan keagamaan pada masa kemerdekaan antara lain adalah Jong Java hingga Jong Ambon.

Pada masa Pergerakan Nasional terdapat beberapa organisasi kedaerahan yang nantinya bersumpah untuk persatuan yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Berikut beberapa organisasi daerah dengan tujuan pendirianya.

  • Jong Java : Jong Java merupakan perkumpulan pemuda jawa yang terhimpun di Solo pada 12 Juni 1918. Sebelumnya, Jong Java bernama Tri Koro Dharmo yang berarti Tiga Tujuan Mulia. Didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada 7 Maret 1915.  Pada Kongres pertama di Solo Tri Koro Dharmo diubah menjadi Jong Java. Tujuan utama dari Jong Java adalah membangun cita-cita Jawa Raya dan mengembangkan rasa kesatuan antara suku-suku bangsa di Indonesia.
  • Jong Islamieten Bond : Jong Islamieten Bond merupakan ikatan pemuda muslim pecahan dari Jong Java. Kedekatan dengan tokoh politik seperti Agus Salim menjadi faktor pembentukan Jong Islamieten Bond. JIB sendiri diberdirikan pada 1 Januari 1925 di Batavia oleh Sjamsuridjal. Sebelum mendirikan JIB, Sjamsuridjal  mendatangi Ahmad Dahlan, HOS Cokroaminoto, dan Agus Salim untuk meminta nasehat. Tujuan didirikan JIB adalah sebagai berikut: Mempelajari agama Islam dan menganjurkan agar ajaran-ajarannya diamalkan.
  • Jong Sumatranen Bond : Jong Sumatranen Bond merupakan organisasi yang didirikan oleh pemuda Sumatera di Jakarta pada 2 Desember 1917 di Gedung STOVIA.  Jong Sumatranen Bond (JSB) didirikan oleh para pemuda Sumatera yang bertujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap kebudayaan Sumatera dan memperkokoh hubungan murid Sumatera. Organisasi ini muncul sebagai bentuk kesadaran diri kalangan para pelajar Jakarta yang berasal dari Sumatera akan pentingnya organisasi. Tujuan dari Jong Sumatranen Bond ini adalah untuk memperkokoh hubungan ikatan di antara murid-murid yang berasal dari Sumatera. 
  • Jong Bataks Bond : Jong Bataks Bond atau Jong Batak adalah organisasi untuk perkumpulan para pemuda yang berasal dari daerah Batak, Tapanuli.  Pendiri dari Jong Bataks adalah Sanusi Pane dan Amir Sjarifuddin Harahap pada tahun 1926. Awalnya, Jong Batak ini bergabung dengan Jong Sumatra, namun karena organisasi tersebut didominasi oleh orang Minang, maka mereka pun memisahkan diri. Jong Bataks Bond memiliki tujuan untuk mempererat persatuan dan persaudaraan di antara para pemuda yang berasal dari daerah yang sama untuk memajukan kebudayaan daerah.
  • Jong Ambon : Jong Ambon adalah organisasi kepemudaan Ambon yang dibentuk pada masa pergerakan nasional sebelum Sumpah Pemuda.  Jong Ambon didirikan oleh para pelajar asal Ambon yang bersekolah di STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) Jong Ambon berdiri pada 1917 dan diketuai oleh J. Kayadu. Tujuan dari dibentuknya Jong Ambon adalah untuk menggalang persatuan, kesatuan, dan mempererat tali persaudaraan di kalangan pemuda yang berasal dari Ambon (Maluku). 

Dengan demikian, beberapa organisasi yang bersifat etnis kedaerahan dan keagamaan pada masa kemerdekaan antara lain adalah Jong Java hingga Jong Ambon.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Marsya Nuramalia

Bantu banget

Daniel Pramudyta

Jawaban tidak sesuai Pembahasan tidak menjawab soal

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan tabel berikut! No. X Y 1) Indische Partij Sarekat Islam 2) Perhimpunan Indonesia Gabunga Partai Politik Indonesia ...

27

2.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia