Iklan

Pertanyaan

Tentukan bilangan oksidasi unsur yang dicetak tebal pada zat berikut. N O 2 ​ Ca C O 3 ​ Na 2 ​ S O 4 ​ ( N H 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ K 2 ​ Mn O 4 ​

Tentukan bilangan oksidasi unsur yang dicetak tebal pada zat berikut.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

28

:

49

Klaim

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Bilangan oksidasi unsur N pada N O 2 ​ adalah +4; C pada Ca C O 3 ​ adalah +4; S pada Na 2 ​ S O 4 ​ adalah +6; N pada ( N H 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ adalah -3; dan Mn pada K 2 ​ Mn O 4 ​ adalah +6. Bilangan oksidasi unsur dalam senyawa dapat ditentukan dengan memerhatikan beberapa aturan sebagai berikut. Bilangan oksidasi unsur bebas dan netral adalah0. Jumlah biloks unsur penyusun senyawa netral adalah 0. Biloks unsur golongan IA dalam senyawa adalah +1 Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida. Bilangan oksidasi atom O umumnya -2. Berdasarkan keterangan tersebut, maka dapat diketahui bahwa bilangan oksidasi: a. N pada N O 2 ​ NO 2 ​ N + 2 ( − 2 ) N ​ = = = ​ 0 0 + 4 ​ b. C pada Ca C O 3 ​ Ca C O 3 ​ merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0,anion CO 3 2 − ​ memiliki muatan ion -2 sehingga muatan C : CO 3 2 − ​ C + 3 ( − 2 ) C ​ = = = ​ − 2 − 2 + 4 ​ c. S pada Na 2 ​ S O 4 ​ Na 2 ​ S O 4 ​ merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0,anion SO 4 2 − ​ memiliki muatan ion -2 sehingga muatan S : SO 4 2 − ​ S + 4 ( − 2 ) S ​ = = = ​ − 2 − 2 + 6 ​ d. N pada ( N H 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ Reaksi pengionan senyawa ( N H 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ adalah: ( NH 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ ⇌ 2 NH 4 + ​ + SO 4 2 − ​ Muatan ion NH 4 + ​ adalah +1, sehingga biloks N adalah: NH 4 + ​ N + 4 ( + 1 ) N ​ = = = ​ + 1 + 1 − 3 ​ e. Mn pada K 2 ​ Mn O 4 ​ K 2 ​ Mn O 4 ​ merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0, reaksi ionisasinya adalah: K 2 ​ MnO 4 ​ ⇌ 2 K + + MnO 4 2 − ​ Muatan ion MnO 4 2 − ​ adalah -2, sehingga biloks Mn adalah: MnO 4 − 2 ​ Mn + 4 ( − 2 ) Mn ​ = = = ​ − 2 − 2 + 6 ​

Bilangan oksidasi unsur  pada  adalah +4;  pada  adalah +4;  pada  adalah +6;  pada  adalah -3; dan pada  adalah +6.

Bilangan oksidasi unsur dalam senyawa dapat ditentukan dengan memerhatikan beberapa aturan sebagai berikut.

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas dan netral adalah 0.
  2. Jumlah biloks unsur penyusun senyawa netral adalah 0.
  3. Biloks unsur golongan IA dalam senyawa adalah +1
  4. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida.
  5. Bilangan oksidasi atom O umumnya -2.

Berdasarkan keterangan tersebut, maka dapat diketahui bahwa bilangan oksidasi:

a.  pada 


 

b.  pada 

 merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0, anion  memiliki muatan ion -2 sehingga muatan :



c.  pada 

 merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0, anion  memiliki muatan ion -2 sehingga muatan :


 

d.  pada 

Reaksi pengionan senyawa  adalah:

Muatan ion  adalah +1, sehingga biloks  adalah:


e. pada  

 merupakan senyawa tidak bermuatan sehingga muatan totalnya adalah 0, reaksi ionisasinya adalah:

Muatan ion  adalah -2, sehingga biloks  adalah:

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

ledy purba

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Berapakah bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam ion berikut? CrO 4 2 − ​

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia