Iklan

Pertanyaan

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini. (1) Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh. (2) Vaksin dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi. (3) Vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan. (4) Ada beberapa bentuk pemberian vaksin, yaitu suntikan, tetes minum, atau melalui uap (aerosol). (5) Pemberian vaksin, terutama pada anak, memiliki banyak manfaat. (6) Salah satunya adalah melindungi tubuh dari serangan penyakit serius. (7) Tidak hanya melindungi tubuh dari penyakit, tetapi juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit. (8) Selain itu, pemberian vaksin terbukti dapat menurunkan risiko seseorang terkena berbagai penyakit yang dapat [...] kematian maupun kecacatan. (9) Namun, biasanya pemberian vaksin pada anak memiliki efek samping, yakni dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti timbulnya rasa nyeri atau ruam pada kulit di area bekas suntikan. (10) Selain itu, ada pula reaksi setelah imunisasi yang berupa demam ringan sampai tinggi, bengkak, kemerahan, dan anak menjadi rewel. (11) Umumnya, gejala tersebut akan hilang dalam 3一4 hari walaupun terkadang ada pula gejala yang berlangsung lebih lama. (12) Jika hal-hal tersebut terjadi, langkah-langkah sederhana dapat dilakukan adalah memberikan obat penurun panas tiap 4 jam sekali, mengompres dengan air hangat, memberikan pakaian yang tipis pada anak dan menghindari penggunaan selimut, serta memberikan ASI lebih sering. (13) Apabila gejala tidak membaik atau bertambah parah, segera hubungi dokter untuk penanganan selanjutnya. Adrian, Kevin. 2021. "Memahami Jenis dan Kandungan Vaksin Beserta Manfaatnya". Alodokter.com. Diakses dan diadaptasi pada 14 Maret 2021.https://www.alodokter.com/memahami-vaksin-berdasarkan-kandungannya Manakah hasil penggabungan yang paling tepat dari kalimat (1), (2), dan (3)?

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini.


    (1) Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh. (2) Vaksin dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi. (3) Vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan. (4) Ada beberapa bentuk pemberian vaksin, yaitu suntikan, tetes minum, atau melalui uap (aerosol). (5) Pemberian vaksin, terutama pada anak, memiliki banyak manfaat. (6) Salah satunya adalah melindungi tubuh dari serangan penyakit serius. (7) Tidak hanya melindungi tubuh dari penyakit, tetapi juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit. (8) Selain itu, pemberian vaksin terbukti dapat menurunkan risiko seseorang terkena berbagai penyakit yang dapat [...] kematian maupun kecacatan.

    (9) Namun, biasanya pemberian vaksin pada anak memiliki efek samping, yakni dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti timbulnya rasa nyeri atau ruam pada kulit di area bekas suntikan. (10) Selain itu, ada pula reaksi setelah imunisasi yang berupa demam ringan sampai tinggi, bengkak, kemerahan, dan anak menjadi rewel. (11) Umumnya, gejala tersebut akan hilang dalam 3一4 hari walaupun terkadang ada pula gejala yang berlangsung lebih lama. (12) Jika hal-hal tersebut terjadi, langkah-langkah sederhana dapat dilakukan adalah memberikan obat penurun panas tiap 4 jam sekali, mengompres dengan air hangat, memberikan pakaian yang tipis pada anak dan menghindari penggunaan selimut, serta memberikan ASI lebih sering. (13) Apabila gejala tidak membaik atau bertambah parah, segera hubungi dokter untuk penanganan selanjutnya.

Adrian, Kevin. 2021. "Memahami Jenis dan Kandungan Vaksin Beserta Manfaatnya". Alodokter.com. Diakses dan diadaptasi pada 14 Maret 2021. https://www.alodokter.com/memahami-vaksin-berdasarkan-kandungannya


Manakah hasil penggabungan yang paling tepat dari kalimat (1), (2), dan (3)?

  1. Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh dan dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi yang mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan.

  2. Vaksin adalah zat atau senyawa yang mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan, dan berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh serta merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.

  3. Vaksin dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi dan mengandung zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh dan virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan.

  4. Vaksin adalah zat atau senyawa dan mengandung virus atau bakteri yang dapat merangsang tubuh agar dapat melawan kuman penyebab infeksi, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan.

  5. Vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan yang termuat dalam zat atau senyawa dan berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh serta merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

57

:

46

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan

Penggabungan beberapa kalimat menjadi satu harus dilakukan dengan memperhatikan makna kalimat. Penggabungan kalimat yang ada tidak boleh mengubah makna kalimat dasar. Oleh karena itu, pilihan kata, konjungsi, dan tanda baca harus diperhatikan. Penggabungan yang paling tepat dari kalimat (1), (2), dan (3) adalah kalimat Vaksin adalah zat atau senyawa yang mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan, dan berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh serta merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi. Pilihan A tidak tepat. Pada kalimat A, disebutkan bahwa vaksin dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi yang mengandung virus atau bakteri. Padahal, dalam kalimat (3) disebutkan bahwa yang mengandung virus atau bakteri adalah vaksin, bukan kuman penyebab infeksi. Pilihan C tidak tepat. Pada kalimat C, disebutkan bahwa vaksin mengandung zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh dan virus atau bakteri. Padahal, dalam kalimat (2) disebutkan bahwa vaksin digunakan untuk melawan virus dan bakteri. Pilihan D tidak tepat. Pada kalimat D, disebutkan bahwa vaksin mengandung bakteri yang dapat merangsang tubuh agar dapat melawan kuman penyebab infeksi, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan. Padahal, dalam kalimat (2) dan (3), disebutkan bahwa bakteri atau virus yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan adalah hal terkandung dalam vaksin, bukan kuman penyebab infeksi. Pilihan E tidak tepat. Pada kalimat E, informasi dalam klausa vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan yang termuat dalam zat atau senyawa tidak sesuai dengan kalimat (1), (2), dan (3). Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Penggabungan beberapa kalimat menjadi satu harus dilakukan dengan memperhatikan makna kalimat. Penggabungan kalimat yang ada tidak boleh mengubah makna kalimat dasar. Oleh karena itu, pilihan kata, konjungsi, dan tanda baca harus diperhatikan. Penggabungan yang paling tepat dari kalimat (1), (2), dan (3) adalah kalimat Vaksin adalah zat atau senyawa yang mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan, dan berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh serta merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.
 

  • Pilihan A tidak tepat. Pada kalimat A, disebutkan bahwa vaksin dapat merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi yang mengandung virus atau bakteri. Padahal, dalam kalimat (3) disebutkan bahwa yang mengandung virus atau bakteri adalah vaksin, bukan kuman penyebab infeksi.
  • Pilihan C tidak tepat. Pada kalimat C, disebutkan bahwa vaksin mengandung zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh dan virus atau bakteri. Padahal, dalam kalimat (2) disebutkan bahwa vaksin digunakan untuk melawan virus dan bakteri.
  • Pilihan D tidak tepat. Pada kalimat D, disebutkan bahwa vaksin mengandung bakteri yang dapat merangsang tubuh agar dapat melawan kuman penyebab infeksi, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan. Padahal, dalam kalimat (2) dan (3), disebutkan bahwa bakteri atau virus yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan adalah hal terkandung dalam vaksin, bukan kuman penyebab infeksi.
  • Pilihan E tidak tepat. Pada kalimat E, informasi dalam klausa vaksin mengandung virus atau bakteri, baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan yang termuat dalam zat atau senyawa tidak sesuai dengan kalimat (1), (2), dan (3).


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Pertanyaan serupa

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini. (1) Mungkin, tak banyak orang yang menyadari bahwa ada hari tertentu yang diperingati sebagai Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN). (2) ...

5

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia