Iklan
Pertanyaan
Menurut Kepala Laboratorium Kimia Analisis Sekolah Tinggi Teknik Tekstil (STTT), Sukirman, sampah pakaian bekas membahayakan kesehatan manusia. Bahaya ini diakibatkan sampah pakaian bekas yang mengandung bahan berbahaya mencemari tanah. Jika tanah yang tercemar akibat sampah pakaian bekas berada di permukiman warga dan ditanami tumbuhan yang bisa dimakan oleh manusia, tanaman yang dikonsumsi itu bisa menyebabkan kanker pada manusia.
Sampah pakaian bekas dengan bahan dasar alami memang lebih mudah diterima oleh alam. Namun sayangnya, persediaannya terbatas. Oleh karena itu, dibuatlah bahan sintetis untuk memenuhi permintaan pasar.
Salah satu contoh bahan dasar pakaian sintetis ialah polyester. Polyester ini memiliki bahan dasar yang sama dengan plastik. Jadi, jika pakaian berbahan polyester ini tertimbun di tanah, akan lama terurai, seperti dengan plastik. Timbunan sampah pakaian bekas juga berbahaya untuk udara karena kerap mengeluarkan gas karbondioksida. Gas karbondioksida ini muncul akibat adanya kegiatan mikroorganisme pengurai serat sampah pakaian bekas tersebut.
Indonesia belum memiliki penanganan khusus untuk sampah pakaian bekas ini. Penanganan sampah pakaian bekas di Indonesia ini masih sama dengan sampah domestik lainnya. Belum adanya kebijakan khusus di Indonesia mengenai sampah pakaian bekas ini membuat permasalahan ini menjadi tanggung jawab kita bersama.
Disadur dari: https:/lwww.ayobandi.mg. com/read/20 19/07/31/59244/bahaya-di-balik-sampah-pakaian-bekas, diunduh 10 Februari 2020
Teks tersebut termasuk jenis teks eksposisi ....
analisis
identifikasi
klasifikasi
perbandingan
Iklan
N. Puspita
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia