Iklan

Iklan

Pertanyaan

Susunlah teks deskripsi berdasarkan ilustrasi berikut. Selanjutnya, berilah judul yang sesuai! Candi Cangkuang merupakan candi Hindu yang bisa dilihat di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut. Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1966 oleh tim peneliti berdasarkan laporan dalam buku sejarah mengenai adanya area Siwa dan makam Muslim di bukit Kampung Pulo. Setelah digali, ditemukan fondasi berukuran 4,5 x 4,5 meter dan puing-puing candi yang berserakan. Tidak ada keterangan jelas siapa atau kerajaan apa yang membangun candi. Namun, dilihat dari batuan dan kesederhanaan bentuk, Candi Cangkuang diperkirakan didirikan pada abad VIII. Batuan yang ditemukan tersebut kemudian dikumpulkan. Karena hanya 40% puing yang terkumpul, akhirnya, candi tetap dipugar ditambah batu yang dicetak agar mirip dengan perkiraan bentuk aslinya. Candi Cangkuang dipugar pada tahun 1974-1976 dengan sisa puing yang hanya 40%. Sisa, 60%-nya dicetak di wilayah ini sehingga tetap terlihat bentuk aslinya. Setelah selesai dipugar, jadilah Candi Cangkuang dengan ukuran 4 x 18 x 8 meter. Arca Siwa yang sebelumnya telah ditemukan disimpan di dalam candi. Nama candi juga diambil sesuai nama daerah setempat. Nama Cangkuang diambil dari nama pohon pandan. Hingga kini, Candi Cangkuang masih berdiri tegak di sebelah makam Arif Muhammad di Kampung Pulo dan sudah menjadi kawasan cagar budaya. Keberadaan candi Hindu dan makam Muslim yang bersebelahan ini juga menggambarkan keharmonisan umat beragama penduduk setempat.

Susunlah teks deskripsi berdasarkan ilustrasi berikut. Selanjutnya, berilah judul yang sesuai!
 

  1. Candi Cangkuang merupakan candi Hindu yang bisa dilihat di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut.
  2. Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1966 oleh tim peneliti berdasarkan laporan dalam buku sejarah mengenai adanya area Siwa dan makam Muslim di bukit Kampung Pulo.
  3. Setelah digali, ditemukan fondasi berukuran 4,5 x 4,5 meter dan puing-puing candi yang berserakan. Tidak ada keterangan jelas siapa atau kerajaan apa yang membangun candi. Namun, dilihat dari batuan dan kesederhanaan bentuk, Candi Cangkuang diperkirakan didirikan pada abad VIII.
  4. Batuan yang ditemukan tersebut kemudian dikumpulkan. Karena hanya 40% puing yang terkumpul, akhirnya, candi tetap dipugar ditambah batu yang dicetak agar mirip dengan perkiraan bentuk aslinya.
  5. Candi Cangkuang dipugar pada tahun 1974-1976 dengan sisa puing yang hanya 40%. Sisa, 60%-nya dicetak di wilayah ini sehingga tetap terlihat bentuk aslinya.
  6. Setelah selesai dipugar, jadilah Candi Cangkuang dengan ukuran 4 x 18 x 8 meter. Arca Siwa yang sebelumnya telah ditemukan disimpan di dalam candi. Nama candi juga diambil sesuai nama daerah setempat. Nama Cangkuang diambil dari nama pohon pandan.
  7. Hingga kini, Candi Cangkuang masih berdiri tegak di sebelah makam Arif Muhammad di Kampung Pulo dan sudah menjadi kawasan cagar budaya. Keberadaan candi Hindu dan makam Muslim yang bersebelahan ini juga menggambarkan keharmonisan umat beragama penduduk setempat.

 

Iklan

H. Putri

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu peristiwa atau objek tentang pengalaman penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perasaan . Dengan pengalaman indranya tersebut, seorang penulis akan menuangkan objek yang dilihat, didengar, dicium, dan dirasanya ke dalam kalimat demi kalimat. Ciri Teks Deskripsi : Menggambarkan atau melukiskan sesuatu. Melibatkan kesan indra sehingga gambaran objek menjadi jelas. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri objek yang diamati penulis. Menjelaskan ciri-ciri objek secara terperinci, seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek. Struktur Teks Deskripsi: Identifikasi Berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, pernyataan umum tentang objek. Deskripsi Bagian Berisi perincian bagian objek, tetapi dirinci berdasarkan tanggapan objektif penulis. Perincian dapat berisi apa yang dilihat (bagian-bagiannya, komposisi warna, seperti apa objek yang dilihat menurut kesan penulis). Perincian juga dapat berupa apa yang didengar dan apa yang dirasakan penulis. Simpulan/Kesan Berisi kesan umum terhadap objek. Dengan demikian, susunan teks deskripsi berdasarkan ilustrasi tersebut dapat dilihat pada tabel berikut: Judul Candi Cangkuang Kalimat topik Candi Cangkuang merupakan candi Hindu yang bisa dilihat di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut. Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1966 oleh tim peneliti berdasarkan laporan dalam buku sejarah mengenai adanya area Siwa dan makam Muslim di bukit Kampung Pulo. Setelah digali, ditemukan fondasi berukuran 4,5 x 4,5 meter dan puing-puing candi yang berserakan. Tidak ada keterangan jelas siapa atau kerajaan apa yang membangun candi. Namun, dilihat dari batuan dan kesederhanaan bentuk, Candi Cangkuang diperkirakan didirikan pada abad VIII. Batuan yang ditemukan tersebut kemudian dikumpulkan. Karena hanya 40% puing yang terkumpul, akhirnya, candi tetap dipugar ditambah batu yang dicetak agar mirip dengan perkiraan bentuk aslinya. Deskripsi Candi Cangkuang dipugar pada tahun 1974-1976 dengan sisa puing yang hanya 40%. Sisa, 60%-nya dicetak di wilayah ini sehingga tetap terlihat bentuk aslinya. Setelah selesai dipugar, jadilah Candi Cangkuang dengan ukuran 4 x 18 x 8 meter. Arca Siwa yang sebelumnya telah ditemukan disimpan di dalam candi. Nama candi juga diambil sesuai nama daerah setempat. Nama Cangkuang diambil dari nama pohon pandan. Hingga kini, Candi Cangkuang masih berdiri tegak di sebelah makam Arif Muhammad di Kampung Pulo dan sudah menjadi kawasan cagar budaya. Keberadaan candi Hindu dan makam Muslim yang bersebelahan ini juga menggambarkan keharmonisan umat beragama penduduk setempat.

Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu peristiwa atau objek tentang pengalaman penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perasaan. Dengan pengalaman indranya tersebut, seorang penulis akan menuangkan objek yang dilihat, didengar, dicium, dan dirasanya ke dalam kalimat demi kalimat.

Ciri Teks Deskripsi:

  1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  2. Melibatkan kesan indra sehingga gambaran objek menjadi jelas.
  3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri objek yang diamati penulis.
  4. Menjelaskan ciri-ciri objek secara terperinci, seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek.

Struktur Teks Deskripsi:

  1. Identifikasi
    Berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, pernyataan umum tentang objek.
  2. Deskripsi Bagian
    Berisi perincian bagian objek, tetapi dirinci berdasarkan tanggapan objektif penulis. Perincian dapat berisi apa yang dilihat (bagian-bagiannya, komposisi warna, seperti apa objek yang dilihat menurut kesan penulis). Perincian juga dapat berupa apa yang didengar dan apa yang dirasakan penulis.
  3. Simpulan/Kesan
    Berisi kesan umum terhadap objek.

Dengan demikian, susunan teks deskripsi berdasarkan ilustrasi tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:

Judul Candi Cangkuang
Kalimat topik

    Candi Cangkuang merupakan candi Hindu yang bisa dilihat di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut.

    Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1966 oleh tim peneliti berdasarkan laporan dalam buku sejarah mengenai adanya area Siwa dan makam Muslim di bukit Kampung Pulo.

    Setelah digali, ditemukan fondasi berukuran 4,5 x 4,5 meter dan puing-puing candi yang berserakan. Tidak ada keterangan jelas siapa atau kerajaan apa yang membangun candi. Namun, dilihat dari batuan dan kesederhanaan bentuk, Candi Cangkuang diperkirakan didirikan pada abad VIII.

    Batuan yang ditemukan tersebut kemudian dikumpulkan. Karena hanya 40% puing yang terkumpul, akhirnya, candi tetap dipugar ditambah batu yang dicetak agar mirip dengan perkiraan bentuk aslinya.

Deskripsi

    Candi Cangkuang dipugar pada tahun 1974-1976 dengan sisa puing yang hanya 40%. Sisa, 60%-nya dicetak di wilayah ini sehingga tetap terlihat bentuk aslinya.

    Setelah selesai dipugar, jadilah Candi Cangkuang dengan ukuran 4 x 18 x 8 meter. Arca Siwa yang sebelumnya telah ditemukan disimpan di dalam candi. Nama candi juga diambil sesuai nama daerah setempat. Nama Cangkuang diambil dari nama pohon pandan.

    Hingga kini, Candi Cangkuang masih berdiri tegak di sebelah makam Arif Muhammad di Kampung Pulo dan sudah menjadi kawasan cagar budaya. Keberadaan candi Hindu dan makam Muslim yang bersebelahan ini juga menggambarkan keharmonisan umat beragama penduduk setempat.

Latihan Bab

Mengenal Teks Deskripsi

Kebahasaan Teks Deskripsi

Menganalisis Teks Deskripsi

Membuat Teks Deskripsi

74

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Buatlah contoh paragraf deskripsi objektif!

1rb+

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia