Roboguru

Tri Rna wajib dibayar atau dilaksanakan oleh umat agama Hindu berdasarkan ketulusan hati dalam usaha untuk mencapai kebahagiaan hidup ataupun Moksa. Tujuan Agama hindu tersebut tertuang pada sloka yang berbunyi ....

Pertanyaan

Tri Rna wajib dibayar atau dilaksanakan oleh umat agama Hindu berdasarkan ketulusan hati dalam usaha untuk mencapai kebahagiaan hidup ataupun Moksa. Tujuan Agama hindu tersebut tertuang pada sloka yang berbunyi ....

Pembahasan Soal:

Dalam ajaran Agama Hindu ada konsep atau filosofi yang disebut Tri Rna. “Tri” artinya tiga dan “Rna” artinya hutang. Tri Rna merupakan tiga hutang yang harus dibayar oleh manusia Hindu. Tri Rna juga sebagai tiga wujud ketergantungan dalam hidup manusia yang membawa hutang (rna). Kelahiran sebagai manusia bukan tanpa sebab namun ada penyebab dan yang mengadakan. Berkat kebaikan Para Dewata, Pitra dan Rsi maka manusia dapat terlahir, menjalani kehidupan dengan berbagai tuntunan dharma dan mencapai tujuan hidupnya. Sebagai hukum alam – sebab akibat maka sudah seharusnya manusia membayar hutangnya (Rna) sehingga tercipta keseimbangan untuk menuju kebahagiaan dan kedamaian abadi.

Dalam hubungan untuk mewujudkan suatu kebebasan dalam hidup ini sangat baik kita merenungkan dan mengamalkan sloka berikut:

Sribhagavan uvacha: Akasaram brahman paramam svabhavo dhyatmam uchyate, bhutabhavodbhavakaro visargah karmasamjnitah (Bhagawadgita VIII. 3. 129).

Artinya : Sri Bhagawan Bersabda: Brahman (Tuhan) adalah yang kekal, yang maha tinggi dan adanya di dalam tiap-tiap badan perseorangan disebut Adhyatman. Karma adalah nama yang diberikan kepada kekuatan cipta yang menjadikan makhluk hidup.

Dengan demikian, tujuan agama Hindu mengenai moksa tertuang pada sloka yang berbunyi : Sribhagavan uvacha: Akasaram brahman paramam svabhavo dhyatmam uchyate, bhutabhavodbhavakaro visargah karmasamjnitah (Bhagawadgita VIII. 3. 129) yang artinya  Sri Bhagawan Bersabda: Brahman (Tuhan) adalah yang kekal, yang maha tinggi dan adanya di dalam tiap-tiap badan perseorangan disebut Adhyatman. Karma adalah nama yang diberikan kepada kekuatan cipta yang menjadikan makhluk hidup.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 01 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebutkan empat fase perkembangan agama Hindu di India!

Pembahasan Soal:

Diketahui bahwa Agama Hindu diperkirakan muncul di India antara tahun 3102 SM hingga 1300 SM. Agama ini tumbuh bersamaan dengan masuknya bangsa Arya. Kedatangan bangsa Arya ini mendesak penduduk asli India, yakni Dravida, ke selatan sampai dataran tinggi Dekan. Dalam perkembangan selanjutnya terjadi percampuran antara kebudayaan orang Arya dan Dravida yang menghasilkan kebudayaan Hindu. Perkembangan agama Hindu di India dapat dibagi menjadi empat fase, yakni sebagai berikut.

  1. Zaman Weda (1500 SM): zaman ini dimulai ketika bangsa Arya berada di Punjab, lembah Sungai Sindhu, sekitar 2500-1500 SM, setelah mendesak bangsa Dravida ke sebelah Selatan sampai ke Dataran Tinggi Dekkan. Bangsa Arya telah memiliki peradaban tinggi. Mereka menyembah dewa-dewa seperti Agni, Varuna, Vayu, Indra, dan Siwa. Pada zaman ini dikenal juga kitab suci seperti Weda dan pembagian caturwarna,
  2. Zaman Brahmana (1000-750 SM): pada zaman ini, kekuasaan kaum Brahmana atau kaum agamawan amat besar dalam kehidupan keagamaan. Merekalah yang mengantarkan persembahan umat kepada dewa. Pada zaman ini pula, mulai disusun tata cara upacara keagamaan yang teratur.
  3. Zaman Upanisad (750-500 SM): pada zaman ini yang dipentingkan tidak hanya upacara dan sesaji saja, tetapi lebih daripada itu, yaitu pengetahuan batin yang lebih tinggi. Zaman ini adalah zaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama.
  4. Zaman Buddha (500 SM-300 M): zaman ini dimulai ketika putra Raja Suddhodana yang bernama Siddharta menafsirkan Weda dari sudut logika dan mengembangkan sistem yoga dan semadhi sebagai jalan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.

