Iklan

Pertanyaan

Tradisi Malam Satu Suro merupakan salah satu bagian dari akulturasi antara kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam karena....

Tradisi Malam Satu Suro merupakan salah satu bagian dari akulturasi antara kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam karena....

  1. perayaan tanggal 1 Muharam namun menggunakan ritual tertentu

  2. menggunakan kerbau bule dalam upacara Malam Satu Suro

  3. menyertakan penyembahan terhadap benda-benda tertentu

  4. tradisi ini sudah dilakukan sejak masa praaksara

  5. bukan tradisi yang mewakili suatu agama tertentu

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

36

:

51

Klaim

Iklan

A. Maryam

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Tradisi Malam Satu Suro sudah dilaksanakan sekitar tahun 1613-1645 pada masa pemerintahan Sultan Agung. Pada masa ini masyarakat masih mengikuti sistem penanggalan tahun Saka (Hindu-Buddha). Sultan Agung kemudian berinisiatif untuk memperluas ajaran Islam di Jawa sehingga memadukan antara tradisi Jawa dan Islam. Adanya perpaduan ini kemudian dipilihlah tanggal 1 Muharam dijadikan sebagai tahun baru Jawa. Tradisi Malam Satu Suro merupakan tradisi dimana masyarakat melakukan iring-iringan hasil kekayaan alam berupa gunungan tumpeng serta benda-benda pusaka. Perayaan ini menjadi salah satu akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam karena merupakan perayaan 1 Muharam namun menyertakan ritual seperti menyertakan benda pusaka yang dianggap benda sakral dalam masyarakat Jawa.

Tradisi Malam Satu Suro sudah dilaksanakan sekitar tahun 1613-1645 pada masa pemerintahan Sultan Agung. Pada masa ini masyarakat masih mengikuti sistem penanggalan tahun Saka (Hindu-Buddha). Sultan Agung kemudian berinisiatif untuk memperluas ajaran Islam di Jawa sehingga memadukan antara tradisi Jawa dan Islam. Adanya perpaduan ini kemudian dipilihlah tanggal 1 Muharam dijadikan sebagai tahun baru Jawa. Tradisi Malam Satu Suro merupakan tradisi dimana masyarakat melakukan iring-iringan hasil kekayaan alam berupa gunungan tumpeng serta benda-benda pusaka. Perayaan ini menjadi salah satu akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam karena merupakan perayaan 1 Muharam namun menyertakan ritual seperti menyertakan benda pusaka yang dianggap benda sakral dalam masyarakat Jawa.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Nabila Nur Ridha Ramadhani

Pembahasan tidak menjawab soal

Iklan

Pertanyaan serupa

Tradisi halal bi halal yang dilakukan oleh masyarakat Jawa ternyata sudah dimulai oleh....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia