Roboguru

Titrasi adalah salah satu metode dalam menentukan suatu barometer variabel tertentu, variabel yang ditentukan adalah ....

Pertanyaan

Titrasi adalah salah satu metode dalam menentukan suatu barometer variabel tertentu, variabel yang ditentukan adalah ....

  1. Volumespace

  2. Jumlah zatspace

  3. Masa zatspace

  4. Molaritasspace

  5. Jumlah partikelspace

Pembahasan Soal:

Titrasi merupakan salah satu metode kuantitatif terlama dalam bidang kimia, digunakan untuk menentukan  kadar dalam perhitungan kimia. Metode titrimetrik dikenal juga sebagai metode volumetrik, analisis volumetric sendiri dibedakan menjadi 2 jenis yaitu analisis volumetrik gasometri dan analisis volumetric titrimetri atau yang lebih dikenal dengan nama titrasi.

Titimetri atau titrasi dapat diartikan sebagai pengukuran volume dalam larutan yang diperlukan untuk bereaksi sempurna dengan sevolumenya atau sejumlah berat zat yang akan ditentukan. Dalam setiap metode titrasi terjadi reaksi antara komponen analit dengan zat pendeteksinya yang disebut sebagai titran.

Jadi, jawaban benar adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Nurul

Mahasiswa/Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa saja syarat-syarat larutan baku primer dan larutan baku sekunder yang digunakan pada proses titrasi?

Pembahasan Soal:

Larutan baku primer merupakan larutan yang mengandung zat padat murni yang konsentrasi larutannya diketahui secara tepat melalui perhitungan massa. Syarat-syarat larutan baku primer antara lain:

  • Zat harus mudah diperoleh, dimurnikan, dikeringkan dan disimpan dalam keadaan murni.
  • Zat harus tidak berubah berat dalam penimbangan di udara
  • Zat tersebut dapat diuji kadar pengotornya dengan uji- uji kualitatif dan kepekaan tertentu.
  • Zat tersebut sedapat mungkin mempunyai massa relatif dan massa ekuivalen yang besar.
  • Zat tersebut harus mudah larut dalam pelarut yang dipilih.
  • Reaksi yang berlangsung dengan pereaksi harus bersifat stoikiometrik dan langsung.

Larutan baku sekunder merupakan larutan yang mengandung suatu zat yang konsentrasinya tidak dapat diketahui dengan tepat karena berasal dari zat yang tidak pernah murni. Syarat-syarat larutan baku sekunder antara lain:

  • Derajat kemurnian lebih rendah daripada larutan baku primer
  • Mempunyai berat ekivalen yang tinggi untuk memperkecil kesalahan penimbangan
  • Larutannya relatif stabil dalam penyimpanan.space

Jadi, syarat larutan baku primer dan sekunder adalah seperti pada uraian di atas.

0

Roboguru

Jelaskan proses titrasi dan pemilihan indikator !

Pembahasan Soal:

Titrasi adalah prosedur menetapkan kadar suatu larutan dengan mereaksikan sejumlah larutan tersebut yang volumenya terukur dengan suatu larutan lain yang telah diketahui kadarnya (larutan standar) secara bertahap / melalui beberapa percobaan.

Indikator adalah zat yang memberikan tanda perubahan pada saat titrasi berakhir yang dikenal dengan istilah titik akhir titrasi. Titik akhir titrasi adalah kondisi pada saat terjadi perubahan warna dari indikator. Titik akhir titrasi diharapkan mendekati titik ekivalen, yaitu kondisi pada saat larutan asam tepat bereaksi dengan larutan basa.

Pemilihan indikator disesuaikan dengan titik ekuivalen teoritis, dimana indikator yang digunakan harus mencakup / mendekati titik ekuivalen tersebut sehingga saat titik ekuivalen terjadi terlihat perubahan warna pada indikator.

Jadi, penjelasan proses titrasi dan pemilihan indikator adalah seperti diatas.space 

0

Roboguru

Perhatikan kondisi-kondisi berikut! Rosé menggunakan KOH 0,1 M untuk mengukur konsentrasi asam cuka. Senji menggunakan HCl 0,5 M untuk mengukur konsentrasi NaOH. Jisoo menitrasi larutan KOH denga...

Pembahasan Soal:

Titrasi asam-basa pada dasarnya menggunakan prinsip reaksi antara asam dan basa. Biasanya titrasi digunakan untuk menentukan konsentrasi dari asam ataupun basa. Pada penentuan konsentrasi asam, basa yang digunakan perlu diketahui konsentrasinya, begitu pula sebaliknya.

  1. KOH sebagai basa yang diketahui konsentrasinya (0,1 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi asam cuka.
  2. HCl sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,5 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi NaOH sebagai basa.
  3. KOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,1 M).
  4. NaOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang tidak diketahui konsentrasinya.
     

Kondisi yang mereaksikan asam dan basa adalah kondisi nomor 1, 2, 3, dan 4. Namun, konsentrasi yang salah satunya diketahui adalah kondisi nomor 1, 2, dan 3. Oleh karena itu, kondisi 1, 2, dan 3 adalah kondisi yang tepat terkait penerapan titrasi asam-basa dalam menentukan konsentrasi.

Jadi, jawaban yang benar adalah opsi A.space 

0

Roboguru

Apa yang dimaksud dengan titrasi asam basa?

Pembahasan Soal:

Titrasi adalah suatu metode untuk menentukan kadar (konsentrasi) suatu larutan dengan larutan lain yang telah diketahui konsentrasinya. Titrasi dibedakan berdasarkan jenis reaksi yang terlibat di dalam proses titrasi, yaitu:

  • Jika dalam proses titrasi melibatkan reaksi antara asam dan basa disebut titrasi asam-basa
  • Jika melibatkan reaksi reduksi dan oksidasi disebut titrasi redoks
  • Jika melibatkan pembentukan ion kompleks disebut titrasi kompleksometri


Jadi, titrasi asam basa adalah metode untuk menentukan kadar (konsentrasi) suatu larutan dengan larutan lain yang telah diketahui konsentrasinya serta melibatkan reaksi asam dan basa.undefined 

2

Roboguru

Berdasarkan data diatas, data mana yang tidak sesuai (ganjil)? Apa yang menyebabkan terjadinya keganjilan tersebut? Hitunglah volume rata-rata dari ?

Pembahasan Soal:

  1. Data tersebut merupakan volume larutan H N O subscript 3 yang digunakan untuk mentitrasi suatu basa. Agar lebih akurat, biasanya proses titrasi dilakukan berulang. Berdasarkan data diatas, data ke-2 menunjukkan volume H N O subscript 3 yang sedikit berbeda dari ketiga data lain.
  2. Nilai 18,9 memiliki simpangan yang lebih jauh dibanding data lain. Artinya volume H N O subscript 3 pada data kedua sedikit berlebih. Jika demikian, nilai ini menjadi kurang representatif terhadap hasil titrasi. Pada prinsipnya, titik akhir titrasi seharusnya sedekat mungkin dengan titik ekuivalen.
  3. Volume rata-rata H N O subscript 3 dapat dihitung sebagai berikut:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell V subscript rata bond rata end subscript end cell equals cell fraction numerator V subscript 1 and V subscript 2 and V subscript 3 and V subscript 4 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 18 comma 1 plus 18 comma 9 plus 18 comma 3 plus 18 comma 2 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 73 comma 5 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell 18 comma 375 space mL end cell end table 

Jadi, data yang tidak sesuai adalah data kedua (18,9); keganjilan disebabkan volume data kedua simpangannya terlalu jauh dari data volume data lain; volume rata-ratanya adalah 18,375 mL.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved