Iklan

Pertanyaan

Tentukan ciri kata sifat! Jelaskan pula fungsi kata sifat dalam penulisan novel sejarah!

Tentukan ciri kata sifat! Jelaskan pula fungsi kata sifat dalam penulisan novel sejarah!space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

00

:

18

Klaim

Iklan

S. Nurjannah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

Jawaban terverifikasi

Jawaban

ciri kata sifat adalah dapat diberikan kata penguat, dapat diingarkan dengan kata “tidak”, dapat diikuti imbuhan ter-, dapat mengalami pengulangan jika diawali imbuhan se-. Fungsi kata sifat dalam novel sejarah adalah menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.

ciri kata sifat adalah dapat diberikan kata penguat, dapat diingarkan dengan kata “tidak”, dapat diikuti imbuhan ter-, dapat mengalami pengulangan jika diawali imbuhan se-. Fungsi kata sifat dalam novel sejarah adalah menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.space

Pembahasan

Kata sifat adalah kata yang menerangkan nomina atau kata benda. Ciri-ciri kata sifat adalah sebagai berikut. Dapat diberikan kata penguat, seperti lebih, sangat, sekali, amat, dan sebagainya. Contoh: sangat mudah, tinggi sekali, lebih manis, dan sebagainya. Dapat diingkarkan dengan kata “tidak”. Contoh: tidak manis, tidak baik, dan sebagainya Dapat diikuti imbuhan ter- yang menyatakan tingkatan superlatif. Contoh: termahal, terparah, dan lain-lain. Dapat mengalami pengulangan kata jika diwali imbuhan se-. Contoh: sekecil-kecilnya, sebaik-baiknya, dan lain-lain. Kata sifat sering digunakan dalam novel sejarah. Kata sifat berfungsi untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana. Dengan demikian, ciri kata sifat adalah dapat diberikan kata penguat, dapat diingarkan dengan kata “tidak”, dapat diikuti imbuhan ter-, dapat mengalami pengulangan jika diawali imbuhan se-. Fungsi kata sifat dalam novel sejarah adalah menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.

Kata sifat adalah kata yang menerangkan nomina atau kata benda. Ciri-ciri kata sifat adalah sebagai berikut.

  1. Dapat diberikan kata penguat, seperti lebih, sangat, sekali, amat, dan sebagainya. Contoh: sangat mudah, tinggi sekali, lebih manis, dan sebagainya.
  2. Dapat diingkarkan dengan kata “tidak”. Contoh: tidak manis, tidak baik, dan sebagainya
  3. Dapat diikuti imbuhan ter- yang menyatakan tingkatan superlatif. Contoh: termahal, terparah, dan lain-lain.
  4. Dapat mengalami pengulangan kata jika diwali imbuhan se-. Contoh: sekecil-kecilnya, sebaik-baiknya, dan lain-lain.

Kata sifat sering digunakan dalam novel sejarah. Kata sifat berfungsi untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.

Dengan demikian, ciri kata sifat adalah dapat diberikan kata penguat, dapat diingarkan dengan kata “tidak”, dapat diikuti imbuhan ter-, dapat mengalami pengulangan jika diawali imbuhan se-. Fungsi kata sifat dalam novel sejarah adalah menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Kayla pramudita

Mudah dimengerti Bantu banget Ini yang aku cari! Pembahasan lengkap banget

Ramadan Nurwahid

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Kalimat yang memuat adjektivaadalah ...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia