Iklan

Pertanyaan

Tentara Inggris bersama NICA mendarat di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945. Setelah insiden perobekan bagian biru bendera Belanda, pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris. Gencatan senjata antara pihak Indonesia dengan pihak tentara Inggris ditandatangani pada tanggal 29 Oktober 1945. Setelah gencatan senjata, bentrokan- bentrokan tetap saja terjadi sampai berpuncak pada terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur) pada tanggal 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30. Pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum pada 10 November 1945 untuk meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan. Ultimatum itu tidak dihiraukan. Pada tanggal 10 November 1945 pagi tentara Inggris melancarkan serangan besar-besaran. Petikan cerita tersebut ditulis berdasarkan cara berpikir sejarah dengan menggunakan Prinsip...

Tentara Inggris bersama NICA mendarat di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945. Setelah insiden perobekan bagian biru bendera Belanda, pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris. Gencatan senjata antara pihak Indonesia dengan pihak tentara Inggris ditandatangani pada tanggal 29 Oktober 1945. Setelah gencatan senjata, bentrokan- bentrokan tetap saja terjadi sampai berpuncak pada terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur) pada tanggal 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30. Pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum pada 10 November 1945 untuk meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan. Ultimatum itu tidak dihiraukan. Pada tanggal 10 November 1945 pagi tentara Inggris melancarkan serangan besar-besaran.

Petikan cerita tersebut ditulis berdasarkan cara berpikir sejarah dengan menggunakan Prinsip...

  1. Sinkronik

  2. Diakronik

  3. Kronologi

  4. Keberlanjutan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

33

:

13

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Dalam memahami peristiwa sejarah, terdapat dua cara berpikir yaitu cara berpikir diakronik dan sinkronik. Secara etimologis kata diakronik berasal dari bahasa Yunani yaitu dia dan chronos. Dia artinya melintas, melampaui, atau melalui, sedangkan chronos artinya waktu. Sehingga diakronik dapat diartikancsesuatu yang melintas, melampaui, atau melalui dalam batasan waktu. Cara berpikir diakronik sering dikaitkan dengan cara berpikir kronologis. Kronologis berasal dari bahasa Yunani, yaitu chronos yang berarti waktu dan logos yang berarti ilmu atau uraian. Jadi kronologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang waktu yang membantu dalam menyusun peristiwa-peristiwa sesuai dengan urutan waktu kejadian. Ciri-ciri berpikir diakronik adalah: memanjang dalam waktu menyempit dalam ruang, fokus pada urutan waktu, bersifat vertikal. Ketika menggunakan cara berpikir diakronik dalam memahami sebuah peristiwa sejarah, maka peristiwa sejarah tersebut akan diuraikan secara runtut, teratur, juga berkesinambungan. Jika melihat wacana di atas yang dijelaskan secara runtut sesuai urutan waktu, teratur dan berkesinambungan satu hal dengan hal lainnya, maka jawaban yang tepat adalah B.

Dalam memahami peristiwa sejarah, terdapat dua cara berpikir yaitu cara berpikir diakronik dan sinkronik. Secara etimologis kata diakronik berasal dari bahasa Yunani yaitu dia dan chronos. Dia artinya melintas, melampaui, atau melalui, sedangkan chronos artinya waktu. Sehingga diakronik dapat diartikancsesuatu yang melintas, melampaui, atau melalui dalam batasan waktu. Cara berpikir diakronik sering dikaitkan dengan cara berpikir kronologis. Kronologis berasal dari bahasa Yunani, yaitu chronos yang berarti waktu dan logos yang berarti ilmu atau uraian. Jadi kronologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang waktu yang membantu dalam menyusun peristiwa-peristiwa sesuai dengan urutan waktu kejadian. Ciri-ciri berpikir diakronik adalah:

  1. memanjang dalam waktu menyempit dalam ruang,
  2. fokus pada urutan waktu,
  3. bersifat vertikal.

Ketika menggunakan cara berpikir diakronik dalam memahami sebuah peristiwa sejarah, maka peristiwa sejarah tersebut akan diuraikan secara runtut, teratur, juga berkesinambungan. 


Jika melihat wacana di atas yang dijelaskan secara runtut sesuai urutan waktu, teratur dan berkesinambungan satu hal dengan hal lainnya, maka jawaban yang tepat adalah B.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Dyandra Elfa Sadewi Putri

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Oeda. Moelna

Pembahasan terpotong

Iklan

Pertanyaan serupa

Pengelompokan peristiwa-peristiwa sejarah berdasarkan ciri-ciri tertentu untuk menghindari anakronisme sejarah disebut. . . .

11

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia