Roboguru

Tabel berikut merupakan hasil pengujian daya hantar listrik dari berbagai jenis zat.     Apakah perbedaan antara elektrolit senyawa ion dengan elektrolit senyawa kovalen?

Pertanyaan

Tabel berikut merupakan hasil pengujian daya hantar listrik dari berbagai jenis zat.
 


 

Apakah perbedaan antara elektrolit senyawa ion dengan elektrolit senyawa kovalen? 

Pembahasan:

Berdasarkan tabel tersebut, dapat kita simpulkan kemampuan daya hantar listrik senyawa berdasarkan jenis ikatan yang dimilikinya.

  1. Zat murni dalam bentuk cair seperti raksa, zink, dan kalium klorida dapat menghantarkan arus listrik. Raksa dan zink merupakan logam sehingga memiliki sifat konduktor listrik yang baik, sedangkan cairan kalium klorida merupakan senyawa ionik. Padatan zink dan kalium klorida tidak dapat menghantarkan arus listrik. Hal ini disebabkan aliran listrik terjadi karena adanya pergerakan elektron atau memiliki ion yang bergerak bebas, sementara zat padat memiliki susunan partikel yang rapat dan kaku (sehingga tidak ada ion-ion yang bergerak).
     
  2. Cairan bromin, air, dan asam cuka (murni) tidak dapat menghantarkan arus listrik. Ketiganya merupakan senyawa kovalen (terjadi antar unsur-unsur nonlogam). Dalam keadaan murni, senyawa kovalen baik polar (memiliki kutub positif dan negatif pada molekulnya) maupun non polar tidak dapat menghantarkan arus listrik, karena tidak ada pergerakan ion-ion dalam liquid tersebut.
     
  3. Namun perhatikan asam sulfat dan asam cuka jika dalam bentuk larutan, keduanya dapat menghantarkan listrik walaupun merupakan senyawa kovalen. Senyawa kovalen tersebut merupakan senyawa kovalen polar yang terlarut dalam air akan menyebabkan terjadinya reaksi disosiasi yang akan menguraikan senyawa tersebut ke dalam bentuk ion-ionnya, sehingga dapat menghantarkan arus listrik.
     
  4. Sedangkan larutan etanol dan gula tidak dapat menghantarkan arus listrik. Tidak semua senyawa kovalen yang dilarutkan dalam pelarut (larutan) dapat menghantarkan listrik. Etanol dan gula merupakan senyawa kovalen nonpolar (tidak memiliki kutub positif dan negatif), sehingga ketika dilarutkan tidak terjadi penguraian ion-ion.

Jadi, berdasarkan tabel tersebut, padatan logam senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik sementara cairannya dapat; senyawa kovalen murni (polar dan nonpolar) tidak dapat menghantarkan listrik; larutan senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik sedangkan larutan senyawa kovalen nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik.

Jawaban terverifikasi

Dijawab oleh:

Terakhir diupdate 08 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan serupa

Berikut ini disajikan tabel data tentang daya hantar listrik.     Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ...

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved