Iklan

Pertanyaan

Tahapan pada siklus sulfur yang melibatkan bakteri Thiobacillus sp. dan Beggiatoa sp. adalah ....

Tahapan pada siklus sulfur yang melibatkan bakteri Thiobacillus sp. dan Beggiatoa sp. adalah ....

  1. asimilasi

  2. oksidasi

  3. reduksi

  4. dekomposisi

  5. sedimentasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

13

:

58

Klaim

Iklan

M. Hamzah

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pilihan jawaban yang tepat adalah B.

pilihan jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan

Sulfur dapatditemukan pada batuan (mineral), abu vulkanik, hasil pembakaran bahan bakar fosil, pembusukan bahan organik,dan hujan asam. Namun, secara umumsulfur banyak ditemukan dalam bentuk padatan pada sedimen atau batuan. Hal tersebut menyebabkan reservoir dari sulfur adalah batuan atau litosfer. Beberapa tahapan dalam siklus sulfur dapat diamati sebagai berikut. Erupsi gunung berapi dapat menyebabkan abu vulkanik dan batuan yang mengandung sulfur untuk dapat keluar ke permukaan bumi. Sulfur yang berada dalam fasa gas (SO 2 dan H 2 S) dapat berinteraksi dengan uap air di atmosfer dan membentuk H 2 SO 4 yang kemudian akan turun dalam bentuk hujan asam ke permukaan bumi. Asam sulfat yang jatuh ke tanah akan diserap atau diasimilasi oleh akar tumbuhan. Sulfur kemudian akan digunakan sebagai bahan dasar pembentukan asam amino seperti sistein (Cys) dan metionin (Met). Perpindahan sulfur dari tumbuhan ke hewan dapat terjadi dalam rantai makanan. Sulfur yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup dapat kembali ke lingkungan melalui kotoran atau ketika makhluk hidup tersebut mati. Bahan organik mengandung sulfur akan mengalami dekomposisi oleh dekomposer di lingkungan untuk membentuk sulfur anorganik, seperti H 2 S. GasH 2 S yang telah dihasilkan akan dikonversi menjadi sulfur elemental padat berwarna kuning (S 8 ) dan lebih lanjut menjadi sulfat (SO 4 2- ) melalui proses oksidasi . Proses tersebut dibantu oleh bakteri aerob pengoksidasi sulfur seperti Thiobacillus sp. dan Beggiatoa sp. Oksidasi tersebut juga dapat terjadi secara anaerob dengan bantuan bakteri sulfur hijau-ungu. Sulfat yang terbentuk kemudian dapat kembali diasimilasi oleh tumbuhan dan mengulang kembali siklus yang sama atau direduksi menjadi H 2 S dengan bantuan bakteri pereduksi sulfat seperti Desulfovibrio sp. dan Desulfobacter sp. Gas H 2 S akan kembali ke atmosfer dan dioksidasi oleh oksigen untuk membentuk gas SO 2 dan kembali bereaksi dengan oksigen bebas di udara untuk membentuk SO 3 (sulfur trioksida).Ketika SO 3 bertemu dengan air hujan, maka akan terjadi presipitasi hujan asam yang mengandung H 2 SO 4 . Sulfat yang jatuh ke laut akan diasimilasi oleh alga. Sulfur akan berpindah dari alga ke hewan lain melalui rantai makanan. Apabilaalga dan hewan laut ini mati, maka sulfur akan kembali ke lingkungan melalui proses dekomposisi . Hasil dekomposisi organisme yang sudah mati akan mengendap di dasar laut dan membentuk batuan sedimen selama jutaan tahun. Proses ini disebut dengan sedimentasi . Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.

Sulfur dapat ditemukan pada batuan (mineral), abu vulkanik, hasil pembakaran bahan bakar fosil, pembusukan bahan organik, dan hujan asam. Namun, secara umum sulfur banyak ditemukan dalam bentuk padatan pada sedimen atau batuan. Hal tersebut menyebabkan reservoir dari sulfur adalah batuan atau litosfer. Beberapa tahapan dalam siklus sulfur dapat diamati sebagai berikut. 

  • Erupsi gunung berapi dapat menyebabkan abu vulkanik dan batuan yang mengandung sulfur untuk dapat keluar ke permukaan bumi. Sulfur yang berada dalam fasa gas (SO2 dan H2S) dapat berinteraksi dengan uap air di atmosfer dan membentuk H2SOyang kemudian akan turun dalam bentuk hujan asam ke permukaan bumi.
  • Asam sulfat yang jatuh ke tanah akan diserap atau diasimilasi oleh akar tumbuhan. Sulfur kemudian akan digunakan sebagai bahan dasar pembentukan asam amino seperti sistein (Cys) dan metionin (Met). Perpindahan sulfur dari tumbuhan ke hewan dapat terjadi dalam rantai makanan.
  • Sulfur yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup dapat kembali ke lingkungan melalui kotoran atau ketika makhluk hidup tersebut mati. Bahan organik mengandung sulfur akan mengalami dekomposisi oleh dekomposer di lingkungan untuk membentuk sulfur anorganik, seperti H2S.
  • Gas H2S yang telah dihasilkan akan dikonversi menjadi sulfur elemental padat berwarna kuning (S8) dan lebih lanjut menjadi sulfat (SO42-) melalui proses oksidasi. Proses tersebut dibantu oleh bakteri aerob pengoksidasi sulfur seperti Thiobacillus sp. dan Beggiatoa sp. Oksidasi tersebut juga dapat terjadi secara anaerob dengan bantuan bakteri sulfur hijau-ungu.
  • Sulfat yang terbentuk kemudian dapat kembali diasimilasi oleh tumbuhan dan mengulang kembali siklus yang sama atau direduksi menjadi H2S dengan bantuan bakteri pereduksi sulfat seperti Desulfovibrio sp. dan Desulfobacter sp.
  • Gas H2S akan kembali ke atmosfer dan dioksidasi oleh oksigen untuk membentuk gas SO2 dan kembali bereaksi dengan oksigen bebas di udara untuk membentuk SO3 (sulfur trioksida). Ketika SO3 bertemu dengan air hujan, maka akan terjadi presipitasi hujan asam yang mengandung H2SO4.
  • Sulfat yang jatuh ke laut akan diasimilasi oleh alga. Sulfur akan berpindah dari alga ke hewan lain melalui rantai makanan. Apabila alga dan hewan laut ini mati, maka sulfur akan kembali ke lingkungan melalui proses dekomposisi
  • Hasil dekomposisi organisme yang sudah mati akan mengendap di dasar laut dan membentuk batuan sedimen selama jutaan tahun. Proses ini disebut dengan sedimentasi

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Unsur-unsur yang mengalami siklus biogeokimia dapat ditemukan pada makhluk hidup. Pernyataan di bawah ini yang tepat terkait dengan keberadaan unsur tersebut di dalam tubuh makhluk hidup adalah ...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia