Pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empat baris serta memiliki sampiran dan isi. Sebelum mengenal apa saja jenis dari pantun, ada baiknya teman-teman memahami dengan baik dulu ciri-ciri dari jenis puisi lama yang satu ini. Tentu saja ini agar kalian dapat dengan mudah mengklasifikasikan sebuah puisi lama itu layak disebut pantun atau tidak. Memahami ciri-ciri pantun juga membuat kalian akan lebih mudah membuat jenis puisi yang satu ini.
Pesan yang terkandung di dalam pantun tersebut berupa amanat, yaitu cinta dapat merugikan seseorang jika mencintai seseorang secara berlebihan. Selanjutnya Rima. Rima atau sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk pantun. Pantun tersebut memiliki rima a-b-a-b, yaitu kesamaan bunyi antara baris pertama dan ketiga serta baris kedua dan keempat.
Yang terakhir adalah pilihan kata atau diksi. Pemilihan kata atau diksi adalah salah satu hal yang wajib dilakukan dengan tepat dan hati-hati dalam sebuah karya sastra, terutama pada karya sastra yang menekankan keindahan pada susunan katanya seperti syair, pantun, dan puisi. Hal ini dikarenakan selain dapat menambah unsur estetis sebuah karya sastra, pemilihan kata juga dapat mengungkapkan makna yang disampaikan penulis. Pantun tersebut telah memiliki diksi atau pilihan kata yang tepat. Hal ini dapat dilihat dari setiap kata yang saling berkaitan dan menyambung sehingga membentuk makna pantun yang baik.
Dengan demikian, pesan dalam pantun tersebut ialah cinta dapat merugikan jika terlalu berlebihan, rima pantun berpola A-B-A-B, dan diksi yang digunakan telah sesuai karena setiap kata memiliki makna yang saling berkaitan.