Dengan demikian, empat fase perkembangan agama Hindu di India adalah zaman Weda, zaman Brahmana, zaman Upanisad, dan zaman Buddha.

0

Roboguru

Berikut empat fase perkembangan agama Hindu di India, kecuali….

Pembahasan Soal:

Agama Hindu merupakan agama yang tertua di dunia dan masih berkembang hingga saat ini. Ajarannya berkembang sejak tahun 500 SM. Agama ini pertama kali muncul di lembah sungai Shindu di daerah India sebelah barat daya yang kini lebih dikenal dengan daerah Punyab. Nama Hindu berawal dari nama sebuah sungai yang bernama Shindu. Pada awalnya, bangsa Persia menyebut kata Hindu untuk nama Shindu setelah mengadakan kontak di lembah tersebut. Ajaran agama ini merupakan ajaran yang bersifat universal serta memberikan kebebasan bagi para pemeluknya untuk menjalankan ajaran agama serta mendalaminya. Hindu terbagi menjadi beberapa golongan karena sifatnya yang universal. Menurut sejarah, perkembangan agama Hindu terbagi menjadi beberapa zaman atau fase, diantaranya: zaman Weda (penyusunan kitab suci agama Hindu), zaman Brahmana (penyusunan kitab Brahmana), zaman Upanishad (penyusunan falsafah agama), dan zaman Buddha (lahirnya agama Buddha).

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Zaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama, yaitu zaman orang berfilsafat atas dasar Weda adalah….

Pembahasan Soal:

Zaman Upanisahd diperkirakan muncul dan berkembang pada tahun 750-500 SM. Pada zaman ini yang dipentingkan tidak hanya upacara dan sesaji saja, tetapi lebih daripada itu, yaitu pengetahuan batin yang lebih tinggi. Zaman ini adalah zaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama, yaitu zaman orang berfilsafat atas dasar Weda. Adapun latar belakang munculnya zaman Upanishad karena manusia pada saat itu mulai merasa terbebani dengan aturan-aturan upacara yang ketat dan memakan biaya tinggi. Pada zaman ini soal lahir material tidak terlalu diutamakan, akan tetapi soal batin lah yang dianggap lebih penting. Karena orang lebih menekankan pada hati nurani terdalam, contoh seperti tapa, yoga, dan upawasa (puasa).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Kitab yang digunakan sebagai pedoman atau dasar-dasar dalam pembangunan suatu candi yaitu kitab ....

Pembahasan Soal:

Silpasastra merupakan sebuah kitab pegangan yang memuat berbagai petunjuk untuk melaksanakan pembuatan arca dan bangunan. Pembuatan candi yang secara teoritis menggunakan dasar-dasar yang tercantum dalam kitab Silpasastraakan tetapi pada tahap pelaksanaan dan hasilnya memperlihatkan corak budaya asli Indonesia. Bentuk dasar bangunan candi di Indonesia adalah punden berundak-undak, yang merupakan salah satu peninggalan kebudayaan Megalithikum yang berfungsi sebagai tempat pemujaan.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Dewa terpenting dalam zaman Weda adalah ...

Pembahasan Soal:

   Zaman Weda dimulai ketika bangsa Arya datang ke hulu sungai Sindhu atau Panjab sekitar tahun1.500 SM. Keagamaan pada zaman Weda ini mengenal banyak sekali dewa-dewa yang dihubungkan dengan tenaga alam yang menguasai dan mempengaruhi kehidupan manusia. Bahkan tenaga alam itu sendiri yang dipuja sebagai dewa. Tenaga alam ini dipuja disertai dengan sifat-sifat kemanusiaan (personifikasi dari tenaga-tenaga alam). Dewa-dewa tersebut antara lain seperti Dewa Agni (Api), Dewa Wayu (Angin), Dewa Surya (matahari) dan masih banyak lagi dewa-dewa lainnya. Diantara banyak dewa tersebut, pada zaman Weda ini yang banyak dipuja sekaligus menjadi dewa terpenting adalah Indra dan Agni.

   Dewa Indra (Perang) banyak dipuja karena dipercaya sebagai dewa yang terus menerus menggempur dewa jahat (Wrta) yang selalu menahan air angkasa dalam gunung-gunung awan. Sehingga ketika dewa jahat (Wrta) diserang dewa Indra, hujan akan turun ke bumi. Sedangkan Dewa Agni, dianggap sebagai sahabat manusia karena api selalu dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Selain itu, dalam setiap upacara keagamaan api merupakan salah satu elemen penting.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved